blog Halaman 122

Kita Satoe Jiwa, Sedekah Desa Ala Aremania Tambakasri

0

Aremania Tambakasri menggelar acara Kita Satoe Jiwa dalam rangka sedekah desa, Sabtu (5/10/2019) mendatang. Acara ini rencananya digelar mulai pagi hingga malam hari, dengan acara puncak diisi oleh Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng.

Kita Satoe Jiwa akan digeber di Lapangan Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Rangkaian acara diawali dengan Jalan Sehat untuk umum, dengan hadiah utama satu unit sepeda motor, pada pukul 06.00 WIB. Pendaftaran jalan sehat ini bisa dilakukan di tempat berlangsungnya acara.

Pada pukul 08.00 WIB dilanjutkan dengan silaturahmi Aremania dengan menampilkan deretan bintang tamu. Ada Dengklet Angkung, King Joas 501 Percussion, Can A Rock, Arema Voice, d’Kross, Anto Baret, dan Ovan Tobing. Puncak acara yang diisi Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng akan digeber mulai pukul 20.00 WIB hingga tengah malam.

Acara Kita Satoe Jiwa ini diprakarsai oleh Kacita, Man Teman, Kawoek, Peta, Kaliber, Konco Ngadje, yang merupakan kelompok karang taruna yang ada di Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan.

Daftar Susunan Acara Kita Satoe Jiwa

Sabtu, 5 Oktober 2019
Registrasi 06.00-06.30 WIB
Senan 06.30-07.00 WIB
Jalan sehat 07.00-08.00 WIB
Street Percussion dan doorprise
– Dengkect Angklung
– King Joas 501 Percussion 08.00-09.00 WIB
Live Music Aremania Pride
– Can A Rock 09.00-09.30 WIB
– Arema Voice 09.30-10.00 WIB
– Ovan Tobing 10.00-10.15 WIB
– d’Kross 10.15-10.45 WIB
– Anto Baret dan semua artis 10.45-11.15 WIB
Istirahat dan persiapan Kiai Kanjeng 11.45-17.00 WIB
Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng 20.00-24.00 WIB
Penutupan

Milomir Seslija Meminta Maaf kepada Dedik Setiawan

0

Pelatih Arema, Milomir Seslija meminta maaf kepada Dedik Setiawan usai laga pekan ke-22 Liga 1 2019 melawan PSM Makassar, Rabu (2/10/2019) malam. Pelatih yang akrab disapa Milo itu terpaksa memainkan si penyerang yang baru pulih dari cedera melebihi estimasi waktu yang disarankan oleh dokter tim Arema.

Laga di hadapan publik Stadion Kanjuruhan Malang ini merupakan debut comeback-nya Dedik usai dibekap cedera selama sekitar dua bulan. Milo mengakui jika dokter tim, Nanang Tri Wahyudi sempat menyarankan si pemain dimainkan tak lebih dari 20 menit saja.

Buktinya, Dedik yang baru pulih dari cedera lutut itu menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi selama 72 menit di lapangan. Sebelum ditarik keluar digantikan Muhammad Rafli, penyerang 25 tahun itu menyumbang satu assist untuk gol pertama Arema yang dibuat ‘duet satu jiwanya’, Sylvano Comvalius.

“Sebenarnya, dokter tim menyarankan Dedik untuk bermain hanya 20 menit, karena dia hanya butuh level kebugaran setelah cedera lama. Tapi dia bermain melebihi estimasi waktu yang disarankan. Saya mohon maaf, dan terimakasih atas satu assistnya,” kata Milo.

Apresiasi Perjuangan Dedik Setiawan

Milomir Seslija meminta maaf kalau di mata Aremania penampilan Dedik Setiawan kurang maksimal di laga debut comeback-nya tersebut. Namun, bagi pelatih asal Bosnia ini, penampilan si penyerang sudah fantastis.

Pelatih 55 tahun ini mengajak Aremania untuk tidak menghakimi penampilan Dedik yang baru saja pulih dari cedera lutut. Menurutnya, perjuangan Dedik di laga yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan skuat Singo Edan itu sudah luar biasa.

“Di babak pertama dia bermain fantastis, tapi kami harus mengganti Dedik di menit 72. Jika tidak, bisa berisiko baginya. Tapi, Dedik sudah berjuang, dalam kondisi lapangan licin. Kita tidak bisa menghakimi untuk hal ini, dia sudah bermain bagus,” pungkas mantan pelatih Persiba Balikpapan ini.

Ogah Pikirkan Kritik, Sylvano Comvalius Sampai Puasa Bersosmed

0

Sylvano Comvalius mengaku ogah pikirkan kritik yang menyerangnya dari kelompok suporter. Bahkan, penyerang Arema FC itu sampai harus berpuasa menggunakan akun media sosialnya dalam beberapa bulan terakhir.

Penampilan Comvalius memang sempat menuai kritikan tajam dari Aremania. Sebagai seorang striker, pemain asal Belanda itu dinilai kurang menggigit dalam menjadi mesin gol Arema.

Dalam 19 laga yang dijalani bersama Arema, Comvalius baru melesakkan lima gol dan tujuh assist. Bahkan gol kelima dibuatnya ke gawang PSM Makassar saat Arema menang 2-0 di pekan ke-22 lalu, setelah puasa gol selama enam pertandingan.

“Saya tidak mau memikirkan kritik, bahkan saya mengurangi aktivitas di media sosial. Saya tak mau membuang tenaga saya hanya untuk hal semacam itu. Saya lebih memilih fokus memulihkan kondisi agar fit 100 persen dan bersiap untuk pertandingan bersama Arema,” kata Comvalius.

Sylvano Comvalius Tak 100 Persen Fit

Sylvano Comvalius membeberkan sebuah fakta menarik yang membuat penampilannya di beberapa pertandingan terakhir bersama Arema kurang maksimal. Pemain 32 tahun itu ternyata bermain dalam kondisi yang tidak 100 persen fit.

Menurutnya, Arema dalam dua bulan terakhir sudah kehilangan satu penyerang andalannya, Dedik Setiawan yang difonis cedera. Mau tak mau, Comvalius harus tetap bermain, apa pun kondisinya.

“Tak masalah saya bermain dalam kondisi 70-80 persen, saya melakukan pekerjaan ini untuk tim. Saya selalu berusaha bekerja keras di setiap pertandingan, tugas saya mencetak gol, dan berusaha memberikan assist,” pungkas eks Bali United ini.

Jadwal Arema Putri di Grup B Liga 1 Putri 2019

0

Liga 1 Putri 2019 akan segera bergulir mulai Minggu (6/10/2019). Tim Arema Putri sudah secara serius mempersiapkan diri untuk gelaran liga amatir ini.

Mengusung target lolos ke babak semifinal, Arema Putri sudah menggelar pemusatan latihan di Lapangan Arati Bhaya Wighina di kompleks Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 5 Kepanjen, Kabupaten Malang, mulai Senin (30/9/2019) lalu.

Arema Putri menjadi tuan rumah serie pertama babak pendahuluan. Skuat berjuluk Ongis Kodew ini tergabung di Grup B bersama Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, PSM Makassar, dan Bali United.

Rencananya, tim Arema Putri yang dibesut pelatih Alief Syahrizal Muhammadan ini akan memakai Stadion Brantas, Kota Batu sebagai venue pertandingan. Pada laga perdana, Arema menghadapi tim asal Papua, Persipura Jayapura Putri, Minggu (6/10/2019), pukul 13.00 WIB.

Sistem Kompetisi

Sepuluh klub peserta dibagi menjadi dua grup yang akan bermain dalam tiga babak, yakni babak pendahuluan, semi-final, dan final.

Untuk babak pendahuluan terbagi dalam empat seri, satu serinya berlangsung selama enam hari dan tuan rumahnya akan bergantian.

Kemudian, untuk babak semi-final dan final agar bisa ikut diramaikan oleh masyarakat akan digelar dengan format kandang-tandang.

Jadwal Arema Putri di Liga 1 Putri 2019

Minggu, 6 Oktober 2019
Pukul 13.00 WIB Arema FC vs Persipura Jayapura
Pukul 16.00 WIB Bali United vs PSM Makassar

Senin, 7 Oktober 2019
Pukul 13.00 WIB Persipura Jayapura vs PSM Makassar
Pukul 16.00 WIB Arema FC vs Persebaya Surabaya

Rabu, 9 Oktober 2019
Pukul 13.00 WIB PSM Makassar vs Persebaya Surabaya
Pukul 16.00 WIB Persipura Jayapura vs Bali United

Kamis, 10 Oktober 2019
Pukul 13.00 WIB Persebaya Surabaya vs Bali United
Pukul 16.00 WIB PSM Makassar vs Arema FC

Sabtu, 12 Oktober 2019
Pukul 13.00 WIB Bali United vs Arema FC
Pukul 16.00 WIB Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura

Kejutan PSM Gagalkan Kejutan Pelatih Arema

0

Pelatih Arema, Milomir Seslija awalnya ingin bikin kejutan di laga timnya melawan PSM Makassar di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam di Stadion Kanjuruhan Malang. Sialnya, justru kejutan PSM yang membuat kejutan pelatih yang akrab disapa Milo itu gagal.

Milo mengaku terkejut melihat PSM yang tampil dengan formasi 3-4-3 pada awal babak pertama. Formasi ini tak pernah diprediksi pelatih asal Bosnia itu sebelumnya.

Tak heran jika pada babak pertama, diakuinya skuat Singo Edan tampak tampil meraba-raba dan bermain lebih berhati-hati. Pantaslah jika skor sama kuat 0-0 mengakhiri 45 menit pertama laga Arema vs PSM.

“Kami sudah menyiapkan taktik, tapi PSM malah membuat kami terkejut. Kejutan PSM itu ketika mereka cenderung memakai skema 3-4-3, sehingga membuat mereka menguasai lini tengah karena gelandangnya lebih banyak dari kami,” kata Milo dalam sesi jumpa pers usai laga.

Cobaan Bertambah

Sebelum babak pertama berakhir, cobaan bagi Arema bertambah. Agil Munawar harus ditarik keluar di menit 40 karena mengalami cedera, yang kemudian digantikan Ricky Ohorella.

Milo menyebut kehilangan Agil itu berpengaruh besar pada kekuatan Arema. Menurut pelatih 55 tahun itu, tanpa menyepelekan peran Ohorella sebagai pemain pengganti, keluarnya Agil mengurangi ketajaman serangan skuat Singo Edan.

“Pada akhir babak pertama kami juga harus kehilangan Agil, ini juga kejutan buat kami. Kami kehilangan ketajaman dan merusak sistem. Kami terpaksa mengubah bentuk dan sistem permainan,” imbuhnya.

Situasi Berubah di Babak Kedua

Milo memasukkan Riky Kayame menggantikan Rifaldi Bawuo dan Muhammad Rafli menggantikan Dedik Setiawan. Alhasil, dua gol mampu dilesakkan Arema lewat Sylvano Comvalius dan Muhammad Rafli.

“Kami memang terkejut mereka PSM memainkan formasi yang belum pernah mereka mainkan sebelumnya. Mungkin karena mereka ingin menang. Tapi, di babak kedua kami bisa mengendalikan permainan dan mencetak dua gol, hasilnya kami menang,” pungkas eks pelatih Madura United ini.

Sylvano Comvalius Ungkap Kunci Arema Kalahkan PSM

0

Sylvano Comvalius senang bisa membawa Arema kalahkan PSM Makassar di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam di Stadion Kanjuruhan Malang. Usai kemenangan dengan skor 2-0 itu, penyerang Arema itu mengungkapkan kuncinya.

Sama halnya dengan sang pelatih Milomir Seslija, Comvalius menilai laga ini cukup berat bagi Arema. Namun, mengingat padatnya jadwal kompetisi, menurutnya sangat penting bagi Arema untuk bisa mengamankan tiga poin di kandang sendiri atas PSM.

Arema merasakan sendiri bagaimana dominasi PSM sepanjang babak pertama. Bahkan, sebelum turun minum, tim tamu mampu merepotkan, bahkan menahan Arema dengan skor 0-0.

“Memang, di laga ini kami punya banyak masalah pemain cedera, dan ada pula yang bermain dengan kondisi tidak fit, termasuk saya sendiri. Tapi, kami tetap melakukan yang terbaik, kami berjuang bersama-sama, pelatih, pemain, dan tentu didukung Aremania. Kami saling membantu untuk kemenangan tim,” kata Comvalius dalam sesi jumpa pers usai laga.

Ungkap Kesulitan Lawan PSM

Comvalius menyebut bukan hal mudah Arema kalahkan PSM, terlebih dengan dua gol tanpa balas. Pada babak pertama timnya tampak kesulitan lantaran PSM lebih mendominasi dan mampu mengontrol lini tengah.

Namun, usai PSM bermain dengan 10 pemain begitu Hasyim Kipuw dikartu merah wasit, dua gol mampu dilesakkan Arema. Selain Comvalius, satu gol Arema lainnya dibuat oleh Muhammad Rafli.

“PSM adalah lawan susah, tak banyak yang tahu, babak pertama taktik pelatih PSM bagus. Tapi, kami juga punya pelatih dengan taktik yang tak kalah bagus. Saya pribadi senang, karena bisa membantu tim ini menang dengan kerja keras dan mencetak satu gol,” tandas pemain asal Belanda itu.

Dapat Pujian Pelatih

Mencetak satu gol ke gawang PSM, Comvalius langsung mendapatkan pujian dari pelatihnya, Milomir Seslija dalam sesi jumpa pers. Pelatih yang akrab disapa Milo itu memberi selamat kepadanya atas gol penting yang dibuat.

“Selamat untuk Comvalius, karena mampu mencetak gol penting kali ini. Dia sebenarnya bermain dalam kondisi 70-80 persen saja. Tapi, saya pikir dia bisa lebih fit di laga selanjutnya,” pungkas Milo.

Arema Menang 2-0, Milo Malah Memuji Kualitas PSM

0

Arema menang 2-0 atas PSM Makassar di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam di Stadion Kanjuruhan Malang. Pelatih Arema, Milomir Seslija malah memuji kualitas tim lawannya.

Bagi pelatih yang akrab disapa Milo itu, laga ini merupakan laga yang berat. Sebab, skuat asuhannya dibayangi catatan buruk selama dua tahun terakhir di mana Arema tak pernah menang atas PSM.

Terbukti, pada babak pertama Arema tak mampu membobol gawang PSM. Akhirnya, tim tamu mampu menahan imbang Arema 0-0.

“Ini laga yang berat bagi Arema, tapi kami mampu memperoleh hasil terbaik. Setelah tidak pernah menang atas PSM dalam dua tahun terakhir, sekarang Arema menang 2-0,” kata Milo dalam sesi jumpa pers usai laga.

PSM Tim dengan Taktik Terbaik

Milo menegaskan Arema menang 2-0 atas PSM tidak dengan jalan yang mudah. Sebab, menurutnya Arema menghadapi tim dengan taktik terbaik di kompetisi ini.

Buktinya, Arema baru bisa mencetak gol setelah PSM bermain dengan 10 pemain, karena Hasyim Kipuw dikartu merah. Sylvano Comvalius membuka keunggulan skuat Singo Edan sebelum digandakan oleh Muhammad Rafli.

“PSM datang ke sini dengan gelar juara Piala Indonesia. Tapi, kami mampu mengontrol permainan. Meski mereka harus bermain dengan 10 pemain dulu baru kami mencetak dua gol. Terimakasih PSM yang bermain fairplay. Darije Kalezic (pelatih PSM) membuat tim ini lebih bagus dari tahun lalu,” imbuhnya.

Terimakasih Aremania

Milo juga menyebut kemenangan 2-0 atas PSM ini juga tak lepas dari dukungan Aremania. Pelatih berlisensi kepelatihan UEFA Pro ini tak lupa mengucapkan terimakasih kepada para pendukung timnya yang sudah hadir di tribune stadion.

“Terimakasih Aremania yang telah percaya tim ini. Saya mengapresiasi dua cleansheet, dengan skor kemenangan 6-0, dengan lawan dua tim bagus,” pungkas pelatih 55 tahun ini.

Berita Foto: Arema FC kandaskan PSM di Kanjuruhan

0

Kemenangan berarti kembali dicatatkan Arema FC di Kanjuruhan. Setelah mengalahkan PSS Sleman 4-0, kali ini PSM Makassar dihajar 2-0. Total 6 gol mampu dilesatkan Arema FC. Kemenangan ini juga membuat gawang Singo Edan tidak kebobolan dalam dua laga. Dalam pertandingan ini Arema FC juga tampil mengesankan sepanjang laga.

Berikut ini adalah lensa foto jepretan Dani Kristian W pada pertandingan tersebut.

Skuat Arema FC saat melawan PSM

Tim Arema FC tampil dengan skuat lengkap saat menjamu PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan dalam lanjutan Shopee Liga 1.

Penampilan Lugas Ikhfanul Alam

Ikhfanul Alam tampil menjadi teman duet Hamka Hamzah di lini belakang, hasilnya Arema FC mampu mengamankan clean sheet kedua kalinya.

Semoga Tenang Kawan

Spanduk bertuliskan “Rest in Peace Sam Herman” terbentang di sisi selatan tribun Stadion Kanjuruhan, bentuk penghormatan yang disampaikan Aremania.

Arema FC “Kodew” Siap Berlaga

Skuad Arema FC “Kodew” sudah lengkap untuk mengikuti ajang Liga 1 Wanita yang akan berlangsung mulai Oktober 2019 ini. Mereka akan berkandang di Stadion Brantas, Kota Batu.

Salam Hormat Dari Makassar

Suporter PSM Makassar ikut membaur di tribun bersama Aremania. Mereka tak henti menyanyikan lagu untuk memberikan semangat.

Duet Maut Arema FC

Dedik Setiawan kembali berlaga di Stadion Kanjuruhan, hasilnya satu assist berhasil diberikan untuk gol yang dicetak Sylvano Comvalius.

Bayar Langsung Lewat Gol

Masuk di menit 71 M. Rafil mencatatkan namanya di papan skor satu menit berselang. Cukup satu menit baginya untuk memastikan kemenangan Arema FC di kandang.

Hamka Hamzah Kapten Sejati

Meski mengalami cidera Hamka Hamzah tetap berada di dalam lapangan hingga peluit panjang ditiup. Ban kapten tetap melingkar di lengan kirinya, semangatnya berharga bagi tim.

Hasil Pertandingan Arema FC vs PSM Makassar: 2-0

Laga Arema FC vs PSM Makassar di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam baru saja berakhir. Laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah.

Jalannya Babak Pertama

PSM justru membuka peluang pertama lebih dahulu di menit pertama. Sepakan Rahmat dari sisi kiri pertahanan Arema mampu dimentahkan dengan tangkapan kiper Kartika Ajie.

Selang empat menit, PSM kembali mengancam lewat tembakan Ezra Walian. Bola ditepis Ajie, muntah ke arah Raphael Maitimo. Disambut sambaran kakinya, namun bola melebar ke kanan gawang Arema.

Peluang pertama Arema baru datang di menit 16. Tembakan Rifaldi Bawuo coba mengancam. Bola tak mengarah ke gawang PSM.

Pada menit 24, giliran Dedik Setiawan yang membuka peluang bagi Arema. Tendangan kerasnya membuat bola menukik, sayangnya tipis di atas mistar gawang lawan.

Pada menit 40, Agil Munawar harus ditarik keluar oleh tim pelatih Arema lantaran cedera. Ricky Ohorella dimasukkan sebagai pemain pengganti.

Sepakan kaki kanan Makan Konate yang ditepis kiper PSM mengakhiri babak pertama. Skor imbang 0-0 bertahan untuk kedua tim.

Jalannya Babak Kedua

Babak kedua Arema FC vs PSM Makassar dibuka dengan tembakan keras Rifaldi di menit 49. Sayang, bola malah meninggi di atas mistar gawang PSM.

Perubahan komposisi pemai kembali dilakukan tim pelatih Arema di menit 59. Kali ini Rifaldi digantikan Riky Kayame.

Sejak menit 54, PSM harus bermain dengan 10 pemain setelah Hasyim Kipuw terkena kartu kuning kedua. Kartu merah membuatnya diusir dari lapangan.

Gol pembuka kemenangan Arema lahir dari kepala Sylvano Comvalius di menit 64. Bola kemelut di depan gawang PSM sanggup disundulnya menjadi gol untuk Arema.

Pada menit 71, Muhammad Rafli dimasukkan tim pelatih Arema untuk menambah daya dobrak. Dedik Setiawan yang ditarik keluar.

Semenit berselang, Rafli menggandakan skor menjadi 2-0. Sebuah sodoran manis dari Ridwan Tawainella disonteknya ke gawang PSM tanpa mampu dibendung sang kiper Hilman Syah.

 

 

Daftar Susunan Pemain Arema FC vs PSM Makassar Liga 1 2019

0

Laga Arema FC vs PSM Makassar di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam di Stadion Kanjuruhan Malang segera dimulai. Daftar Susunan Pemain (DSP) kedua tim telah terbit.

Berikut ini Daftar Susunan pemain Arema FC vs PSM Makassar

Arema FC:

Kartika Ajie, Alfin Tuasalamony, Hamka Hamzah, Ikhfanul Alam, Agil Munawar, Hendro Siswanto, Makan Konate, Ridwan Tawainella, Rifaldi Bawuo, Dedik Setiawan, Sylvano Comvalius.

Bench: Utam Rusdiyana, Rachmat Latief, Jayus Hariono, Ricky Ohorella, Takafumi Akahoshi, Muhammad Rafli, Riky Kayame.

Pelatih: Milomir Seslija.

PSM Makassar:

Hilman Syah, Aaron Evans, Munhar, Benny Wahyudi, Hasyim Kipuw, M Arfan, Marc Klok, Raphael Maitimo, Rizky Pellu, Ezra Walian, M Rahmat.

Bench: Reza Arya, Aji Kurniawan, Taufik Hidayat, Rizky Eka, Rasyid Bakri, Zulham Zamrun, Ferdinand Sinaga.

Pelatih: Darije Kalezic.