blog Halaman 124

Cicilia Mahendra, dari Aremanita Meretas Mimpi di Arema Putri

Sebagai Aremanita, sudah sejak kecil Cicilia Mahendra punya mimpi suatu saat bisa bermain di tim Arema. Kini mimpi itu coba diretasnya dengan mengikuti seleksi pemain di tim Arema Putri untuk Liga 1 Putri 2019.

Lahir di Malang, gadis bernama lengkap Cicilia Btari Regina Mahendra itu membaptis dirinya sebagai pendukung wanita Arema alias Aremanita. Bahkan, gadis kelahiran 9 Februari 1999 itu sudah nonton Arema di stadion sejak usia Sekolah Dasar.

Saat beranjak remaja, Cicil, begitu dia akrab disapa, sering memberikan dukungan langsung untuk Arema dengan datang dan bernyanyi di tribune ekonomi Stadion Kanjuruhan Malang. Tribune 12 tempat komunitas Curva Sud menjadi tempat favoritnya selain di tribun VIP di mana dia bisa lebih dekat menyaksikan pemain Arema berlaga.

“Pokoknya saya dari dulu, sejak kecil sudah nonton Arema. Saat belum kepikiran ada tim Arema Putri, saya inginnya bagaimana caranya saya bisa bermain di tim Arema, sekalipun saya cewek sendiri,” kata Cicil ditemui WEAREMANIA usai menjalani sesi latihan perdana Arema Putri.

Sempat Menekuni Karate

Keputusan Cicilia Mahendra memilih sepak bola sempat ditentang orang tuanya yang lebih mengarahkannya pada olahraga Karate. Bahkan, gadis berdomisili di Jalan Sumpil, Kota Malang itu juga menjadi karateka dengan mengikuti sejumlah kejuaraan Karate hingga tingkat Nasional.

Ketika tak kunjung ada kejelasan terkait penyelenggaraan Liga 1 Putri 2019, Cicil mengaku sempat menangis karena putus asa dan berniat mengakhiri mimpinya menjadi pemain Arema. Bahkan, mantan model ini juga sempat melirik peluang untuk bersiap mengikuti kejuaraan Karate tingkat internasional di Italia pada Januari 2020.

“Begitu ada kejelasan, saya langsung ikut seleksi Arema Putri ini. Sempat tidak mendapat dukungan dari orang tua, karena karate dinilai lebih menjanjikan. Tapi saya tetap memilih sepak bola, saya ingin menunjukkan kepada orang tua. Semoga rezeki saya di sini,” imbuhnya.

Berharap Jadi yang Terbaik

Cicilia Mahendra punya target lolos seleksi pemain Arema Putra sebagai pemain terbaik. Putri seorang seniman ini ingin sekali masuk ke tim utama demi memberikan yang terbaik semampunya untuk nama besar Arema dan publik Malang Raya.

“Tentunya, saya harus kerja keras. Kalau sudah masuk tim Arema Putri tidak boleh sombong, dan tetap rendah hati. Seperti pesan orang tua, saya akan berusaha memberikan yang terbaik,” pungkas Cicil.

Postur Kurang Ideal Sebagai Bek, Agil Munawar Tak Kurang Akal

0

Postur kurang ideal sebagai bek rupanya tak menjadi masalah bagi Agil Munawar. Bek sayap Arema itu mengaku tak kurang akal dalam menutupi kekurangannya tersebut.

Pada era millenial saat ini postur tinggi menjadi syarat mutlak bagi seorang pemain belakang. Bahkan, tanpa terkecuali bagi bek sayap, pun harus punya postur tinggi agar tak kalah berduel dengan lawan.

Agil berkilah, menang postur tinggi saja tak menjadi jaminan bisa menjadi bek tangguh. Ketika postur ideal sebagai bek, pemain 23 tahun ini menegaskan harus punya keistimewaan lainnya yang hatus ditonjolkan ketika beraksi di lapangan hijau.

“Sekarang kalau tinggi saja tapi kalah sama pemain yang pendek bagaimana? Kalau saya postur pendek, tapi bagaimana caranya saya harus bisa mengakalinya. Mungkin dengan kekuatan dan kecepatan yang saya punya,” kata Agil.

Ngotot Jadi Kunci

Agar tak kalah dari penyerang-penyerang sayap yang lebih tinggi, Agil pun sudah memiliki antisipasi sendiri. Postur kurang ideal sebagai bek menurutnya bisa ditutupi dengan bermain ngotot.

Kengototan itu sering ditampilkan pemain asli Bandung itu saat berduel dengan penyerang lawan yang lebih tinggi. Bahkan, penampilannya itu sempat mengundang pujian dari pelatih Arema, Milomir Seslija.

“Dari duel-duel bola atas saya mungkin agak kesulitan. Tapi kalau mau tampil ngotot, dan tidak mau kalah, mau bola model apa saja InsyaAllah bisa diambil,” imbuh eks pemain PS TNI itu.

Tak Masalah Kanan-Kiri

Dalam beberapa laga yang dijalaninya bersama Arema, Agil kerap berganti-ganti posisi dari bek kanan ke bek kiri. Menurutnya perubahan peran itu tak masalah, dan bukanlah hal baru baginya.

“Waktu di tim PON Jawa Barat dulu saya sempat bek kiri juga, lalu di PS TNI sempat jadi gelandang, tapi pernah jadi bek kiri juga waktu Abduh (Lestaluhu) tidak bisa bermain. Waktu dia bisa bermain lagi, saya dipindah ke posisi bek kanan, saya belajar dari pengalaman,” tandasnya.

Indonesia Master 2019 Di Malang, Inilah Harga Tiketnya

0

Kejuraan Bulutangkis Internasional kembali digelar di Kota Malang. Ajang yang bbakal digelar selama enam hari tersebut bernama Yuzu Indonesia Masters 2019.

Sebagai tuan rumah, Walikota Malang Sutiaji menyambut senang kehadiran event bergengsi ini. Dirinya berharap kesuksesan ajang serupa pada 2015 yaitu Yonex Sunrise Indonesian Masters 2015 yang digelar di Graha Cakrawal Universitas Negeri Malang bisa diulang besok.

“Malang siap memberikan sambutan, kini untuk kedua kalinya warga masyarakat Malang dan sekitarnya bisa menonton pertandingan bulutangkis dunia. Semoga ini juga menjadi pemicu bagi atlet-atlet bulutangkis Malang untuk beprestasi,” tegas Sutiaji.

Karena memiliki grade 2 level 6 dalam kalender BWF, ajang ini tentu bisa digunakan untuk mendapatkan poin demi meraih rangking bagus untuk mendapatkan posisi di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Tidak heran jika Ketua Panitia Achmad Budiharto menyebut jika sejumlah pebulutangkis dunia memastikan hadir. Mereka adalah ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta.

Sementara untuk pemain dari negara lain ada pemain muda Singapura Yeo Jia Min. Peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2019 asal Tiongkok Du Yue/Lie Yinhui dan ganda putra Zhang Nan dan Liu Ceng.

“Total ada 280an atlet dari 15 negara memastikan hadir, mereka akan bertarung hingga babak final nanti pada tanggal 6 Oktober,” sambung Budi.

Sementara itu, untuk penjualan tiket akan disediakan dua cara. Dengan mendatangi both tiket di GOR Ken Arok ataupun pemesanan melalui email.

“Kami menyesuaikan tiket dengan kondisi Malang dan sekitarnya, tentu tidak akan kami samakan dengan Indonesia Open yang merupakan turnamen yang selalu ditunggu. Tiket ada dua yaitu VIP dan Ekonomi, untuk VIP ada di belakang lapangan, sedangkan untuk ekonomi ada di samping lapangan,” tegasnya.

Berikut ini adalah harga tiket Yuzu Indonesia Master 2019

  • Babak Penyisihan: Ekonomi 20.000 dan VIP 30.000
  • 8 Besar: 30 ribu dan 50 ribu
  • 4 Besar: 50 ribu dan 75 ribu
  • Final: 75 ribu dan 100 ribu

Dokter Tim Arema Pastikan Arthur Cunha Absen Lawan PSM

0

Stopper andalan Arema, Arthur Cunha absen lawan PSM Makassar di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam di Stadion Kanjuruhan Malang. Kepastian itu disampaikan oleh dokter tim Arema, dokter Nanang Tri Wahyudi.

Pada sesi latihan Arema di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (30/9/2019) sore, Arthur berlatih terpisah dari tim. Pemain asal Brasil itu harus menjalani pemulihan cedera otot paha di tepi lapangan, bersama Johan Farizi yang juga sedang memulihkan cedera telapak kakinya.

Arthur sebenarnya sempat dimainkan saat Arema menekuk PS Sleman 4-0 di pekan ke-20 lalu. Namun, pada menit 71, tim pelatih menariknya keluar setelah mendapatkan kode dari tim medis Arema.

“Saya pastikan Arthur tidak bisa bermain melawan PSM. Bukan cedera parah, tapi riskan kalau dipaksakan bermain. Risikonya bisa-bisa makin parah nanti,” kata dokter Nanang.

Diberi Waktu Satu Minggu

Dokter Nanang memberikan estimasi waktu selama satu minggu untuk Arthur. Jika dalam waktu yang diberikan itu cederanya membaik, maka pemilik jersey bernomor punggung 44 itu bisa kembali berlatih bersama penggawa Arema lainnya.

Tentunya, Arthur harus melahap menu pemulihan kondisi cederanya bersama fisioterapis Arema, David Setiawan. Sementara, dokter Nanang terus memantaunya.

“Kami berikan waktu satu minggu untuknya menjalani pemulihan, harapannya kondisinya semakin membaik dari hari ke hari. Dengan demikian, Arthur bisa disiapkan untuk pertandingan selanjutnya,” pungkas dokter lulusan Universitas Indonesia tersebut.

BERITA FOTO: Hari Pertama Pemusatan Latihan Tim Arema Putri

Tim Arema Putri menjalani hari pertama pemusatan latihan di Lapangan Arati Bhaya Wighina di kompleks Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 5 Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (30/9/2019) pagi. Baru ada 11 dari total 25 pemain yang didaftarkan untuk Liga 1 Putri 2019.

Berikut ini adalah lensa foto jepretan Dani Kristian W pada pertandingan tersebut.

Pemusatan Latihan di Yon Zipur 5 Kepanjen

Latihan perdana Arema FC Putri di Yonzipur 5 Kepanjen.

Alumni SSB WCP

Pelatih Kepala Arema FC yakni Alief Syahrizal M

Baru datang 11 pemain

Dalam latihan di Yonzipur 5 Kepanjen, Selasa(30/09) masih datang 11 pemain.

Ada 3 Pemain Timnas Putri

Dalam tim putri Arema FC ada 3 pemain Timnas Putri yang bermain di tim berjuluk Singo Edan.

Masih ada pencoretan pemain

Dalam latihan kali ini masih ada pencoretan pemain.

Ada Atlet Karate

Dalam latihan kali ini ada juga pemain yang berasal dari atlet karate yaitu Cicil Btari Regina Mahendra.

Masih Terus Dipantau

Manajemen Arema FC terus memantaui kondisi dari pemain Arema FC Putri.

Teruslah Berjuan Ongis Kodew

 

Dua Kali Kalah Beruntun, Milo: PSM Cuma Sial

0

Dua kali kekalahan beruntun di laga tandang yang dialami PSM Makassar tak membuat Milomir Seslija merasa jemawa saat timnya bersua di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam. Pelatih Arema itu menyebut PSM cuma sial saja.

Sebelum bertandang ke Stadion Kanjuruhan Malang markas Arema, PSM lebih dulu menjalani dua laga tandang. Dua laga tersebut sama-sama berakhir dengan kekalahan.

PSM sempat kalah di markas Semen Padang, Stadion Haji Agus Salim, dengan skor 1-2. Menantang Persipura Jayapura yang bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pun tim berjuluk Juku Eja tersebut juga takluk dengan skor lebih telak, 1-3.

“PSM adalah tim bagus, kalau mereka kalah dua kali beruntun di laga tandang itu karena PSM cuma sial saja. Bukan berarti mereka tim lemah yang mudah dikalahkan,” ujar Milo, sapaan akrab si pelatih.

PSM Tetap Tim Berbahaya

Milo terus mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan lawan, termasuk PSM ini. Sebab, meski kalah dua kali beruntun sebelum ke Malang, PSM tetaplah tim berbahaya.

Menurut pelatih asal Bosnia itu, PSM berpotensi menyulitkan Arema, sekalipun timnya akan bermain di hadapan publik pendukung sendiri. Namun, Milo mengaku sudah menyiapkan segala antisipasinya.

“Kami tidak boleh memberikan banyak ruang pada pemain PSM, karena mereka bisa membahayakan gawang Arema setiap saat,” imbuh pelatih 55 tahun tersebut.

Bukan Laga Mudah

Bermain di kandang sendiri membuat Arema punya peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan. Namun, Milo tetap menilai laga melawan PSM ini bukan laga yang mudah bagi timnya.

“Ini tetap akan menjadi laga yang tidak mudah bagi kami. Mereka berpotensi tampil menyulitkan kami. Tapi dengan pressing ketat kami bisa mengurangi potensi itu,” pungkasnya.

11 Ongis Kodew Ikuti Pemusatan Latihan Tim Arema Putri

0

Pemusatan latihan tim Arema Putri hari pertama digelar di Lapangan Arati Bhaya Wighina di kompleks Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 5 Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (30/9/2019) pagi. Baru ada 11 orang yang merapat mengikuti latihan di bawah komando pelatih Alief Syahrizal Muhammadan ini.

Menurut keterangan Alief, beberapa pemain lain masih dalam perjalanan, utamanya yang berasal dari luar Malang. Rencananya, pada sesi latihan sore hari, pemain yang masih absen sudah berkumpul dengan skuat berjuluk Ongis Kodew itu.

Akan ada total 25 pemain yang didaftarkan untuk mengikuti kompetisi Liga 1 Putri, yang akan dimulai 6 Oktober 2019 mendatang. Mereka merupakan hasil dari seleksi yang sudah dilakukan tim pelatih sebelum menggelar pemusatan latihan di kompleks Yon Zipur.

“Memang baru 11 pemain yang sudah ikut berlatih, sore ini jumlahnya akan bertambah. Kami mendaftarkan dengan maksimal kuota 25 pemain, dengan rentang usia di bawah 23 tahun,” kata Alief.

Terdapat Pemain Timnas Indonesia Putri

Selain menggelar pemusatan latihan tim Arema Putri, bentuk keseriusan manajemen Arema dalam mengikuti kompetisi Liga 1 Putri ini juga ditunjukkan dengan mendatangkan sejumlah pemain berlabel Timnas Putri. Alief menyebut ada pemain timnas dari kelompok U-17 maupun U-23 yang bergabung dengan timnya.

Tercatat, ada delapan orang yang merupakan pemain timnas putri U-17, satu orang pemain timnas U-23, lalu sisanya diambil dari dari Liga Futsal Putri musim lalu. Mereka kebanyakan datang dari kota-kota sekitar Jawa Timur, seperti Kediri, Sidoarjo, Surabaya, dan sekitarnya.

“Kami tidak banyak mengambil pemain timnas senior, karena nanti bulan November ada event SEA Games selama satu bulan. Kalau dipanggil timnas artinya harus absen dari kompetisi,” imbuh pelatih dari Akademi Arema tersebut.

Tidak Menggelar Seleksi Terbuka

Alief punya alasan tersendiri pihak tim pelatih tim Arema Putri tidak menggelar seleksi pemain secara terbuka dan lebih mengandalkan talent scouting. Mepetnya waktu persiapan menjadi alasan khusus.

“Sambil membentuk tim, kami melakukan seleksi tertutup. Kami hanya memanggil pemain-pemain pilihan. Saya mengandalkan dua asisten pelatih wanita, yang sudah mencari pemain berbakat keliling Jawa Timur sejak tahun lalu,” pungkas pelatih asal Gresik ini.

Klasemen Liga 1 Pekan Ke-21: Tidak Bermain, Arema Turun Peringkat

Posisi Arema pada susunan klasemen Liga 1 2019 mengalami penurunan di pekan ke-21. Hal ini terjadi karena di pekan ini Singo Edan tidak bertanding. Laga melawan Persib yang dijadwalkan dilakukan pada Sabtu (28/9) tertunda karena tidak mendapatkan izin dari pihak keamanan.

Di puncak klasemen, Bali United masih sangat nyaman setelah mereguk kemenangan yang menyakinkan atas Kalteng Putra dengan skor 2-1. Selain membuat posisi Bali United kokoh, kekalahan ini juga membuat Kalteng Putra disalip posisinya oleh Barito Putera di peringkat ke-16.

Di posisi kedua, Tira-Kabo belum juga menuai hasil positif. Setelah pekan sebelumnya ditahan imbang Perseru Badak Lampung, klub yang bermarkas di Bogor itu ditahan di kandangnya sendiri ketika bersua dengan Semen Padang. Satu poin yang didapatkan membuat Tira-Kabo berjarak 12 poin dengan Bali United. Di sisi lain, satu poin juga membuat asa Semen Padang untuk naik semakin besar karena kini mereka tinggal berjarak tiga poin dengan Kalteng Putra.

Borneo dan Persipura melejit berurutan di peringkat keempat dan kelima. Borneo berhasil mengalahkan Persija dengan skor 1-0 sementara Persipura secara menyakinkan menyelesaikan perjuangan PSM dengan kemenangan 3-1 di Stadion Delta Sidoarjo.

Di papan tengah, Perseru dengan poin 23 semakin mendekati Persi Bandung yng mendapatkan 24 poin setelah mereka bermain imbang 0-0 melawan PSIS Semarang di Magelang. Hasil imbang ini juga memberikan catatan manis bagi mereka karena Laskar Saburai belum pernah kalah pada tujuh pertandingan terakhir di Liga 1

Sementara, Persela Lamongan gagal memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah untuk menjauhkan mereka dari zona degradasi. Bermain melawan Bhayangkara FC, Laskar Joko Tingkir cukup kesulitan meladeni agresivitas tamunya. Laga tersebut berakhir dengan skor 1-1 dan Persela kini hanya berjarak satu poin dengan Barito Putera di peringkat ke-16.

Hasil Pertandingan

Jumat, 27 September 2019.
15.30 WIB – PS Tira-Persikabo 1-1 Semen Padang
15.30 WIB – Persipura Jayapura 3-1 PSM Makassar
18.30 WIB – Borneo FC 0-0 Persija Jakarta
Sabtu, 28 September 2019.
15.30 WIB – Persib Bandung vs Arema ditunda
18.30 WIB – Barito Putera 1-0 Persebaya Surabaya
18.30 WIB – Persela Lamongan 1-1 Bhayangkara FC
Minggu, 29 September 2019.
15.30 WIB – PS Sleman 1-1 Madura United
15.30 WIB – PSIS Semarang 0-0 Perseru Badak Lampung
18.30 WIB – Bali United 2-1 Kalteng Putra

Klasemen Liga 1 Pekan Ke-21

Klasemen Liga 1 2019

PosKlubPWDLFAGDPts
134197848351364
234141285743854
3341581155441153
434141194738953
534141195143853
6341215755421351
7341312949391051
8341212104542348
934137145962-346
10341111124745244
11341111124342144
1234135165050044
1334127153641-543
14341110134551-643
15341012125157-642
163489173565-3033
1734711163245-1332
183487193354-2131

Data dan Fakta Arema FC vs PSM Makassar Liga 1 2019

0

Laga Arema FC vs PSM Makassar akan tersaji di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019), pukul 18.30 WIB di Stadion Kanjuruhan Malang. Data dan Fakta berbicara bahwa ini adalah pertemuan ke-28 kedua tim di semua ajang.

Rekam Jejak Pertemuan

1. Arema dan PSM Makassar sudah bertemu 276 kali di semua ajang. Arema mengalahkan PSM sembilan kali, kalah sepuluh kali, dan delapan laga lainnya berakhir imbang.

2. Pertemuan pertama Arema dan PSM terjadi di ajang Piala Utama 1992, 27 Oktober 1992. Saat itu kedua tim bermain imbang 0-0.

3. Pertemuan terakhir Arema dan PSM terjadi di Liga 1 2018 lalu, 14 Oktober 2018. Dua gol PSM yang dibuat Rahmat dan Guy Junior yang hanya mampu dibalas satu gol Ahmad Nur Hardianto membuat Arema kalah 1-2.

Catatan Kemenangan

4. Kemenangan terbesar Arema atas PSM terjadi di kompetisi Ligina 1994-1995, 25 Juni 1995. Kala itu Arema menang telak 5-1 atas PSM. Namun, tidak ada data pencetak gol dalam laga tersebut.

5. Kemenangan terbesar kedua Arema atas PSM terjadi di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2009-2010, 27 Januari 2010. Pada kompetisi yang dijuarai skuat Singo Edan itu, Arema menang telak 3-0. Tiga gol Arema dibuat Roman Chmelo, Noh Alam Shah, dan Muhammad Fakhrudin.

Catatan Kekalahan

6. Kekalahan terbesar Arema dari PSM terjadi di Babak 8 Besar Ligina 2001, 30 September 2001. Laga tersebut berakhir dengan skor 3-0. Dua gol PSM dibuat Kurniawan Dwi Yulianto dan satu gol lagi dilesakkan Carlos de Mello.

7. Arema pernah kalah di kandang sendiri dari PSM di ajang Ligina 2001, 15 April 2001. Gol semata wayang PSM dicetak oleh Alexander Pulalo yang kelak menjadi pemain dan kapten tim Arema.

Pencetak Gol

8. Hingga saat ini, Arema sudah melesakkan 24 gol ke gawang PSM. Sosok Juan Pablo Pino dan Roman Chmelo menjadi pencetak gol terbanyak Arema ke gawang PSM dengan dua gol masing-masing.

9. Di tim Arema yang bermain di Liga 1 2019 ini ada setidaknya dua pemain yang pernah menjebol gawang PSM. Ada nama Sunarto dan Ahmad Nur Hardianto yang masing-masing mencetak satu gol.

Kondisi Terkini

10. Arema berada di peringkat 5 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 30 poin. Dari 19 laga yang dijalani, Arema mampu memenagi sembilan laga, dan tiga hasil imbang. 39 gol mampu dicetak, dan kebobolan 29 gol.

11. PSM Makassar menempati peringkat 9 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 27 poin. Dari 18 laga yang dijalani, PSM sanggup memenangi delapan laga, dan tiga hasil imbang. 23 gol sanggup diceploskan dan kebobolan 20 gol.

Nah, itulah data dan fakta Arema FC vs PSM Makassar jelang pertemuan ke-28 mereka di pekan ini. Apakah Arema mampu membukukan kemenangan kesepuluh atas PSM?

Jelang Lawan PSM, Milo Berharap Arthur Cunha Pulih Segera

0

Jelang laga lawan PSM Makassar di pekan ke-22 Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (2/10/2019) malam, Milomir Seslija berharap Arthur Cunha pulih segera. Pelatih Arema itu ingin si pemain bisa dimainkan.

Sebelumnya, Arthur yang baru pulih dari cedera otot paha dipaksa bermain di laga melawan PS Sleman yang dimenangi Arema 4-0. Karena saat itu kondisinya belum pulih 100 persen, stopper asal Brasil itu ditarik keluar di menit 71 digantikan Jayus Hariono.

Hadirnya Arthur di lini belakang Arema dinilai cukup penting. Duetnya bersama kapten tim, Hamka Hamzah diharapkan dapat menahan gempuran barisan penyerang PSM yang dimotori Ferdinand Sinaga.

“Saat ini kami punya banyak kendala dalam persiapan di beberapa posisi, terutama di lini belakang, saya berharap Arthur Cunha pulih segera,” kata Milo.

Sylvano Comvalius Juga Bermasalah

Selain Arthur, Sylvano Comvalius rupanya juga mengalami masalah cedera. Usai membawa Arema mengalahkan PS Sleman 4-0 pekan lalu, cedera hamstring penyerang asal Belanda itu kambuh.

Pada sesi latihan di Lapangan SMKN 12 Malang, Sabtu (28/9/2019) lalu, Comvalius menjalani terapi dengan joging ringan. Milo berharap semua pemainnya yang mengalami cedera segera pulih agar semakin banyak opsi dimilikinya saat menjamu PSM.

“Saya berharap semua pemain siap dimainkan, karena kami punya laga yang sangat penting lawan PSM. Jika semua dalam kondisi pulih, kami bisa melakukan persiapan lebih matang menghadapi PSM,” tandasnya.