blog

Heri Susanto dan Feby Eka Segera Merapat ke Arema

0

Charis Yulianto menyebut Heri Susanto dan Feby Eka Putra segera merapat ke Arema. Asisten Pelatih Arema itu berharap, satu-dua hari ke depan proses permohonan peminjaman kedua pemain ke manajemen Persija Jakarta sudah beres.

Menurutnya, keinginan mendatangkan Heri dan Feby sudah disampaikan kepada manajemen Arema. Pihak klub juga sudah menyampaikannya kepada Persija.

Pelatih asal Blitar itu berharap segera ada keputusan menyangkut kehadiran dua pemain berposisi penyerang sayap tersebut. Jika bergabung dengan tim, keduanya segera bisa mengikuti persiapan dengan skuad Singo Edan di sisa waktu sebelum Liga 1 2020 bergulir.

“Keinginan mendatangkan dua pemain ini sudah disampaikan manajemen Arema kepada Persija, responnya juga cukup baik. Semoga dua-tiga hari ke depan sudah ada keputusan,” kata Charis.

Alasan Mendatangkan Heri Susanto dan Feby Eka

Charis Yulianto membeberkan alasan tim pelatih Arema mendatangkan dua pemain di posisi penyerang sayap. Baik Heri Susanto maupun Feby Eka dinilai cocok dengan kriteria pemain yang diinginkan pelatih Mario Gomez.

Kedua pemain itu memang kurang mendapatkan kesempatan di tim Persija. Karenanya, Charis optimistis dapat merealisasikan perpindakan Heri dan Feby ke Arema jelang Liga 1 2020.

“Kami masih kekurangan pemain di posisi sayap, butuh pemain yang kuat dalam penguasaan bola, punya kecepatan, kuat dalam menyerang maupun bertahan. Saya melihat kedua pemain ini ada potensi untuk bisa bergabung dengan Arema,” pungkas pelatih berusia 41 tahun itu.

Ganjar Mukti Sudah Berpamitan, Gabung ke Persiraja

0

Ganjar Mukti menjadi satu dari tiga pemain yang disebut-sebut sudah tak lagi bersama Arema jelang bergulirnya Liga 1 2020. Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto membeberkan, stopper yang didatangkan dari PSIS Semarang itu ternyata telah berpamitan kepadanya.

Pemain yang juga bisa berposisi sebagai full back kanan itu datang ke Arema sejak Januari lalu. Kontrak berdurasi setahun ditandatanganinya.

Namun, stopper yang berstatus sebagai anggota TNI itu kemudian tak menjadi pilihan pelatih Mario Gomez. Bahkan, Ganjar sama sekali tak mencicipi menit bermain di ajang pramusim Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020.

“Baru Ganjar yang sudah berpamitan kepada saya. Dia pamit mau memperkuat Persiraja Banda Aceh,” kata Charis.

Bukan Cuma Ganjar Mukti yang Sudah Dipinjamkan

Charis Yulianto menyebut bukan cuma Ganjar Mukti yang sudah resmi dilepas manajemen Arema. Nama lain adalah Alfin Tuasalamony dan Pandi Lestaluhu.

Mereka sudah tak tampak mengikuti sesi latihan Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (20/2/2020) sore. Kabarnya, Alfin dipinjamkan ke Madura United, sedangkan Pandi kembali ke klub lamanya, Kalteng Putra.

“Dengan ini, harapan kami agar mereka bisa mencari menit bermain. Mungkin di tim lain ada lebih banyak kesempatan bermain itu,” imbuh pelatih asal Blitar ini.

Dilepas Arema dengan Status Pemain Pinjaman

Charis Yulianto menegaskan, Ganjar Mukti, dan dua pemain lainnya dilepas Arema dengan status pemain pinjaman. Menurutnya, keputusan ini juga sebagai pilihan terbaik untuk kelanjutan karier si pemain sendiri.

“Kami lepas Ganjar dan dua pemain lainnya dengan status pinjaman, karena si pemain sudah terikat kontrak dengan Arema,” pungkasnya.

Usai Hadapi Barito, Arema Agendakan TC Lagi

0

Tim pelatih Arema agendakan pemusatan latihan (TC) lagi. Rencananya TC itu bakal digelar pelatih Mario Gomez usai timnya menghadapi Barito Putera.

Skuad Singo Edan bakal menjajal kekuatan Barito dalam rangka launching tim dan jersey pada Minggu (23/2/2020) sore. Laga tersebut dijadwalkan bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada pukul 15.00 WIB.

Jika jadi digelar, agenda TC itu menjadi yang kedua bagi Arema musim ini. Sebelumnya, di bawah arahan Gomez, Arema sudah pernah menjalani TC di Kusuma Agrowisata Kota Batu beberapa waktu lalu.

“Setelah laga uji coba melawan Barito, mulai awal pekan kami akan menggelar pemusatan latihan lagi. Tempatnya masih di Kota Batu seperti kemarin. Rencananya sekitar satu pekan kami bermalam di sana,” ungkap Gomez.

Arema Agendakan TC Lagi untuk Persiapan Terakhir

Arema agendakan TC lagi di Kota Batu bukannya tanpa tujuan. TC ini sekaligus dijadikan Mario Gomez sebagai persiapan terakhir jelang laga perdana di Liga 1 2020 mendatang.

Hendro Siswanto dan kawan-kawan bakal menjalani laga perdana di kandang lawan. Sesuai jadwal yang ada, Arema akan bertandang ke markas Persikabo, Stadion Pakansari, Bogor, Senin (2/3/2020) mendatang.

“Setelah menjalani TC di Kota Batu selama sepekan, Arema langsung akan berangkat melakoni laga tandang. Karenanya, kami akan melanjutkan kerja keras dalam TC tersebut,” pungkasnya.

Pulihnya Matias Malvino Jadi Kabar Baik Jelang Lawan Barito

0

Sport Therapist Arema, David Setiawan memastikan pulihnya Matias Malvino dari cedera yang dideritanya. Tentu saja, hal ini menjadi kabar baik bagi tim pelatih Arema jelang laga uji coba lawan Barito Putera di momen launching tim dan jersey, Minggu (23/2/2020) mendatang.

Sebelumnya, Matias mengalami cedera otot quadriceps kaki kirinya. Cedera ini dideritanya lantaran ototnya dinilai belum siap menjalani latihan keras setelah menempuh perjalanan jauh dari Uruguay ke Indonesia.

Akibat dari cedera pada paha tersebut, Matias harus istirahat total selama pramusim. Bahkan, pemain asal Uruguay itu sama sekali tidak bermain pada ajang Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020 lalu.

“Saat ini kondisi Matias sudah membaik, dia tak lagi merasakan nyeri pada pahanya. Namun, dia tak bisa langsung mengikuti latihan reguler bersama tim. Latihannya harus bertahap, dimulai dari penguatan otot yang cedera. Dia tidak boleh melakukan umpan jauh dan tembakan keras,” kata David.

Oh In-kyun dan Kushedya Hari Yudo Menepi

Kabar baik pulihnya Matias Malvino, ternyata tak dibarengi dengan kabar dari Oh In-kyun dan Kushedya Hari Yudo. Keduanya harus menepi karena cedera yang dialami pada laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 melawan Persebaya Surabaya lalu.

Menurut hasil observasinya, David menyebut In-kyun mengalami memar pada otot metatarsalnya. Sementara, Yudo ada masalah pada lutut kirinya.

“In-kyun sudah kami rontgen dan hasilnya tak ada retakan. Kalau Yudo, mengalami bengkak di lutut kiri. Insyaallah, cedera kedua pemain ini tidak terlalu parah. Kami akan melihat lagi satu-dua hari ke depan. Kalau hasilnya positif, mereka bisa memperkuat Arema di laga melawan Barito,” tandasnya.

Baru Sampai Malang, Ridwan Abdullah Langsung Gabung Latihan Arema

0

Ridwan Abdullah langsung gabung latihan Arema di Stadion Dirgantara, komplek Lanud Abdulrachman Saleh, Pakis, Jumat (21/2/2020) pagi. Padahal, pemain berposisi stopper itu baru sampai di Malang di hari yang sama.

Mantan pemain klub Liga 2, Bangka Belitung United itu menempuh perjalanan darat selama lebih dari 10 jam ke Malang. Ridwan berangkat dari Cirebon pada pukul 20.00 WIB kemarin (20/2/2020).

Meski masih dihinggapi rasa lelah, Ridwan tampak semangat menjalani masa seleksi hari pertamanya di Arema. Rencananya, tim pelatih akan melihat kemampuan pemain berpostur jangkung itu maksimal selama satu pekan ke depan.

“Saya baru tiba di Malang pagi ini, sekitar pukul 06.30 WIB, langsung ikut latihan pagi mulai pukul 08.00 WIB. Tapi tak masalah, saya menikmati latihan pertama ini. Senior-senior di tim Arema baik-baik, dengan kedatangan saya ke sini, kami saling support, sehingga saya bisa semangat berlatih,” kata Ridwan usai latihan.

Target Ridwan Abdullah Gabung Latihan Arema

Ridwan Abdullah mengusung target tinggi saat memutuskan datang ke Malang untuk menjalani seleksi pemain di Arema. Menjadi bagian dari skuad Singo Edan di musim 2020 adalah harapan terbesar pemain berusia 24 tahun ini.

Jalan untuk menjalani seleksi pemain di Arema didapatnya dari sang pelatih di Babel United yang menurutnya sudah seperti saudara sendiri. Usai diminta menghubungi Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto, Ridwan diminta datang ke Malang untuk mengikuti latihan.

“Target saya tentu bisa lolos menembus skuad Arema, tapi yang terpenting saat ini saya bisa menunjukkan kemampuan di hadapan pelatih. Semoga ada rezeki di sini, bermain di Liga 1 sudah menjadi cita-cita saya,” imbuhnya.

Tak Permasalahkan Adaptasi Program Latihan Arema

Dalam kondisi lelah, pemain bernama lengkap Ridwan Abdullah Ramdhani itu tetap melahap menu latihan yang diberikan pelatih Arema, Mario Gomez. Bisa jadi, akan ada banyak program latihan baru di Arema yang tak didapatkannya dari klub lamanya yang berlaga di Liga 2.

“Saya sebagai pemain harus siap. Pelatih Arema mau memberikan program latihan bagaimana dan seperti apa pun sebagai pemain harus mengikutinya,” tandas pemain kelahiran 5 September 1995 tersebut.

Ridwan Abdullah Hadir dalam Sesi Latihan Arema Jumat Pagi

0

Ada muka baru yang hadir dalam sesi latihan Arema, Jumat (21/2/2020) pagi di Stadion Dirgantara, komplek Lanud Abdulrachman Saleh, Pakis. Dia adalah Ridwan Abdullah, yang berposisi sebagai stopper.

Menurut data, musim lalu Ridwan memperkuat klub Bangka Belitung United. Statusnya di Arema sementara ini merupakan pemain seleksi.

Assisten Pelatih Arema, Charis Yulianto meyebut kehadiran pemain berusia 24 tahun itu sesuai dengan arahan pelatih Mario Gomez. Tim pelatih bakal melihat kemampuannya dalam sesi latihan maksimal sepekan ke depan.

“Sesuai dengan arahan Coach Gomez, kami mencari tambahan satu pemain berposisi stopper. Kami datangkan Ridwan untuk menjalani seleksi. Mudah-mudahan dia dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Semua tergantung pemain itu sendiri,” kata Charis usai latihan.

Alasan Ridwan Abdullah Hadir Gabung Latihan Arema

Ridwan Abdullah hadir dalam sesi latihan Arema bukannya tanpa alasan. Charis Yulianto menyebut pemain asal Cirebon itu memiliki kriteria sesuai yang diinginkan Mario Gomez.

Menurutnya, sebenarnya kalau bicara kualitas, tiap pelatih tentu menginginkan pemain dengan kualitas terbaik, dan sudah punya nama. Namun, Gomez sudah mengarahkan agar mencari stopper lokal yang posturnya tinggi.

“Selain posturnya tinggi, cara bertahannya juga harus baik. Posisi stopper menjadi kebutuhan tim kami saat ini dari hasil evaluasi di Piala Gubernur Jatim kemarin. Di posisi ini sebenarnya sudah ada pemainnya, tapi masih kurang. Biarlah mereka bersaing,” imbuhnya.

Alasan Mencari Pemain Lewat Trial

Charis Yulianto membeberkan alasan tim pelatih Arema mencari pemain tambahan lewat trial atau seleksi. Menurutnya, tim pelatih sudah kapok, tak ingin mengulangi kesalahan sebelumnya, sehingga harus meminjamkan Ganjar Mukti, Alfin Tuasalamony, dan Pandi Lestaluhu.

“Kami akan melihat dulu kemampuan pemain trial tersebut, jangan sampai manajemen Arema sudah terlanjur mengontrak seperti sebelumnya, tapi ternyata tidak cocok dengan Coach Gomez,” tandasnya.

Mario Gomez Sambut Baik Rencana Uji Coba Arema Lawan Barito Putera

0

Pelatih Arema, Mario Gomez sambut baik rencana uji coba timnya lawan Barito Putera di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Laga uji coba itu rencananya bakal digelar pada momen launching tim dan jersey Arema 2020, Minggu (23/2/2020) sore.

Sebelumnya, Arema harus terhenti di babak semifinal Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020 melawan Persebaya Surabaya. Pada laga tersebut, skuad Singo Edan kalah 2-4 di Stadion Gelora Soepriadi, Kota Blitar.

Menurutnya, Arema masih butuh satu kali menjalani laga uji coba lagi jelang laga perdana di Liga 1 2020. Masih ada waktu setidaknya 10 hari sebelum timnya melakoni laga perdana di kandang Persikabo yang digelar Senin (2/3/2020) mendatang.

“Kami akan menjalani laga uji coba melawan Barito Putera, tapi tetap berpikir fokus pada laga pertama Arema di Liga 1 2020 mendatang,” kata Gomez usai sesi latihan Arema di Stadion Kanjuruhan, Kamis (20/2/2020) sore.

Mario Gomez Sambut Laga Lawan Barito Putera dengan Latihan Serius

Meski laga lawan Barito Putera hanya berlabel laga uji coba, Mario Gomez tetap menyiapkan tim Arema dengan serius. Pelatih asal Argentina itu menjadikan laga uji coba ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi Persikabo di laga perdana Liga 1 2020.

Gomez berencana mencoba memainkan seluruh pemainnya di laga ini. Namun, setiap pemain bakal mendapatkan kesempatan bermain yang berbeda-beda.

“Tapi ada sejumlah pemain Arema yang cedera, dan sebagian di Tim Nasioal. Mungkin di laga melawan Barito nanti saya akan memainkan satu tim di 45 menit pertama, dan satu tim lagi di 45 menit kedua,” pungkas mantan pelatih Persib Bandung itu.

Pemain Arema yang Digosipkan Akan Dipinjamkan Tak Lagi Ikut Latihan

0

Dua hari terakhir, sempat mencuat tiga nama pemain Arema yang digosipkan akan dipinjamkan. Ternyata, wajah-wajah mereka sudah tak tampak dalam sesi latihan Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (20/2/2020) sore.

Selain trio Bagas Adi Nugroho, Muhammad Rafli, dan Hendro Siswanto yang tengah menjalani pemusatan latihan di Timnas Indonesia, ada empat nama lain yang absen dalam sesi latihan tersebut. Mereka adalah Ganjar Mukti, Pandi Lestaluhu, Alfin Tuasalamony, dan Fafa Muhammad Zuhud.

Sebelumnya, hasil evaluasi dari penampilan Arema di Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020, pelatih Mario Gomez bakal meminjamkan dua-tiga pemain. Fokusnya pada posisi winger kiri yang merupakan posisi Pandi, dan full back kanan posisi Ganjar dan Alfin.

“Bisa jadi mereka sudah tidak di tim ini lagi. Ada kemungkinan besar mereka dipinjamkan oleh manajemen Arema,” kata Gomez.

Fafa Muhammad Zuhud Urung Dipinang

Satu nama lagi, Fafa Muhammad Zuhud juga absen latihan bersama pemain Arema yang digosipkan akan dipinjamkan. Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto memastikan pemain asal Semarang itu urung dipinang.

Sejatinya, nama Fafa sempat direkomendasikan tim pelatih Arema untuk dikontrak untuk memenuhi kuota tujuh pemain berlabel U-23 sesuai regulasi. Namun, karena regulasinya sudah dihapuskan, maka tim pelatih memiliki rencana berbeda.

“Fafa sudah lama tidak jadi kami rekrut, meski sempat direkomendasikan Coach Gomez. Terutama, sejak regulasinya berubah,” ungkap Charis dihubungi WEAREMANIA secara terpisah.

Sudah Mendatangkan Pemain Pengganti

Kepergian keempat pemain itu sudah disiasati Mario Gomez sebagai pelatih Arema dengan mendatangkan pemain pengganti. Sejauh ini baru ikut bergabung dua pemain seleksi berposisi sebagai full back, yakni Sius Patay dan Revi Agung Wibawa, yang hadir dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (20/2/2020) sore.

“Kami akan menyeleksi mereka, mungkin satu minggu akan kami lihat kemungkinannya bisa bergabung dengan kami atau tidak. Tentu kami akan melihat semuanya, karena dua-duanya bisa bermain di posisi bek kanan, itu posisi yang dibutuhkan Arema,” pungkasnya.

Sius Patay Yakin Lolos Seleksi di Arema

0

Sius Patay yakin lolos dalam seleksi pemain yang dijalaninya di Arema. Full back asal Papua itu sudah mengikuti seleksi hari pertama dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (20/2/2020) sore.

Pemain dengan nama asli Selsius Yunisius Musi itu datang menjalani sesi latihan bersama satu pemain berposisi full back lainnya, Revi Agung Wibawa. Mereka melahap menu latihan fisik di bawah arahan pelatih fisik Arema, Marcos Gonzalez, sebelum digembleng teknik umpan silang.

Menurut pengakuannya, beberapa waktu lalu Sius ditawari agennya untuk menjalani trial di Arema. Tanpa pikir panjang, pemain yang sempat memperkuat Persipura Jayapura di musim 2018 itu menyanggupinya.

“Kalau diberi kesempatan dari manajemen Arema untuk membela tim ini, saya akan tunjukkan kemampuan yang saya miliki dalam masa seleksi. Saya tahu Arema tim besar, karenanya saya akan menunjukkan yang terbaik untuk tim ini,” ungkap Sius usai sesi latihan.

Sius Patay Yakin Memikat Hati Tim Pelatih Arema

Sius Patay juga punya keyakinan dapat memikat hati tim pelatih Arema agar menerimanya. Sebab, pemain kelahiran Papuma, 12 September 1995 ini mengaku punya kemampuan yang dibutuhkan oleh pelatih kepala, Mario Gomez.

Seperti pengakuannya, Sius tak hanya bisa bermain di posisi full back kanan yang tengah dicari oleh Gomez. Pemain 24 tahun itu juga fasih menempati posisi sebagai full back kiri.

“Kalau bicara target, saya jauh-jauh datang dari Jayapura, tentu saya percaya bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Sebagai pemain seleksi saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan ini,” imbuhnya.

Adaptasi Terbantu Pemain Indonesia Timur di Arema

Sius Patay tak merasa risau dengan proses adaptasi yang harus dijalaninya di Arema. Sebab, pemain asal Indonesia Timur di Arema, seperti Ridwan Tawainella dan Mariando Uropmabin siap membantunya jika benar-benar menjadi bagian dari skuad Singo Edan.

“Soal adaptasi, tentu seiring waktu berjalan. Keberadaan pemain asal Indonesia Timur di Arema sangat membantu, saya senang,” pungkas pemain yang dibesarkan di tim Persipura junior itu.

Gabung Latihan Arema, Revi Agung Wibawa Dapat Kejutan

0

Revi Agung Wibawa langsung dapat kejutan di hari pertamanya gabung sesi latihan Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (20/2/2020) sore. Bek sayap asal Bandung itu terkejut bertemu “kembarannya”.

Sosok pemain Arema yang mirip itu adalah kiper muda Andryas Francisco. Jika disandingkan, wajah kedua pemain itu bagai pinang dibelah dua.

Eks pemain Martapura FC itu menegaskan tak masalah jika ada pemain yang wajahnya mirip dengannya. Review justru senang karena ada bahan pandaan.

“Senang sih, tidak menyangka saja ada yang mirip, semoga rezekinya mirip juga,” kata Review usai sesi latihan.

Revi Agung Wibawa Siap Bekerja Keras

Revi Agung menargetkan dapat satu tempat di Arema demi satu tim dengan “kembarannya”. Pemain berusia 25 tahun itu siap bekerja keras untuk mewujudkan targetnya.

Pertama saat diajak melakoni trial di Arema, Revi merasa senang. Revi pun bangga karena Arema adalah salah satu tim besar.

Saya akan memaksimalkan kesempatan ini, tidak akan saya sia-siakan untuk bisa masuk Arema. Tentu saya siap kerja keras,” imbuh pemain kelahiran 16 Juni 1994 itu.

Tak Terkendala Soal Adaptasi

Revi Agung mengaku tak terkendala soal adaptasi dalam sesi latihan pertamanya dengan Arema. Terlebih sudah ada sejumlah pemain yang sudah pernah satu tim dengannya.

“Untuk adaptasi saya pikir tidak akan lama, banyak pemain yang sudah saya kenal di Arema, karena pernah satu tim. Ada Dave Mustaine, Kushedya Hari Yudo,Taufik Hidayat, dan Hanif Sjahbandi,” tegasnya.