blog

Rambut Pembawa Keberuntungan Dedik Setiawan

Dedik Setiawan (c) AREMA OFFICIAL

Gol pembuka Arema saat mengalahkan Persiraja Banda Aceh 2-0 di Liga 1 2021-2022, Sabtu (23/10/2021) malam sebenarnya bisa saja diklaim sebagai gol Dedik Setiawan. Penyerang Arema itu turut andil dalam prosesi gol dengan rambut pembawa keberuntungan miliknya.

Faktanya, Arema membuka kemenangan 2-0 lewat tendangan bebas Muhammad Rafli di menit 3. Bola hasil sepakan bebas pemilik jersey bernomor punggung 10 itu melintir dan sempat menghampiri kepala Dedik sebelum masuk gawang Persiraja.

Lompatan Dedik yang tampak berambisi menanduk bola bahkan terbaca oleh kiper lawan, Fakrurrazi Quba yang bergerak hendak mengantisipasinya. Namun, nyatanya sang penjaga gawang terkecoh, karena bola terus meluncur ke gawang tanpa berhasil dipotong Dedik.

“Gol itu bagus untuk Rafli dan untuk tim. Semua pemain yang ada di dalam pertandingan bisa saja punya peluang mencetak gol, termasuk dia,” kata Almeida dalam sesi jumpa pers usai laga.

Rambut Pembawa Keberuntungan Bantu Muhammad Rafli Bikin Gol Penting

Eduardo Almeida menyebut, gol pembuka yang dilesakkan Muhammad Rafli sangat penting. Gol itu bisa jadi yang terus membakar semangat para penggawa Singo Edan untuk memenangi laga tersebut.

Dalam laga itu, Arema memang tampak mendominasi permainan dengan peluang-peluang mencetak gol yang dikreasikan. Sementara Persiraja lebih sering menunggu dan menggebrak lewat serangan balik yang dialirkan lewat sisi sayap.

“Saya pikir, gol yang dibuat Rafli itu penting buat dirinya untuk menambah kepercayaan diri. Penting juga buat tim karena memperkuat mental tim,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Diego Michiels Bocorkan Pesan Pelatih Sebelum Arema Tekuk Persiraja

Arema tundukkan Persiraja (c) AREMA OFFICIAL

Diego Michiels bocorkan pesan pelatih Eduardo Almeida sebelum Arema tekuk Persiraja Banda Aceh 2-0 di Liga 1 2021-2022 Pekan 8, Sabtu (23/10/2021) malam. Bek sayap kanan Arema itu memastikan pesan tersebut sebagai kunci kemenangan timnya.

Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Arema sudah unggul 1-0 atas Persiraja saat laga belum genap tiga menit. Gol pembuka kemenangan skuad Singo Edan itu dilesakkan oleh Muhammad Rafli dari tendangan bebas.

Carlos Fortes menambah derita Persiraja menjadi 2-0 di babak kedua, tepatnya di menit 55. Serobotannya pada pemain Persiraja berlanjut dengan menggiring bola masuk kotak penalti, lantas menendangnya keras pakai kaki kanan, sehingga jala gawang Persiraja bergetar.

“Sebelum kami menjalani pertandingan melawan Persiraja ini, mulai dari sesi latihan, pelatih sering kasih tahu kami. Jangan sampai meremehkan tim lawan,” kata Diego dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Bangga Setelah Arema Tekuk Persiraja

Diego Michiels mengaku bangga bisa menyelesaikan misi bersama Arema untuk mengalahkan Persiraja Banda Aceh. Kemenangan ini menurutnya berkat mereka menjalani instruski pelatih Eduardo Almeida.

Setidaknya, ada waktu sekitar tiga sampai empat hari untuk Arema bersiap melawan Persiraja. Meski mepet, waktu persiapan itu dimanfaatkan Diego dan kawan-kawan dengan baik.

“Pelatih kasih tugas kepada kami, hari ini harus menang. Tangan kosong di belakang, sebagai tim tentu kami bangga, karena sudah bisa menjalankan tugas tersebut dengan baik,” imbuh pemain naturalisasi berdarah Belanda tersebut.

Ditambah Fokus ke Pertandingan

Selain persiapan yang dimaksimalkan, Diego Michiels menambahkan bocoran rahasia lain Arema bisa kalahkan Persiraja Banca Aceh. Menurunya, kemenangan timnya tak lepas dari fokus pemain ke pertandingan.

“Kita fokus ke pertandingan, makanya kami bisa tampil mendominasi di pertandingan ini. Sejak awal pertandingan kita main bagus dan mencetak gol. Secara umum kita bisa tampil mengontrol permainan,” pungkas pemilik jersey bernomor punggung 24 itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Arema Kalahkan Persiraja, Eduardo Almeida Senang Targetnya Tercapai

Selebrasi gol Fortes (C) AREMA OFFICIAL

Arema kalahkan Persiraja Banda Aceh 2-0 di Liga 1 2021-2022 Pekan 8, Sabtu (23/10/2021) malam. Pelatih Arema itu senang lantaran kemenangan yang menjadi target timnya bisa tercapai.

Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, saat laga belum genap tiga menit, Arema sudah unggul 1-0 atas Persiraja. Gol pembuka kemenangan skuad Singo Edan itu dilesakkan oleh Muhammad Rafli lewat tendangan bebas.

Carlos Fortes menggandakan keunggulan Arema menjadi 2-0 di babak kedua, tepatnya di menit 55. Setelah menyerobot bola dari kaki pemain lawan, bola digiring masuk kotak penalti, lalu tendangan keras kaki kanannya sanggup menembus jala gawang Persiraja.

“Saya pikir ini menjadi laga yang bagus bagi Arema, kami bermain bagus. Target kami di laga ini tercapai. Tentu ini bagus, dan saya pikir ini kemenangan yang layak bagi kami,” kata Almeida dalam sesi jumpa pers usai laga.

Arema Kalahkan Persiraja, Apresiasi Untuk Kerja Keras Tim

Eduardo Almeida mengapresiasi kerja keras timnya usai mengalahkan Persiraja Banda Aceh. Bisa jadi, kerja keras itu yang membuat Arema bisa mewujudkan target kemanangan di laga ini.

Sebenarnya, persiapan Arema untuk menghadapi laga melawan Persiraja ini sangatlah mepet. Cuma ada waktu kurang lebih empat hari bagi pelatih asal Portugal itu untuk menyiapkan taktik dan strategi dalam sesi latihan.

“Selamat untuk staf pelatih, semua pemain saya, dan semua pihak yang selalu bekerja keras setiap hari untuk mencapai kemenangan ini,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Hasil Liga 1 2021-2022 Persiraja Banda Aceh vs Arema FC, 23 Oktober 2021

Laga antara Persiraja Banda Aceh vs Arema FC di Liga 1 2021-2022 Pekan 8 baru saja berakhir. Akhirnya, skua Singo Edan mampu menggulung lawannya dengan skor 2-0.

Dalam laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (23/10/2021), pukul 18.15 WIB ini Arema mencetak satu golnya di babak pertama. Satu gol lagi dilesakkan di babak kedua ke gawang Persiraja.

Tak semua Aremania bisa menyaksikan pertemuan kelima kedua tim ini secara langsung di Indosiar. Berikut ini jalannya pertandingan babak pertama dan babak kedua.

Inilah Jalannya Babak Pertama Laga Persiraja Banda Aceh vs Arema FC

Laga belum genap 2 menit, Rafli membuka peluang bagi Arema. Menerima umpan silang Dedik di sisi kanan pertahanan Persiraja, bola langsung disepaknya, bola melengkung tetapi tak mengarah ke gawang yang dijaga kiper Fakrurrazi.

Selang semenit dari peluang pertama itu, Rafli menebus kesalahannya dengan melesakkan gol yang membawa Arema unggul 1-0. Sebuah tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan lawan mampu dimaksimalkannya dengan memasukkan bola ke sudut kiri atas Persiraja.

Di menit 17, giliran Dendi yang mengancam gawang Persiraja. Umpan teobosan Hanif di sisi kiri pertahanan lawan ditendanganya langsung, tetapi kaki kanannya meleset dari bola, sehingga keluar lapangan.

Tendangan bebas dari kaki kiri yang dilakukan Bagas di menit 21 menambah peluang bagi Arema. Namun, bola justru jatuh di pelukan Fakrurrazi.

Sama halnya dengan tendangan bebas yang dieksekusi oleh Rafli pada menit 27. Kali ini Fakrurrazi yang tak mau kebobolan lagi, sukses mengantisipasi dengan baik bola hasil eksekusi kaki kanan tersebut.

Pada menit 28, Persiraja melakukan serangan balasan yang berujung tendangan plessing kaki kiri Markovic. Namun, Maringa masih terlalu tangguh, dengan tangan kirinya bola menyusur tanah itu ditepisnya ke arah kiri gawangnya.

Peluang pertama baru didapatkan Fortes di menit 37 lewat aksi tembakan berbalik badannya menerima umpan dari Dendi. Sayang, bola hasil sepakan itu masih mampu diblok dengan kaki oleh kiper Fakrurrazi.

Penyelamatan penting denngan satu tangan dilakukan Fakrurrazi menggagalkan peluang kedua dari kaki kanan Fortes di menit tambahan waktu babak pertama. Begitu juga peluang terakhir dari sundulan kepala Farizi memanfaatkan sepakan pojok yang masih membentur mistar gawang Persiraja.

45 menit pertama berakhir untuk kebahagiaan para pemain Arema. Untuk sementara, hingga turun minum, gol Rafli membuat Persiraja tertinggal 0-1.

Jalannya Babak Kedua

Ramadhan membuka babak kedua dengan peluangnya untuk Persiraja. Sebuah kesempatan menembak dimanfaatkannya dengan menendang dari luar kotak penalti, tetapi bola melenceng jauh dari gawang Maringa.

Arema membalasnya lewat aksi Farizi yang kembali melakukan tandukan kepala. Bola dari umpan tarik kaki kiri Rafli disundulnya, tetapi mengarah ke sisi kanan gawang Persiraja.

Gol kedua Arema yang semakin membenamkan Persiraja akhirnya datang di menit 55 melalui kaki Fortes. Berawal dari kesalahan bek Persiraja, bola yang diserobotnya, dibawa masuk ke kotak penalti, dan diakhiri dengan tendangan keras kaki kanan yang membuat bola tak mampu dijangkau Fakrurrazi di sisi kiri gawangnya.

Dedik nyaris menambah derita Persiraja di menit 60 andai mampu memanfaatkan sebuah crossing yang diterimanya dengan dada. Sayang penempatan bola dengan kaki kanannya masih terlalu pelan, sehingga ditangkap kiper Fakrurrazi.

Pergantian pemain dilakukan Arema di menit 64. Dua pencetak gol, Rafli dan Fortes ditarik keluar, digantikan Jayus Hariono dan Hamzah Titofani.

Peluang pertama bagi Tito didapatnya di menit 74 lewat sepakan kaki kanannya. Namun, bola yang mengarah ke gawang Persiraja masih mampu diblok Lelis.

Dua peluang beruntun Arema semenit kemudian juga masih belum menghasilkan gol tambahan. Kali ini tandukan kepala Tito lagi-lagi diblok Lelis, bola muntah disambut dengan tembakan first time Jayus yang melebar ke kiri gawang lawan.

Balasan dari Persiraja datang dari kepala Lelis di menit 76. Memanfaatkan tendangan bebas Defri, bola mampu disundulnya, tetapi tak mengarah ke gawang Arema.

Dedik kembali beraksi di menit 78, tetapi lagi-lagi peluang itu gagal menjadi gol. Mampu menjangkau sebuah umpan lambung, kaki kanannya sempat menyentuh bola sebelum dihadang Fakrurrazi, namun bola masih membentur tiang gawang Persiraja.

Inilah Daftar Susunan Pemain Persiraja Banda Aceh vs Arema

Persiraja Banda Aceh: 31. Fakrurrazi, 4. Leonardo Silva Lelis, 24. Hamdan Zamzani, 78. Muklis, 77. Defri Rizki, 14. Shori Murata, 6. Vanja Markovic, 8. Mohammad Rifaldi, 25. Ramadhan, 10. Husuzhon, 87. Supriyadi.

Cadangan: 33. Aji Bayu Putra, 20. Rolas Divaio, 16. Muhammad Roby, 29. Al Fasyimi, 12. Nadhif Rizqi, 7. Redi Rusmawan, 23. Iftiqar Rizal, 97. Muhammad Rizki.

Pelatih: Hendri Susilo

Arema FC: 90. Adilson Maringa, 24. Diego Michiels, 5. Bagas Adi, 4. Sergio Silva, 87. Johan Farizi, 8. Renshi Yamaguchi, 19. Hanif Sjahbandi, 41. Dendi Santoso, 27. Dedik Setiawan, 10. Muhammad Rafli, 9. Carlos Fortes.

Cadangan: 23. Teguh Amiruddin, 33. Didik Ariyanto, 6. Ikhfanul Alam, 92. Dave Mustaine, 78. Bramntio Ramadhan, 13. Hamzah Titofani, 18. Muhammad Faiz Iqbal, 16. Ridwan Tawainella, 14. Jayus Hariono, 26. Achmad Figo.

Pelatih: Eduardo Almeida

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Daftar Susunan Pemain Persiraja Banda Aceh vs Arema FC, 23 Oktober 2021

Laga Persiraja Banda Aceh vs Arema FC dalam lanjutan Liga 1 2021-2022 Pekan 8, Sabtu (23/10/2021) akan segera dimulai. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sudah merilis Daftar Susunan Pemain (DSP) kedua tim.

Laga ini akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman mulai pukul 18.15 WIB. Kamu bisa menyaksikannya secara langsung di Indosiar sebagai official TV broadcaster Liga 1 2021-2022 atau live streaming di aplikasi Vidio.com.

Siapa sajakah pemain Arema yang diturunkan oleh pelatih Eduardo Almeida? Siapa pula pemain Persiraja yang ditampilkan oleh pelatih Hendri Susilo?

Inilah Daftar Susunan Pemain Persiraja Banda Aceh vs Arema FC

Persiraja Banda Aceh

31. Fakrurrazi
4. Leonardo Silva Lelis
24. Hamdan Zamzani
78. Muklis
77. Defri Rizki
14. Shori Murata
6. Vanja Markovic
8. Mohammad Rifaldi
25. Ramadhan
10. Husuzhon
87. Supriyadi

Cadangan:

33. Aji Bayu Putra
20. Rolas Divaio
16. Muhammad Roby
29. Al Fasyimi
12. Nadhif Rizqi
7. Redi Rusmawan
23. Iftiqar Rizal
97. Muhammad Rizki

Pelatih: Hendri Susilo

Arema FC

90. Adilson Maringa
24. Diego Michiels
5. Bagas Adi
4. Sergio Silva
87. Johan Farizi
8. Renshi Yamaguchi
19. Hanif Sjahbandi
41. Dendi Santoso
27. Dedik Setiawan
10. Muhammad Rafli
9. Carlos Fortes

Cadangan:

23. Teguh Amiruddin
33. Didik Ariyanto
6. Ikhfanul Alam
92. Dave Mustaine
78. Bramntio Ramadhan
13. Hamzah Titofani
18. Muhammad Faiz Iqbal
16. Ridwan Tawainella
14. Jayus Hariono
26. Achmad Figo

Pelatih: Eduardo Almeida

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Jadwal Live Streaming Persiraja Banda Aceh vs Arema FC, 23 Oktober 2021

Aremania pasti tak ingin ketinggalan menonton laga lanjutan Liga 1 2021-2022 Pekan 8, Sabtu (23/10/2021). Semuanya pasti tak sabar menantikan link jadwal live streaming Persiraja Banda Aceh vs Arema FC yang dimulai pada pukul 18.15 WIB.

Pertemuan kelima antara Arema dan Persiraja ini bakal digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman. PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek) selaku pemegang hak siar Liga 1 2021-2022 berencana menayangkan laga ini secara langsung.

Siaran langsung laga Persiraja vs Arema ini akan ditayangkan di televisi nasional Indosiar yang berada dalam kendali perusahaan Emtek. Selain itu, live streaming laga ini juga bisa disaksikan melalui aplikasi video streaming milik Emtek, Vidio.com.

Tayangan pertandingan langsung antara Persiraja vs Arema ini masuk dalam slot pertama di hari tersebut. Setelah laga ini, ada laga Bali United vs Bhayangkara FC pada pukul 20.45 WIB.

Cara Nonton Live Streaming Persiraja Banda Aceh vs Arema FC

Bagi para pengguna antena TV UHF, bisa langsung nonton laga Persiraja Banda Aceh vs Arema FC ini di Indosiar tanpa diacak. Sementara, kamu yang daerahnya tidak terjangkau oleh siaran Indosiar, sebaiknya nonton siaran langsungnya secara online saja.

Untuk menonton siaran virtual, silakan buka laman Vidio.com atau menggunakan aplikasinya yang bisa diunduh gratis di Playstore maupun AppStore. Untuk menyaksikan siaran langsung melalui Vidio.com, kamu harus berlangganan paket Premier terlebih dahulu, dengan tiga pilihan, Platinum tujuh hari, 30 hari, atau satu tahun.

Tetap dukunglah dari rumah, jangan memaksa datang ke stadion, atau klub kebanggaan kita yang dapat sanksi. Demi terus berlangsungnya kompetisi, sebaiknya manfaatkan siaran langsung dan live streaming yang sudah tersedia.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Berharap Mental Pemain Tak Terpengaruh Insiden Penyerangan Bus Arema

Eduardo Almeida berharap mental pemainnya tak terpengaruh insiden penyerangan bus Arema, Rabu (20/10/2021) malam. Apalagi, mereka bakal menghadapi Persiraja Banda Aceh di Liga 1 2021-2022, Sabtu (23/10/2021), pukul 18.15 WIB.

Sebelumnya, bus Arema yang diparkir di depan hotel tempat tim menginap selama menjalani Seri 2 di Yogyakarta diserang oknum suporter berbaju Persebaya Surabaya. Beruntungnya, Almeida bersama tim pelatih dan pemain tidak sedang berada di dalam bus tersebut.

Namun, kasus ini berakhir damai setelah pihak Persebaya meminta maaf dan diterima oleh manajemen Arema. Salah seorang pelaku yang ditangkap offisial Arema pun diserahkan ke pihak kepolisian untuk dibina.

“Saya berharap ini tidak berpengaruh pada tim kami, karena sepak bola adalah sepak bola, dan situasi yang terjadi itu hal di luar sepak bola,” kata Almeida.

Insiden Penyerangan Bus Arema di Luar Sepak Bola

Eduardo Almeida sebenarnya tak mau terlalu banyak berkomentar soal insiden penyerangan bus timnya. Yang diketahuinya, sesungguhnya insiden semacam itu berada di luar ranah sepak bola.

Sebagai pelaku sepak bola, pelatih asal Portugal itu pastinya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Almeida dengan tegas meminta pemainnya untuk tetap fokus ke pertandingan tanpa terpengaruh hal-hal di luar sepak bola seperti itu.

“Soal bus kami, saya rasa itu adalah sesuatu yang ada di luar sepak bola. Jadi, saya lebih baik tidak banyak bicara tentang situasi ini. Saya cuma berpikir, ini tidak baik untuk sepak bola Indonesia, dan suporter harus mengubah kebiasaan (buruk) tersebut,” pungkas mantan pelatih Semen Padang itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Muhammad Rafli Berharap Tak Ada Lagi Aksi Penyerangan Bus Arema

Muhammad Rafli berharap tak ada lagi aksi penyerangan bus Arema atau kepada tim lain oleh oknum suporter. Penyerang Arema itu berharap kasus ini menjadi pelajaran bersama bagi semua pihak.

Sebelumnya, bus Arema yang terparkir di halaman hotel tempat mereka menginap selama menjalani Liga 1 2021-2022 Seri 2 diserang oknum pendukung Persebaya Surabaya, Rabu (20/10/2021) malam. Beruntung, saat itu Rafli dan pemain Arema tidak sedang berada di dalam bus.

Setelah ada kesepakatan dengan pihak manajemen Persebaya, akhirnya kasus tersebut tidak dilanjutkan ke jalur hukum. Namun, salah seorang pelaku yang ditangkap tetap diserahkan kepada kepolisian untuk dibina.

“Untuk semua seuporter di Indonesia, semoga ini dijadikan pelajaran. Jadikan kejadian ini sebagai yang terakhir di dunia sepak bola. Sebab, kita sekarang ini memulai lagi dari nol setelah pandemi covid-19. Jadi, kita sama-sama bangun,” kata Rafli.

Aksi Penyerangan Bus Arema Jadi Momen Bersatu

Muhammad Rafli juga mengajak menjadikan momen ini sebagai titik balik bersatunya seluruh suporter Indonesia. Utamanya kelompok-kelompok yang punya cerita sejarah rivalitas.

Sejatinya, rivalitas yang sebenarnya hanya ada dalam masa 90 menit di lapangan. Pemain bertanding adu taktik dan strategi, sedangkan suporter adu kreativitas di tribune atau di manapun mereka mendukung tim kebanggaan.

“Semoga momen ini menjadikan semua suporter Indonesia menyatu. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi untuk semua pihak,” pungkas pemain Timnas Indonesia ini.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Hadapi Persiraja, Eduardo Almeida Minta Pemain Arema Tidak Kepedean

Hadapi Persiraja Banda Aceh di Liga 1 2021-2022 Pekan 8, Sabtu (23/10/2021), pukul 18.15 WIB, Eduardo Almeida minta pemain Arema tidak kepedean. Pelatih Arema itu tak ingin rasa terlalu percaya diri merusak misi timnya meraih tiga poin.

Saat ini, kondisi Arema dan Persiraja bak bumi dan langit. Arema ada di papan atas dengan koleksi 12 poinnya, sedangkan Persiraja masih tercecer di jurang degradasi dengan raihan 4 poin.

Almeida tak ingin para penggawa Singo Edan lengah dan meremehkan Persiraja gara-gara situasi di atas angin ini. Pelatih asal Portugal itu berharap takaran kepercayaandiri Johan Farizi dan kawan-kawan sesuai porsi yang dibutuhkan.

“Saya harap mereka tidak kelewat percaya diri. Menurut saya, kita harus percaya diri agar bisa meraih tiga poin, tapi jangan sampai kepedean,” kata Almeida.

Pemain Arema Tidak Kepedean Jika Fokus

Eduardo Almeida meyakini para pemain Arema mampu menjalankan instruksinya dengan baik saat meladeni Persiraja Banda Aceh. Rasa kepedean itu tak akan muncul jika mereka bisa fokus ke pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman itu.

Menurutnya, persiapan matang dalam waktu kurang dari empat hari sudah dilakukan Arema. Harapannya, apa yang sudah direncanakan bisa berjalan dengan baik di lapangan.

“Kami sudah melakukan pekerjaan kami dalam masa persiapan, berpikir apa yang harus dilakukan dari laga ke laga. Apa yang terjadi di laga sebelumnya sudah berakhir. Sekarang waktunya kami fokus ke depan,” pungkas pelatih berlisensi kepelatihan UEFA Pro itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Arema Siapkan Pengganti Tiga Pemain Absen Lawan Persiraja

Di kubu Arema, setidaknya ada tiga pemain absen lawan Persiraja Banda Aceh di Liga 1 2021-2022, Sabtu (23/10/2021), pukul 18.15 WIB. Pelatih Arema, Eduardo Almeida sudah siapkan pemain penggantinya.

Ketiga pemain Arema yang absen itu antara lain Kushedya Hari Yudo, Rizky Dwi, dan Feby Eka Putra. Yudo dan Rizky terkena akumulasi kartu, sedangkan Feby masih di Timnas Indonesia U-23.

Komposisi pemain yang dipilih Almeida dipastikan bakal berubah saat menghadapi Persiraja. Bisa jadi, di posisi bek sayap kanan, dan dua sayap akan ada pemain baru yang mengisi ketiga posisi yang ditinggalkan Rizky, Yudo dan Feby.

“Tentunya kita sudah menyiapkan pemain untuk pengganti tiga pemain yang absen. Semua pemain yang ada di tim kami punya kualitas. Itulah alasan mengapa mereka main di sini,” kata Almeida.

Percaya Pengganti Pemain Absen Lawan Persiraja

Eduardo Almeida percaya pada pemain pengganti yang akan ditampilkannya melawan Persiraja Banda Aceh. Baginya, siapa pun yang tampil adalah pemain yang paling siap.

Untuk posisi Rizki di bek sayap kanan bisa jadi ditempati Diego Michiels. Sementara, untuk posisi penyerang sayap yang ditinggalkan Yudo dan Feby, Almeida masih punya Ridwan Tawainella dan Hamzah Titofani.

“saya percaya pada pemain-pemain yang akan saya mainkan di pertandingan ini. Saya pikir, tidak ada perbedaan komposisi pemain yang terlalu besar bagi saya,” tegas pelatih asal Portugal itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

TRENDING MINGGU INI