blog

Hanif Sjahbandi Dipanggil Timnas Indonesia

Simon McMenemy melakukan sedikit perubahan pada susunan pemain yang dipanggil tim nasional Indonesia. Sosok asal Skotlandia ini memanggil Hanif Sjahbandi.

Hanif bakal ke timnas setelah dia melakoni laga Arema melawan tuan rumah Bali United pada lanjutan Liga 1 2019, Sabtu (24/8) mendatang. Pemanggilan timnas senior ini bukan yang pertama kerena pemain berusia 23 tahun tersebut sudah memiliki dua cap melawan Kamboja dan Guyana tahun 2018.

Sementara itu, full-back kiri Arema Johan Ahmat Farizi urung dipanggil ke timnas karena masih mengalami cedera di telapak kakinya. Posisiny diganti bek Persebaya Ruben Sanadi.

Pemain kejutan yang dipanggil Simon adalah Bagus Kaffy. Namun, pemanggilan sang pemain lebih dikarenakan untuk memberikan pengalaman berlatih bersama pemain terbaik dari seluruh Indonesia.

“Kami mengganti Alfarizi dengan Ruben. Selain itu, ada Amiruddin Bagus Kahfi dan Hanif Sjahbandi. Bagus Kahfi kami beri kesempatan berlatih bersama Timnas Indonesia Senior sebagai bentuk apresiasi setelah bermain bagus pada Piala AFF U-18 2019 kemarin. Saya harap pengalaman ini dapat dia maksimalkan untuk meningkatkan kemampuannya sebagai pemain masa depan Timnas Indonesia,” ujar Simon

Indonesia memang tengah bersiap untuk melakoni laga kualifikasi Piala Dunia 2022, Tim Nasional Indonesia sudah mulai berkumpul pada Rabu (21/8) di Hotel Alana Sentul, Kabupaten Bogor. Sebagian besar pemain telah datang dan dipimpin sang nahkoda Simon McMenemy.

Skuat Garuda akan melakoni latihan perdana pada Kamis (22/8) petang di Stadion Pakansari, Cibinong.  Andritany dan kawan-kawan dijadwalkan akan melawan Malaysia (5/9) dan Thailand (10/9). Laga babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pada acara makan malam pemain dan official Timnas Indonesia, pelatih Simon McMenemy memperkenalkan pemain yang baru bergabung ke Timnas seperti Osas Saha, Angga Saputra, dan Made Andhika Wijaya. Serta pemain yang kembali lagi ke Timnas Indonesia yakni Ferdinand Sinaga dan Manahati Lestusen.

Sementara, untuk pemusatan latihan (TC) di Bogor, Timnas Indonesia akan berlatih di Stadion Pakansari. Pada awal TC ini beberapa pemain belum berkumpul seperti Greg Nwokolo, Andik Vermansah, Stefano Lilipaly, Yanto Basna, Victor Igbonefo, Hanif Sjahbandi dan trio pemain Persebaya yakni Otavio Dutra, Irfan Jaya, dan Ruben Sanadi.

Seluruh pemain tersebut akan bertahap bergabung di TC Timnas Indonesia. TC di Bogor akan berlangsung hingga 29 Agustus. Pada tanggal 30 Agustus, skuat Garuda akan pindah tempat TC di Jakarta.

Data dan Fakta Bali United vs Arema FC

Laga Bali United vs Arema FC bakal tersaji di pekan ke-16 Liga 1 2019, Sabtu (24/8/2019) malam. Berikut ini data dan fakta pertemuan ke-15 kedua klub di semua ajang.

Rekam Jejak Pertemuan

1. Bali Unite dan Arema sudah 14 kali bertemu di semua ajang. Arema sudah delapan kali menang, sedangkan Bali United baru tiga kali menang, dan dua sisanya berakhir imbang.

2. Pertemuan pertama terjadi di ajang Bali Island Cup 2015 (14 Maret 2015). Saat itu laga berakhir imbang 2-2. Dua gol Arema dibuat Samsul Arif dan Dendi Santoso, sedangkan dua gol Bali United diciptakan Lerby Eliandry dan gol bunuh diri Purwaka Yudhi.

3. Pertemuan terakhir Bali United dengan Arema terjadi di Liga 1 2018 lalu (20 Oktober 2018). Kala itu, Arema menang 3-1 lewat dua gol Hanif Sjahbandi dan satu gol Makan Konate. Sementara gol balasan Bali United dicetak Irfan Bachdim.

Catatan Kemenangan

4. Dari delapan kemenangan yang diraih Arema, kemenangan terbesar atas Bali United dengan skor 3-1 di Liga 1 2018 (seperti disebutkan di atas). Selain itu, skor 3-1 terjadi di Bali Island Cup 2016 (18 Februari 2016). Saat itu, gol Bali United lewat I Gede Sukadana mampu dibalas dua gol Cristian Gonzales dan satu gol Johan Farizi.

5. Menariknya, kemenangan Arema 3-1 di ajang Bali Island Cup 2016 itu terjadi di kandang Bali United. Arema juga pernah menang di kandang Bali United di ajang Piala Presiden 2015 (27 September 2015). Saat itu Arema menang 3-2 setelah dua gol Bayu Gatra dan Lerby Elliandri sanggup dibalas oleh hattrick Cristian Gonzales.

Catatan Kekalahan

6. Arema cuma tiga kali menderita kekalahan dari Bali United. Dua kekalahan terjadi di kandang Bali United, dan satu kekalahan dialami di Malang (0-1 dalam laga uji coba).

7. Kekalahan terbesar Arema dari Bali United terjadi di Liga 1 2017 (8 Oktober 2017), dengan skor memalukan 6-1. Sylvano Comvalius dan Stefano Lilipaly masing-masing mencetak dua gol, ditambah gol Irfan Bachdim, dan Miftahul Hamdi. Sementara, gol balasan Arema dilesakkan Esteban Vizcarra.

Pencetak Gol

8. Cristian Gonzales sejauh ini menjadi pencetak gol terbanyak Arema ke gawang Bali United dengan 10 golnya (2 gol dari penalti). Di belakangnya, menyusul Samsul Arif, Esteban Vizcarra, dan Hanif Sjahbandi yang mencetak dua gol.

9. Cristian Gonzales dengan hattricknya menjadi pencetak gol terbanyak Arema dalam satu laga (tiga gol). Hattrick itu dibuatnya saat Arema menang 3-2 di ajang Piala Presiden 2015 (27 September 2015). Saat itu, gol balasan Bali United dibuat Bayu Gatra dan Lerby Elliandri.

Kondisi Terkini

10. Bali United saat ini berada di puncak klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 34 poin, hasil dari 11 kali menang, dan sekali seri. Mereka melesakkan 23 gol dan baru kebobolan sembilan gol (+14).

11. Arema berada di posisi ketiga dengan 25 poin, hasil dari delapan kali menang, dan sekali seri. Skuat Singo Edan mencetak 31 gol dan kebobolan 22 gol (+9).

Itulah data dan fakta Bali United vs Arema FC. Siapakah yang akan memenangi duel ke-15 nanti?

Pavel Smolyachenko Sudah Ada yang Meminati

Pavel Smolyachenko bakal segera memiliki klub baru. Janji pihak Arema untuk membantu mencarikan klub usai melepas gelandang asal Uzbekistan itu hampir terpenuhi lantaran sudah ada yang meminatinya.

Arema memastikan sudah menjalin komunikasi dengan klub tersebut. Namun, baru sebatas omongan informal saja.

Usai dilepas Arema, untuk sementara saat ini Pavel pulang ke negaranya. Pemain 28 tahun itu kabarnya akan kembali ke Indonesia jika sudah ada klub yang ingin meminjamnya dari Arema di sisa putaran kedua Liga 1 2019.

“Kami akan meminjamkan Pavel, sejauh ini sudah ada satu klub yang berminat, sudah ada komunikasi informal dengan manajemen klub tersebut,” kata Ruddy.

Pavel Smolyachenko Ditawarkan ke Klub Liga 1

Mengandalkan koneksi yang dimilikinya, Ruddy memang menawarkan Pavel Smolyachenko pada klub-klub Liga 1 2019. Namun, manajer berkaca mata itu ogah menyebut nama klub mana yang sudah meminati si pemain.

Yang paling memungkinkan tentu klub-klub yang tengah melakukan bongkar pasang pemain asing memanfaatkan bursa transfer paruh musim. Sebut saja Perseru Badak Lampung.

“Sudah ada komunikasi, tinggal pelatihnya mau atau tidak, mudah-mudahan dengan diberitakan seperti ini klub yang berminat dengan Pavel bertambah, sehingga ada beberapa pilihan,” imbuh manajer asal Madiun tersebut.

Bukan Soal Kualitas

Ruddy meyakinkan kepada klub yang berminat pada Pavel Smolyachenko jangan sampai meragukan kualitasnya. Menurutnya, pemilik jersey bernomor punggung 91 itu dilepas bukan karena kualitas, tapi gaya bermainnya yang kurang cocok dengan Arema.

“Secara teknis Pavel bagus, tapi menurut tim pelatih, gaya bermainnya tidak cocok dengan gaya bermain Arema,” pungkasnya.

Bali United vs Arema, Milo Belajar dari Kekalahan Dua Musim Terakhir

Jelang laga Bali United vs Arema di pekan ke-16 Liga 1 2019, Milomir Seslija belajar dari kekalahan timnya di dua musim terakhir. Terlebih, pelatih yang akrab disapa Milo itu pun punya kenangan bagus di Pulau Bali pada musim 2016 lalu.

Pada dua musim terakhir, Arema selalu gagal mendapatkan poin di kandang Bali United. Skuat Singo Edan kalah 0-1 di Liga 1 2018, dan bahkan kalah telak 1-6 di Liga 1 2017.

Dua kekalahan tersebut jelas membayangi para pemain Arema yang kembali datang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali. Laga Bali United vs Arema itu sendiri digelar Sabtu (24/8/2019) malam.

“Dua musim terakhir di kompetisi kami boleh saja kalah dua kali di Bali United, tapi saat saya pelatihnya, laga Bali United vs Arema berakhir imbang 2-2. Bahkan di musim itu kami tak pernah kalah dari Bali United,” ungkap Milo.

Ingin Mengulang Hasil Positif

Selain mampu menahan imbang Bali United 2-2 di kandangnya, Arema juga mampu menang 1-0. Milo menegaskan ingin mengulang catatan bagus itu.

Terlebih, pada dua turnamen lainnya di musim yang sama, Arema mampu mengalahkan Bali United. Arema menang 3-1 di ajang Bali Island Cup 2016 (18 Februari 2016), dan 2-1 di ajang Piala Bhayangkara 2016 (19 Maret 2016).

“Tentu itu catatan yang bagus, saat ini, jika kami ingin progres bagus di klasemen, kami tidak bisa hanya menang di kandang saja, tapi juga butuh poin di luar kandang. Kami akan mencoba mendapatkan tiga poin, kami targetkan kemenangan di Bali,” imbuh pelatih 55 tahun ini.

Tak Akan Mudah

Menurutnya, bukan perkara mudah mengakhiri laga ini dengan kemenangan untuk Arema. Namun, Milo tetap optimistis timnya mampu melakukannya.

“Bali United adalah tim yang kuat saat bermain di kandang, mereka selalu menang. Tidak mudah untuk bisa mengalahkan mereka di kandang, tapi kami akan mencobanya. Kami tak akan tampil bertahan, karena kami ingin mencari poin di sana,” tegasnya.

Klasemen Liga 1 Pekan 15: PSM Naik Drastis, Arema Geser Madura United

Pekan ke-15 Liga 1 2019 selesai pada, Selasa (20/8) kemarin. Pada pekan tersebut beberapa hasil sukses memberikan perubahan di posisi klasemen.

Bali United tetap mempertahankan posisi puncak klasemen setelah mereka tampil heroik saat mengalahkan tuan rumah Madura United dengan skor 1-0. Satu-satunya gol pada laga itu dibuat oleh Ilija Spasojevic di menit ke-74.

Serdadu Tridatu sukses menyalip Tira-Persikabo setelah sehari sebelumnya menghentikan perlawanan PSS Sleman dengan skor 3-1.

Kekalahan Madura United membuat Arema sukses menempati peringkat ketiga. Singo Edan menumbangkan tamunya Barito Putera dengan skor tipis 2-1. Kemenangan ini membuat Madura harus rela turun di posisi keempat.

Kekalahan PSS membuat Persebaya yang menang melawan Badak Lampung FC menyamai posisi dengan poin 21. Poin serupa juga didapatkan Borneo FC setelah di kandang sendiri ditahan imbang 1-1 oleh Persipura.

PSM berhasil naik ke peringkat delapan setelah memetik kemenangan telak dengan skor 3-1 melawan Persib Bandung di Stadion Andi Matalatta. Dengan sisa lima laga dari habisnya pekan, mereka bisa merangsek ke tiga besar apabila memenangkan lima laga sisa.

Sementara itu, kekalahan yang diderita Persela dan Badak Lampung FC atas lawan-lawannya membuat mereka tertahan di zona degradasi dengan poin 12. Poin tersebut sebenarnya juga masih sama dengan dua klub di atas zona degradasi yakni Persija dan Barito Putera.

Di sisi lain, kemenangan Semen Padang masih belum membut mereka beranjak dari juri kunci. Namun setidaknya kini jarak sudah terpangkas menjadi dua poin saja.

Berikut ini adalah klasemen sementara Liga 1

Klasemen Liga 1 2019

PosKlubPWDLFAGDPts
11411122391434
21595135181732
3148153122925
41665325131223
5135622117421
6155642321221
7155642120121
810613149519
9154652019118
10134541516-117
11144371115-415
12153661624-815
13144281526-1114
14112631515012
15152672027-712
16142661825-712
17143381231-1912
1813247818-810

Arema Bawa 18 Pemain ke Bali

Arema menantang Bali United di pekan ke-16 Liga 1 2019. Skuat Singo Edan akan diperkuat 18 pemain terbaiknya.

Dalam rombongan tim tak ada nama Johan Farizi dan Dedik Setiawan. Keduanya masih absen karena sedang pemulihan cedera.

Pelatih Arema, Milomir Seslija menyiapkan pemain lain sebagai penggantinya. Tercatat ada dua kiper, lima bek, delapan gelandang, dan tiga penyerang yang dibawa.

Rombongan tim Arema akan bertolak dari Malang ke Pulau Bali, Kamis (22/8/2019) pagi. Diperkirakan, siang hari mereka sudah sampai di Denpasar.

Laga Arema menantang Bali United ini akan digelar Sabtu (24/8/2019) malam. Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali menjadi venue pertandingan.

Berikut ini 18 pemain yang memperkuat Arema menantang Bali United.

Kartika Ajie, Muhammad Sandi Firmansyah, Arthur Cunha, Hamka Hamzah, Rachmat Latief, Agil Munawar, Alfin Tuasalamony, Jayus Hariono, Hanif Sjahbandi, Hendro Siswanto, Makan Konate, Ridwan Tawainella, Riky Kayame, Nasir, Rifaldi Bawuo, Dendi Santoso, Sylvano Comvalius, Ahmad Nur Hardianto.

Walikota Kota Batu Senang Dilewati Balap Sepeda Tour de Indonesia

Walikota Batu Dewanti Rumpoko mengaku senang dengan adanya perlombaan balap sepada Tour de Indonesia 2019 yang melewati kota Batu. Menurut Dewanti, adanya balap sepeda ini bisa memberikan inspirasi bagi anak muda di Kota Batu untuk meningkatkan prestasi melalui olahraga.

Selasa, (20/8), etape kedua Tour de Indonesia memang melewati Kota Batu, dalam ajang tersebut pembalap dari klub Taiyuan Mioge Cycling Team, Meijers Jeroen menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 3 jam 51 menit 12 detik sepanjang jarak terbentang 157,8 kilometer dari Madiun ke Batu.

Saat memasuki garis finish, ratusan warga, siswa sekolah, hingga pegawai pemerintah Kota Malang tumplek blek di jalanan kota Batu. Saat menyentuh finish, atlet dari Belanda ini nampak langsung mengangkat kedua tangannya disambut dengan tepuk tangan para penonton.

“Kami senang dengan keberadaan perlombaan ini, karena balap sepeda bisa dijadikan ajang prestasi untuk meningkatkan kesejahteraan. Terus terang kami selain merasa gembira juga terhormat dipilih sebagai salah satu lokasi pemberhentian. Ini menjadi promosi yang bagus untuk kota Batu” tegas Dewanti.

Sementara itu, di peringkat kedua ada Rainleanu Christian dari klub Saputra Cycling, sedangkan di peringkat ketiga ada Lebas Thomas dari Klub Kinan Cycling.

Di sisi lain, Jeroen sebagai pemenang menyatakan jika jalur Madiun ke Malang menyajikan pemandangan indah. DIrinya mengaku tidak terlalu masalah dengan kelokan gunung yang dia lewati. Permasalahannya adalah cuaca panas yang menggerus staminanya.

Pemenang Tour de Indonesia
Pemenang Tour de Indonesia

“Saya rasa jalanan yang dilalui tidak terlalu padat. Walaupun terkadang sedikit ada gangguan. Namun saya rasa jalur di sini lebih baik dari Philipina,” sambungnya.

Etape ketika berlanjut Rabu, (21/8) dimulai dari Batu menuju ke Jember. Tour de Indonesia ini diikuti oleh 18 tim yang berasal dari 12 negara diantaranya ada pembalap dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Laos, Filipina, Jepang, Hong Kong, China, Korea Selatan, Mongolia, Kazakhstan, Iran, dan UEA.

Galeri Foto: Arema melawan Barito Putera

Arema kembali berhasil melanjutkan kemanangan melawan Barito Putera pada pertandingan lanjutan Liga 1 2019 dengan skor tipis 2-1

Berikut ini adalah galeri pertandingan yang difoto oleh Dani Kristian.

Foto Pertandingan Arema melawan Barito

1. Starting XI

Data dan Fakta Bali United vs Arema FC
Starting XI Arema melawan Barito Putera

Arema kembali menurunkan Hanif Sjahbandi dan Alfin Tuasalamony dalam pertandingan melawan Barito Putera di Stadion Kanjuruhan.

2. Debut Hanif Sjahbandi

Hanif Sjahbandi

Hanif Sjahbandi akhirnya kembali bermain setelah terakhir bermain melawan Kalteng Putra FC. Namun dalam pertandingan kali ini Hanif Sjahbandi tergantikan oleh Muhammad Rafli pada menit ke 68.

3. Sundulan Maut Hamka

Selebrasi Gol Hamka Hamzah

Hamka Hamzah akhirnya mengubah skor 1-0 untuk tim Arema FC melalui tendangan sudut yang diluncurkan oleh Makan Konate.

4. Aksi Dendi Santoso

Bali United vs Arema, Milo Belajar dari Kekalahan Dua Musim Terakhir

Dendi Santoso beberapa kali melakukan overlap maju ke lini depan Arema FC. Beberapa kali dia juga cepat turun membantu lini tengah Arema FC.

5. Gol Kayame

Selebrasi Gol Kayame

Umpan kaki kiri Makan Konate diselesaikan sempurna oleh Ricky Kayame akhirnya mengubah skor Arema FC menjadi 2-0.

6. Aksi Rivaldy Bawuo

Rivaldy BawuoSetelah menggantikan Ricky Kayame, Aksi Rivaldy Bawuo sempat membuat pertahanan dari Barito Putera kesulitan membendung pemain asal Gorontalo.

7. Raja Assist

Makan Konate Raja Assist Arema FC

Dalam pertandingan melawan Barito Putera aksi dari Makan Konate sangat luar biasa, Karena dirinya mampu menjadi assist dalam terciptanya 2 Gol ke gawang Barito Putera.

8. Kartu Kuning Muhammad Rafli

Muhammad Rafli

Penampilan bagus dari Muhammad Rafli dalam pertandingan kali ini, dia harus menerima kartu kuning setelah melanggar pemain Barito Putera.

9. Posisi 3 Sementara

Arema FC menduduki Posisi 3 Sementara

 

Arema FC menduduki posisi ke 3 sementara liga 1 2019 setelah mampu menang melawan Barito Putera.

Galeri Foto: Arema melawan Persebaya

Arema berhasil menang telak melawan Persebaya pada pertandingan lanjutan Liga 1 2019 dengan skor telak 4-0.

Berikut ini adalah galeri pertandingan yang difoto oleh Dani Kristian.

Foto Pertandingan Arema melawan Persebaya

9. Starting XI

Starting XI Arema melawan Persebaya
Starting XI Arema melawan Persebaya

Arema menurunkan Jayus Hariono di posisi tengah setelah absen pada dua pertandingan. Di sisi full back kiri ada Nasir yang menempati posisi baru.

8. Selebrasi Dendi

Dendi Santoso

Dendi Santoso membuka gol dengan memanfaatkan bola buangan yang tidak sempurna dari Amido Balde. Tembakan kerasnya menghujam ke gawang dan kemudian berbelok arah usai membentur badan dari Rachmat Irianto.

7. Aksi Comvalius

Sylvano Comvalius

Sylvano Comvalius saat adu lari melawan Syaifudin. Sang pemain dijaga ketat di babak pertama dan tidak dibiarkan bergerak bebas.

6. Aksi Agil Munawar

Agil Munawar

Agil beberapa kali melakukan overlap maju ke depan. Dia juga sangat cepat untuk turun ke belakang melakukan penjagaan kepada Ruben Sanadi ataupun Oktafianus Fernando.

5. Nasir Debut

Nasir
Nasir

Nasir menjalani debut yang istimewa selama 85 menit. Dia sukses melakukan dua kali tembakan dengan satu diantaranya berhasil tepat sasaran.

Pendek kata, perubahan posisi yang dijalaninya terbilang sukses.

4. Pemain Terbaik

Makan Konate

Dua kali assist dan satu gol yang di lakukan saat melawan Persebaya membuat Makan Konate terpiliih sebagai pemain terbaik versi Liga Indonesia.

3. Karang Jayus Hariono

Jayus Hariono

Jayus Hariono menjadi karang di lini tengah Arema. Namun tempatnya harus digantikan Muhammad Rafli pada pertengahan babak pertama. Milo menilai pergantian ini karena keinginan strategi agar Arema lebih menyerang.

2. Hendro Siswanto

Hendro Siswanto
Hendro Siswanto

Hendro Siswanto bak tidak punya pusar. Dia selalu bergerak box to box kemanapun menjaga pemain Persebaya. Saat menyerang, Hendro sukses melepaskan beberapa kali tembakan jarak jauh yang menyulitkan Miswar Saputra.

1. Selebrasi Comvalius

Sylvano Comvalius melakukan selebrasi usai mencetak gol ketiga Arema. Dia berlari ke pagar dan bergembira bersama Aremania.

General Manager Arema Memastikan Tak Melepas Pemain Lokal

Arema memastikan tak melepas pemain lokal di bursa transfer paruh musim Liga 1 2019 yang sudah dibuka sejak 19 Agustus 2019. Hal itu sudah dikonfirmasi General Manager Ruddy Widodo.

Menurutnya, sementara ini Arema cuma akan melepas satu pemain asing, yakni Pavel Smolyachenko. Gelandang asal Uzbekistan itu dilepas ke klub lain dengan status pemain pinjaman lantaran masih terikat kontrak di Arema hingga Liga 1 2019 berakhir.

Sementara, nasib ketiga pemain asing lainnya, seperti Makan Konate, Sylvano Comvalius dan Arthur Cunha aman. Ketiga pemain asing itu juga tak akan dilepas, sama dengan 26 pemain lokal lainnya.

“Sementara ini pemain lokal tidak ada yang kami lepas, kami hanya melepas satu pemain asing saja, Pavel yang kami pinjamkan,” kata Ruddy.

Alasan Arema Memastikan Tak Melepas Pemain Lokal

Ruddy buka suara terkait keputusan manajemen dan tim pelatih mempertahankan 26 pemain lokal yang ada. Menurutnya, ada pertimbangan tersendiri terkait hal teknis dari tim pelatih.

Sejak awal musim, Arema mendaftarkan 26 pemain lokal dan empat pemain asing. Artinya, kuota 30 pemain yang diperbolehkan sesuai dengan regulasi PT Liga Indonesia Baru, benar-benar dimaksimalkan oleh pihak manajemen klub.

“Pertimbangan kami tidak melepas pemain lokal, karena padatnya jadwal kompetisi, kami masih membutuhkan tenaga mereka,” pungkas manajer berkaca mata ini.