blog

Carlos Oliveira Berharap Pemain Arema Mau Belajar Bahasa Inggris

Carlos Oliveira Berharap Pemain Arema Mau Belajar Bahasa Inggris
Hanif Sjahbandi (C) DANI KRISTIAN

Carlos Oliveira berharap pemain Arema mau belajar bahasa asing, utamanya Bahasa Inggris. Pelatih Arema asal Brasil itu menilai hal tersebut bisa memangkas kendala komunikasi dalam tim saat latihan maupun pertandingan.

Sejauh ini, Carlos kerap memakai Bahasa Inggris untuk berkomunikasi dalam sesi latihan. Pelatih Kiper Arema, Felipe Americo atau yang lainnya kerap menjadi penerjemah untuk menyampaikan maksud darinya.

Memang, menurutnya ada sejumlah pemain Arema yang sudah menguasai Bahasa Inggris. Ketika pemain tak paham dengan yang diucapkannya, terkadang Carlos pun berucap dalam Bahasa Indonesia setelah diberi tahu padanan katanya.

“Saya ingin belajar Bahasa Indonesia. Namun, tak ada salahnya pemain juga mau belajar Bahasa Inggris. Para pesepak bola harus pintar berbahasa asing agar lebih pintar dan terpelajar,” kata Carlos.

Manfaat Pemain Arema Mau Belajar Bahasa Asing

Carlos Oliveira membeberkan sejumlah manfaat jika pemain Arema menguasai bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Setidaknya, mereka siap ketika dihadapkan pada pertandingan internasional.

Menurutnya, pemain berpeluang meningkatkan karier di luar negeri jika bisa berbahasa asing. Kemampuan bahasa itu bakal sangat mendukung jika kesempatan bermain di luar Indonesia itu datang kelak.

“Tentunya jika menguasai Bahasa Inggris, mereka bisa lebih mudah menyerap ilmu dari pelatih asing. Jika suatu saat bermain di luar negeri pun mereka tidak bingung,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Lanjutan Liga 1 2020 Madura United ditinggalkan 3 Pemain

Madura United ditinggalkan 3 Pemain
(@maduraunited)

Dalam lanjutan liga 1 2020 Madura United ditinggalkan 3 pemain yaitu Emmanuel Oti Essigba, greg Nwokolo dan Alberto Goncalves.

Oti dan Greg hengkang dari Madura united karena keduanya tidak sepakat dengan renegosiasi kontrak. Sedangkan Alberto Goncalves dipinjamkan ke Sriwijaya FC sampai akhir musim.

kata pelatih Madura United, Rahmad Darmawan mengaku kehilangan karena ditinggalkan  3 pemain tersebut. Namun dirinya tetap menghargai 3 pemainnya

“Kalau dibilang kehilangan, ya kehilangan. Tapi sekali lagi, saya menghargai sikap profesional seorang pemain terhadap kondisi yang terjadi. Itu biasa dalam sebuah klub,” kata dia.

Sebagai gantinya, manajemen klub mendatangkan pemain asing asal Brasil yaitu Bruno Lopes. Pemain 34 tahun ini sudah tidak asing dengan sepakbola tanah air. Ia pernah memperkuat Persija Jakarta pada tahun 2017 lalu.

Rahmad Darmawan mengatakan alasan pihaknya memilih Bruno Lopes adalah karena pemain tersebut sudah siap main.

Lanjutan Liga 1 yang kurang 1 minggu lagi membuat klub tidak memiliki waktu untuk trial atau seleksi.

“Awalnya ada dua pilihan. Tapi, kami tidak ingin terlalu banyak alternatif. Waktu semakin mepet dan kompetisi segera jalan. Jadi, tidak ada waktu lagi untuk trial atau seleksi,” kata Rahmad Darmawan dikutip dari Surya Malang

“Makanya kami memberi referensi pemain yang sudah punya pengalaman main di Indonesia,” terang mantan pelatih Arema itu.

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Liga 1 2020 Tanpa Degradasi, Hendro Siswanto: Persaingan Tetap Berat

Liga 1 2020 Tanpa Degradasi, Hendro Siswanto: Persaingan Tetap Berat
Hendro Siswanto (C) DANI KRISTIAN

Hendro Siswanto buka suara mengomentari digelarnya lanjutan Liga 1 2020 tanpa degradasi. Meski demikian, kapten tim Arema itu menilai persaingan antar klub tetap berat dan tak bisa diremehkan.

Arema sendiri bakal memulai lanjutan kompetisi yang sempat dihentikan ini menantang tuan rumah Bhayangkara FC (2/10/2020). Hendro mengaku siap menjalani laga tandang ini.

Selain Bhayangkara, Arema bakal menghadapi 16 tim lainnya yang punya motivasi berbeda-beda dalam mengikuti lanjutan kompetisi di tengah pandemi covid-19 itu. Menurutnya, semua lawan yang akan dihadapi tak bisa dianggap enteng.

“Menurut saya, persaingan di Liga 1 2020 tetap berat, karena motivasi tiap klub beda-beda, motivasi para pemainnya juga beda-beda. Meskipun belum dimulai, menurut saya pribadi, tiap pertandingan menghadapi siapa pun tidak bisa diremehkan,” kata Hendro.

Liga 1 2020 Tanpa Degradasi Dinilai Persaingannya Berkurang

Hendro Siswanto menyebut, persaingan antar klub Liga 1 2020 bisa jadi bakal sedikit berkurang, meskipun tetap berat menurutnya. Tidak adanya degradasi disebutnya sebagai alasan utama.

Dari ke-18 tim, biasanya ada tiga tim yang turun kasta sesuai dengan klasemen di akhir musim. Khusus untuk Liga 1 2020 kali ini, tak akan ada degradasi, tetapi tetap ada dua tim Liga 2 yang promosi, sehingga peserta musim depan bertambah menjadi 20 tim.

“Mungkin persaingannya agak berkurang, karena tidak ada degradasi. Apalagi para pemain asing juga banyak yang mundur dari klub masing-masing,”

imbuh gelandang berusia 30 tahun ini.

Tetap Berupaya Menunjukkan yang Terbaik

Meskipun regulasi tentang degradasi dihapuskan, Hendro Siswanto secara pribadi tetap bersemangat. Pemain asli Tuban itu tetap ingin menunjukkan yang terbaik.

“Menurut saya pribadi kurang seru, tapi sebagai pemain tetap ingin menunjukkan yang terbaik. Mungkin bagi pemain lain, kalau tampil bagus di kompetisi musim ini, musim depan tidak susah mendapatkan klub. Untuk motivasi agar dilirik Timnas juga,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Timnas U-19 vs Bosnia, Shin Tae-yong Akan Rotasi Pemain

Shin Tae-yong akan melakukan rotasi pemain
(pssi.org)

Pelatih Timnas U-19, Shin Tae-yong berjanji akan melakukan rotasi pemain dalam laga uji coba melawan Bosnia malam ini, Jum’at (25/9/20) di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri.

“Melawan Bosnia Herzegovina, kembali kami ingin terus melihat perkembangan pemain. Kami akan memberikan kesempatan kepada pemain yang belum pernah bermain untuk tampil,” kata Shin Tae-yong dikutip dari laman PSSI

Setidaknya ada enam pemain yang belum pernah mendapatkan kesempatan tampil. Mereka adalah; Erlangga Setyo, Yofandani Damai, Muhammad Fadhil, Andre Oktaviansyah, Mohammad Kanu, dan Jack Brown.Untuk laga uji coba keenam bagi Skuad Garuda Muda selama menjalani pemusatan latihan di Kroasia ini Shin Tae-yong ingin melihat bagaimana permainan seluruh pemain saat bermain di lapangan.

“Rotasi ini kami lakukan dengan bertujuan kami dapat melihat perkembangan seluruh pemain saat tampil di lapangan. Kondisi pemain saat ini sudah siap menjalani laga uji coba,” ujarnya menambahkan.
Erlangga dan Yofandani akan memperebutkan posisi di bawah mistar Timnas U-19 andai Shin Tae-yong mengistirahatkan Adi Satrio. Fadhil bisa menggantikan salah satu dari bek tengah lainnya seperti Rizky Ridho atau Komang Tri.

Kanu, Andre, Jack Brown akan memperebutkan untuk mengisi lini tengah. Ketiganya merupakan gelandang, dengan Jack Brown bisa dimainkan sebagai gelandang serang.

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Carlos Oliveira Sedang Mengokang Senjata untuk Liga 1 2020

Carlos Oliveira Sedang Mengokang Senjata untuk Liga 1 2020
Carlos Oliveira (C) DANI KRISTIAN

Carlos Oliveira sedang mengokang senjatan untuk lanjutan Liga 1 2020 yang tinggal sepekan lagi. Namun, pelatih Arema itu tak mau tim-tim lain mengetahui senjata yang sedang disiapkannya.

Itulah salah satu alasan mengapa pelatih asal Brasil ini sangat marah ketika ada video latihan taktik Arema muncul di media sosial. Bukannya tanpa alasan, Carlos memang tak suka mengumbar apa yang sedang fokus dikerjakannya bersama Arema.

Saat ditanya mengenai materi latihan taktik, Carlos lebih memilih diam tak banyak berkomentar. Pelatih berusia 59 tahun itu khawatir orang-orang dari pihak lawan memanfaatkannya untuk mencari tahu kelemahan timnya.

“Yang jelas kami berlatih untuk tidak lama-lama menguasai bol, bergerak cepat, mengalirkan bola, dan terus mempertahankannya. Sebisa mungkin membuat bola mengalir dari belakang ke depan. Secara umum itu yang kami lakukan dalam latihan taktik,” kata Carlos kepada WEAREMANIA.

Carlos Oliveira Sedang Merencanakan Taktik Terampuh

Saat ini Carlos Oliveira sudah merencanakan taktik terampuh. Taktik itu terus diulang-ulang pada sesi latihan, agar pemain lebih fasih memainkannya di Liga 1 2020 nanti.

Makanya, aturan ketat diberlakukannya, termasuk untuk media. Saat menjalani latihan taktik dan strategi, awak peliput tak diperkenankan merekamnya demi mengurangi potensi bocornya di media sosial seperti yang sempat terjadi.

“Banyak orang ingin mencari tahu bagaimana cara kami bermain, tentu saya tidak gila dengan menunjukkan apa yang kami rencanakan. Ketika kompetisi dimulai kembali, saya ingin memberikan kejutan kepada mereka,” imbuh eks pelatih Becamex Binh Duong ini.

Carlos Oliveira Berusaha Tetap Waspada

Carlos Oliveira berusaha tetap waspada menjaga rapat-rapat apa yang sedang direncanakannya. Sebab, mantan penyerang sayap itu tak ingin terluka oleh senjata yang disiapkannya saat ini.

“Ibaratnya, saya sekarang ini sedang mengokang senjata, dan siap membidik semua lawan. Tentu saya tidak ingin lawan melihat seperti apa senjata saya bekerja, karena saya tidak ingin lawan melukai dengan senjata saya sendiri,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Hanif Sjahbandi Berpotensi Absen Lawan Bhayangkara FC

Hanif Sjahbandi Berpotensi Absen Lawan Bhayangkara FC
Hanif Sjahbandi (C) DANI KRISTIAN

Hanif Sjahbandi berpotensi absen lawan Bhayangkara FC di peka keempat lanjutan Liga 1 2020 (2/10/2020) mendatang. Pasalnya, gelandang Arema ini mengalami cedera ankle.

Cedera itu didapatnya saat menjalani sesi latihan di Lapangan Balearjosari, Kota Malang, Kamis (24/9/2020) sore. Sepekan jelang pertandingan, ankle kakinya mengalami masalah gara-gara salah tumpuan.

Pemain asli Bandung itu juga pernah mengalami cedera ankle pada awal Agustus lalu. Saat itu, Arema baru saja memulai sesi latihan bersama di tengah pandemi covid-19.

“Si Hanif cedera ankle, kena waktu latihan sore. Namun, cederanya tergolong cedera ringan. Kemungkinan akan istirahat satu pekan. Sepertinya juga absen laga lawan Bhayangkara FC,” kata Fisioterapis Arema, Reta Arroyan kepada WEAREMANIA.

Hanif Sjahbandi Berpotensi Menambah Daftar Cedera Arema

Sebelum Hanif Sjahbandi, daftar pemain Arema yang cedera tersisa empat pemain. Mereka adalah Kartika Ajie, Vikrian Akbar, Taufik Hidayat, dan Kushedya Hari Yudo.

Ajie masih harus istirahat total pasca menjalani operasi lutut (ACL). Begitu pula dengan Vikrian yang unntuk saat ini masih harus menunggu proses jaringan pada tulang jari kakinya yang retak dapat menyambung kembali.

“Kalau Taufik dan Yudo progresnya sudah bagus. Kemungkinan Sabtu (26/9/2020) sudah bisa gabung tim. Vikrian pun semakin membaik, tinggal menunggu pertumbuhan tulang barunya saja, mungkin satu-dua minggu lagi. Tetap ada progam kebugaran untuk dia sewaktu rest di rumah,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Cara Felipe Americo Panjatkan Doa di Pantai

Cara Felipe Americo Panjatkan Doa di Pantai
Felipe Americo (C) AKAIBARA

Ada pemandangan menarik di akhir sesi latihan fisik Arema di Pantai Nganteb, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Rabu (23/9/2020) kemarin. Hal menarik itu adalah bagaimana cara Pelatih Kiper Arema, Felipe Americo panjatkan doa di atas pasir pantai.

Di saat pelatih lain dan para penggawa Singo Edan bercengkrama dengan air laut, Felipe memilih menyendiri. Pelatih asal Brasil itu berjalan menuju ujung timur pantai tersebut.

Felipe pun mengambil sikap berlutut, mengangkat kedua tangannya dalam posisi berdoa. Matanya terpejam hingga sekitar lima menit, kemudian mengakhiri prosesi berdoanya itu dan kembali bergabung dengan tim.

“Saya beragama Katolik. Saat saya pergi ke pantai, inilah salah satu cara tertentu kami berdoa kepada Tuhan,” kata Felipe kepada WEAREMANIA.

Felipe Americo Panjatkan Doa, Nama Arema pun Disebutnya

Dalam doanya di atas pasir pantai itu, Felipe Americo tak hanya memohon yang terbaik untuk dirinya sendiri. Selain keluarganya, nama Arema pun disebutkannya.

Felipe mengucapkan terimakasih kepada Tuhan atas seluruh hidup yang diberikan kepadanya, keluarga, dan untuk pekerjaannya saat ini. Harapan-harapan terbaik juga dipanjatkan pelatih berusia 38 tahun itu kepada-Nya.

“Saya meminta kepada Tuhan agar melindungi pemain Arema, tim ini, dan keluarga saya dari hal-hal buruk. Semoga Dia menuntun jalan saya, apa yang Dia tahu adalah yang terbaik buat kami,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

7 Pemain Arema U-20 yang Bisa Masuk Skuad Arema Senior

7 Pemain Arema U-20 yang Bisa Masuk Skuad Arema Senior
Seiya da Costa (C) DANI KRISTIAN

Ada tujuh pemain Arema U-20 yang bisa masuk skuad Arema senior dalam lanjutan Liga 1 2020. Mereka pun sudah mengikuti latihan bersama tim utama sejak Agustus lalu.

Tim pelatih Arema terang-terangan membuka pintu gerbang lebar-lebar bagi para pemain Arema U-20 pilihan tersebut. Tim pelatih yang dipimpin Carlos Oliveira pun tak asal memilih, karena yang punya potensi dan kualitas menjanjikan saja yang bisa diorbitkan.

Usia para pemain Arema U-20 itu beragam, tetapi sedang dalam usia produktif sebagai pemain usia muda. Kebanyakan juga sudah berpengalaman mengikuti ajang usia dini, seperti Elite Pro Academy.

Ketujuh pemain ini diharapkan bakal menjadi generasi penerus pemain Arema di masa depan. Menariknya, pemain-pemain yang bakal dinaikkan ke senior ini menempati semua posisi dari penjaga gawang hingga penyerang.

Lalu, Siapa Sajakah Pemain Arema U-20 yang Bisa Masuk Skuad Arema Senior?

Muhammad Tegar (C) DANI KRISTIAN

1. Muhammad Tegar

Tempat, Tanggal Lahir: Kediri, 13 Juni 2002
Masuk Akademi Arema: 2017
Posisi: Kiper

Achmad Galih (C) DANI KRISTIAN

2. Achmad Galih

Tempat, Tanggal Lahir: Malang, 21 Januari 2000
Masuk Akademi Arema: 2014
Posisi: Stopper dan gelandang bertahan

Aji Triwahyudi (C) DANI KRISTIAN

3. Aji Triwahyudi

Tempat, Tanggal Lahir: Blitar, 11 Oktober 2001
Masuk Akademi Arema: 2017
Posisi: Stopper

Umar Citrafisabilillah (C) DANI KRISTIAN

4. Umar Citrafisabilillah

Tempat, Tanggal Lahir: Malang, 16 April 2001
Masuk Akademi Arema: 2015
Posisi: Bek sayap

Aremania Jepang di Balik Gabungnya Seiya da Costa Lay ke Arema
Seiya da Costa (C) DANI KRISTIAN

5. Seiya da Costa Lay

Tempat, Tanggal Lahir: Hiroshima, 30 September 2001
Masuk Akademi Arema: 2019
Posisi: Gelandang bertahan dan stopper

Saran untuk Pemain Arema U-20 yang Akan Naik ke Tim Senior
Ricga Febiyan (C) DANI KRISTIAN

6. Ricga Febiyan

Tempat, Tanggal Lahir: Malang, 24 Juli 2001
Masuk Akademi Arema: 2020
Posisi: Gelandang serang

Assist yang Bawa Bramntio Ramadhan ke Tim Senior Arema
Bramntio Ramadhan (C) DANI KRISTIAN

7. Bramntio Ramadhan

Tempat, Tanggal Lahir: Probolinggo, 17 November 2001
Masuk Akademi Arema: 2018
Posisi: Penyerang sayap

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Manajemen Persita Tidak akan Menambah Pemain Asing

Manajemen Persita Tidak akan Menambah Pemain Asing
@raphaelmaitimo

Manajemen Persita Tangerang tidak akan menambah pemain asing lagi di waktu tersisa sebelum laga lanjutan Liga 1 Indonesia kembali digelar pada 1 Oktober.

“Kami menghormati dan tentunya menaati aturan yang telah ditetapkan oleh LIB sebagai operator liga. Tapi untuk bursa transfer pemain asing yang sekarang, Persita belum ada rencana untuk melakukan perekrutan pemain asing yang baru,” ujar manajer Persita I Nyoman Suryanthara dikutip dari laman resmi klub dari Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, PSSI dan PT LIB sepakat membuka jendela transfer pemain asing mulai 21 September-18 Oktober 2020. Keputusan itu berdasarkan pertimbangan situasi sejumlah klub yang banyak kehilangan pemain asing dengan berbagai alasan.

Ada yang tak bisa kembali ke Indonesia karena situasi pandemi COVID-19 di Tanah Air memburuk dan ada juga pemain tak menemui kesepakatan nilai kontrak baru yang diajukan klub.

Menurut I Nyoman, Persita memang kehilangan Mateo Bustos yang mundur karena pandemi COVID-19. Namun mereka tak berencana mengganti posisinya dan akan memaksimalkan skuad yang ada. Apalagi komposisi sekarang telah memenuhi kebutuhan taktikal Widodo C. Putro.

“Kami tentu sangat kehilangan sosok Mateo di lapangan. Tapi kami tidak ada rencana untuk menggantikan Mateo. Sementara ini kami akan memaksimalkan pemain yang ada untuk bisa mengisi posisi yang ditinggalkan Mateo,” kata dia.

“Pemain asing yang kami miliki sekarang sudah cukup memenuhi kebutuhan taktikal dan permainan Persita,” ujarnya menambahkan.

Disinggung mengenai dihapuskannya degradasi, Nyoman menyatakan kondisi itu bisa dimanfaatkan Pendekar Cisadane untuk memaksimalkan potensi pemain muda yang sudah dibina di Persita U-20. Di samping itu, padatnya jadwal memaksa jajaran pelatih Persita untuk sering melakukan rotasi.

“Pasti akan ada rotasi nantinya mengingat jadwal pertandingan yang cukup padat. Saat ini kami memilih untuk membina pemain muda yang berpotensi untuk juga rotasi ke tim senior,” katanya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Goal Salto Widodo C Putro Menjadi Greatest Goals Bracket Challenge

Legenda Timnas Indonesia Widodo C Putro
Legenda Timnas Indonesia Widodo C Putro (pssi.org)

Legenda Timnas Indonesia, Widodo Cahyono Putro menjadi yang terbaik melalui golnya sepanjang sejarah perhelatan Piala Asia. Dia memenangkan AFC Asian Cup Greatest Goals Bracket Challenge. Kompetisi ini merupakan ajang voting secara online yang dilakukan oleh AFC (Asian Football Confederation).

Widodo Cahyono Putro memenangkan AFC Asian Cup Greatest Goals Bracket Challenge, ini merupakan ajang voting secara online yang dilakukan oleh AFC (Asian Football Confederation) melalui situs resminya.

Widodo mengumpulkan 72 persen suara, dan hasil tersebut diumumkan oleh AFC melalui situs mereka, Rabu (23/09/2020).

Gol akrobatik salto Widodo ke gawang Kuwait di Final Piala Asia 1996 yang berlangsung di Uni Emirat Arab merupakan salah satu yang terbaik dalam sejarah Piala Asia.

Gol indah Widodo Cahyono Putro terjadi saat Widodo mencetak gol setelah mendapat umpan matang dari Yeyen Tumena yang berlari dari sisi kanan.

Meski satu langkah lebih cepat, legenda Indonesia tersebut berhasil mencetak gol secara akrobatik dengan tendangan salto di Piala Asia 1996.

Di final AFC Asian Cup Greatest Goals Bracket Challenge, Widodo berhadapan dengan pemain Timnas Lebanon, Abbas Chahrour. Abbas menciptakan gol melalui tendangan keras dari luar kotak penalti pada Piala Asia 2000 saat melawan Irak.

Kemenangan Widodo ini mengakhiri AFC Asian Cup Greatest Goals Bracket Challenge. AFC, melalui situs resmi mereka pun berterima kasih kepada jutaan penggemar yang telah memberikan suaranya dalam voting online tersebut.

Hal yang juga disampaikan Widodo. Dia mengucapkan terima kasih kepada warganet yang telah bersedia meluangkan waktu untuk memilih dia dalam kompetisi tersebut.

“Ya, tentu terima kasih kepada masyarakat (netizen) Indonesia atas dukungannya dalam memberikan pilihan kepada saya,” kata Widodo mengutip laman PSSI, Kamis (24/9/2020).

“Ini bicara bukan soal pribadi saya, tetapi siapa kita, ya kita Indonesia,” lanjut pelatih Persita Tangerang ini.

Pesan Widodo C Putro

Widodo mengatakan bahwa semua pihak serta masyarakat Indonesia harus terus semangat membangun sepakbola Indoneisa. Ia juga menilai pemain muda Timnas Indonesia saat ini dihuni bakat-bakat mumpuni.
“Saya berharap untuk masa mendatang, kita harus selalu optimis untuk kemajuan sepak bola Indonesia,” ujarnya.

“Apalagi pemain-pemain muda kita saat ini, mereka harus lebih baik dan bagus kedepannya bersama klub maupun Timnas Indonesia,” pungkas Widodo.

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.