blog Halaman 3

Arema Batal Rekrut Santiago Carerra

Arema Batal Rekrut Santiago Carerra
Sudarmaji, Media Officer Arema (C) DANI KRISTIAN

Arema batal merekrut Santiago Carerra yang sebelumnya sempat dikabarkan telah menemui kata sepakat. Stopper asal Uruguay itu ternyata tidak lolos verifikasi PSSI.

Sebenarnya, dari klub terakhirnya, Bisceglie di Liga Italia Serie C, nama Carerra lolos. Namun, regulasi pun mengharuskan seorang pemain asing anyar yang mau bermain di Liga 1 harus minimal harus bermain 25 persen di klub terakhirnya.

Media Officer Arema, Sudarmaji menyebut ada salah pemahaman terkait menit bermain ini. Pihaknya mengira syarat 25 persen itu dari penampilannya selama semusim, meski beda klub.

“Kalau seluruh penampilannya selama tahun 2019 disatukan, menit bermainnya lolos, karena mencapai 25 persen,” kata Sudarmaji ditemui WEAREMANIA di kantor klub, Rabu (15/1/2020) siang.

Surat Pembatalan untuk Santiago Carerra

Sudarmaji segera menindaklanjuti masalah Santiago Carerra ini. Pihak Arema sudah mengirimkan surat pembatalan sudah dikirimkan kepada pemain 25 tahun itu.

Tak hanya pada Carerra, surat itu juga ditujukan pada agennya. Dalam surat pembatalan itu, Sudarmaji menyebut, pihak Arema menyertakan pernyataan permohonan maaf.

“Syukurlah, si pemain dan agen juga menerima surat pembatalan tersebut. Ini juga menjadi pelajaran berharga bagi kami. Selanjutnya harus berhati-hati dalam merekrut pemain,” tegasnya.

Utam Rusdiyana Akhirnya Bertahan di Arema

Utam Rusdiyana Akhirnya Bertahan di Arema
Utam Rusdiyana (C) DANI KRISTIAN

Utam Rusdiyana akhirnya bertahan di Arema untuk musim 2020. Kiper asal Sidoarjo itu teken kontrak semusim, Rabu (15/1/2020) siang.

Datang dengan setelah casual, Utam ke Kandang Singa, sebutan kantor Arema menemui manajemen klub. Kiper 24 tahun itu keluar dari ruangan General Manager Arema, Ruddy Widodo dengan senyuman.

Sebelumnya, nasib Utam dan satu kiper lainnya, Sandy Firmansyah masih belum diputuskan karena menunggu kedatangan pelatih kiper Felipe Americo. Namun, Ruddy menegaskan punya alasan tersendiri.

“Kami punya pertimbangan lain. Sebenarnya kualitas kiper-kiper Arema musim lalu itu tidak jelek. Hasil evaluasinya kami mengganti pelatih kiper,” ujar Ruddy ditemui WEAREMANIA di Kandang Singa usai Utam teken perpanjangan kontrak.

Utam Rusdiyana Kiper Ketiga yang Bertahan

Dengan bergabungnya Utam Rusdiyana, sementara ini Arema punya tiga kiper. Ruddy Widodo sudah memastikan dua kiper lainnya, Kartika Ajie dan Andryas Francisco bertahan.

Sebelumnya, Arema bakal memakai tiga kiper di musim 2020. Menururnya, dengan dipertahankannya Utam, belum tentu rencana itu berubah.

“Sejauh ini memang sudah ada tiga kiper. Kami masih menunggu kehadiran satu kiper lagi. Keputusan kami serahkan pada pelatih kiper, tetap memakai tiga kiper atau empat kiper seperti musim lalu,” tegas manajer asal Madiun itu.

Pilih Tanggal Cantik untuk Launching Tim Arema 2020

Pilih Tanggal Cantik untuk Launching Tim Arema 2020

Manajemen klub belum menentukan tanggal untuk menggelar launching tim Arema 2020. Kabarnya, klub kebanggaan Aremania ini ingin menggelar seremoni sakral tiap awal musim itu di tanggal cantik.

Launching tim umumnya memang digelar sebelum kompetisi bergulir. Kabar terbaru, Liga 1 2020 akan diputar mulai 1 Maret 2020, yang diawali dengan turnamen Piala Presiden 2020 pada awal Pebruari 2020.

Rencananya, Arema akan melaunching tim di sela-sela ajang Piala Presiden 2020. Semuanya masih akan dikomunikasikan dengan pelatih Mario Gomez agar tak mengganggu aktivitas tim.

“Sejauh ini kami masih mencari tanggal yang tepat untuk menggelar launching tim Arema 2020. Ini sedang dikomunikasikan dengan tim pelatih. Memang, ada opsi menggelarnya di tanggal cantik,” ujar Media Officer Arema, Sudarmaji.

Ada Dua Pilihan Tanggal

Pada bulan Pebruari 2020, menurut Sudarmaji setidaknya ada dua tanggal cantik yang bisa menjadi pilihan menggelar launching tim Arema 2020. Pertama, 2 Pebruari (02022020) dan 20 Pebruari (20022020).

Selain mengomunikasikannya dengan tim pelatih, pihak manajemen klub juga masih mau melihat jadwal Piala Presiden 2020. Jadwal turnamen pra-musim itu sendiri belum keluar.

“Tunggu saja rilis resminya. Kalau kami sudah menemukan tanggal yang tepat untuk launching tim, akan segera kami beritahukan. Yang jelas, perkenalan tim ini akan kami gelar di bulan Pebruari 2020,” pungkas pria asal Banyuwangi itu.

Oh In-Kyun Terang-terangan Diminati Arema

Oh In-Kyun Terang-terangan Diminati Arema
Oh In-Kyun (C) DANI KRISTIAN

Asisten pelatih Arema, Kuncoro terang-terangan bicara ketertarikan tim pelatih pada sosok Oh In-Kyun. Pemain asal Korea itu belakangan tengah gencar diberitakan bakal merapat ke Arema pada sesi latihan perdana, Kamis (16/1/2020) sore mendatang.

Kuncoro meng-iyakan, semua pemain asing Arema musim ini memang hasil buruan pelatih kepala, Mario Gomez. Secara sekilas, karakter bermain In-Kyun memang masuk dalam kriteria pemain yang disukai pelatih asal Argentina itu.

Musim lalu, In-Kyun menjadi andalan Persipura Jayapura di Liga 1 2019. Pemain 34 tahun itu bermain sebanyak 30 kali (2040 menit), dan 25 di antaranya sebagai starter.

“Dia pemain yang punya karakter, gaya bermainnya ngeyel. Apalagi pemain asal Korea biasanya punya ciri khas sebagai petarung. Ini yang disukai Coach Gomez,” kata Kuncoro kepada WEAREMANIA.

Sudah Pernah Kerja dengan Gomez

Selain itu, Kuncoro menilai Oh In-Kyun punya satu kelebihan lainnya yang membuatnya sangat cocok ke Arema. Pemain kelahiran 29 Januari 1985 itu pernah kerja dengan Mario Gomez.

In-Kyun merupakan pemain andalan Gomez saat masih melatih Persib Bandung di Liga 1 2018 lalu. Tak heran jika Gomez tahu betul karakter pemain yang pernah membela Persela Lamongan dan Mitra Kukar itu.

“Apalagi In-Kyun sudah pernah bekerja sama dengan Coach Gomez sebelumnya di Persib, ini menjadi nilai lebih tersendiri baginya,” tegas pelatih asal Gondanglegi, Kabupaten Malang ini.

Mario Gomez Ingin Arema Latihan di Pantai, Tapi..

Arema Latihan di Pantai, Mario Gomez Ingin, Tapi..
Arema latihan di Pantai Balekambang (C) DANI KRISTIAN

Mario Gomez ingin para pemain Arema latihan di pantai dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan sang asisten, Charis Yulianto yang membenarkan, memang ada rencana seperti itu.

Sesi latihan perdana Arema baru akan digelar Kamis (16/1/2020) sore di Stadion Gajayana atau Stadion Kanjuruhan. Gomez dan rombongan asisten pelatih asing lainnya juga dijadwalkan baru tiba di Malang, Rabu (15/1/2020) petang.

Biasanya Arema latihan di pantai untuk menggenjot fisik para penggawa Singo Edan. Latihan ini menurut Charis cocok dilakukan di pra-musim seperti ini.

“Coach Gomez sempat menanyakan ke saya tentang pantai di Malang, cuma belum tahu kepastiannya kapan. Kami masih harus berkoordinasi dengan pelatih fisik juga,” ungkap Charis kepada WEAREMANIA.

Sudah Punya Program Alternatif

Menunggu kejelasan program latihan di pantai, tim pelatih sebenarnya sudah punya program alternatif. Mereka bakal menggelar pemusatan latihan (TC) di Kota Batu untuk pemain Arema.

Rencananya, para penggawa Singo Edan bakal digiring tim pelatih menjalani TC di Kusuma Agrowisata Batu. TC ini dijadwalkan bakal digelar selama enam hari, masuk pada 19 Januari 2020 dan keluar 25 Januari 2020.

“Sementara, kemungkinan kami TC di Batu dulu. Rencana awalnya minimal TC selama 10 hari, tapi di tanggal 25 Januari kami harus keluar Agro, karena kabarnya dipakai tim Persipura (Jayapura) sampai 26 Pebruari. Solusinya, kemungkinan kami akan tetap di Batu, tapi mencari alternatif tempat yang lain,” imbuhnya.

Garis Besar Target TC Arema

Meski hanya digelar dalam waktu singkat, tim pelatih Arema punya target jelas. Secara garis besar, Charis Yulianto membeberkannya.

“Kami sudah membicarakan hal ini dengan Coach Gomez. Yang paling utama adalah membangun kondisi fisik, mental dan karakter para pemain Arema,” pungkas pelatih yang mengakhiri karier di Arema pada kompetisi musim 2011-2012 tersebut.

Sudah di Malang, Israel Wamiau Urung Kembali ke Arema?

Sudah di Malang, Israel Wamiau Urung Kembali ke Arema
Israel Wamiau (C) DANI KRISTIAN

Israel Wamiau sudah berada di Malang bersama seorang pemain Papua lainnya, Mariando Uropmabin sejak Senin (13/1/2020). Namun, stopper yang pernah memperkuat Arema di Liga 1 2018 itu urung kembali ke skuad Singo Edan untuk musim 2020.

Sejatinya, kedua pemain direkomendasikan tim pelatih Arema pimpinan Mario Gomez untuk bergabung. Wamiau dan Mariando dijadwalkan teken kontrak Selasa (14/1/2020) petang.

Namun, berdasarkan pandangan mata WEAREMANIA di Kandang Singa, sebutan untuk kantor Arema, hingga petang hari, Wamiau tak menampakkan wajahnya. Kabarnya, pemain yang musim lalu bermain di Persipura Jayapura itu malah pulang ke kampung halamannya.

“Tadi pagi Wamiau pamit mau pulang lagi ke Jayapura. Saya tidak tahu kenapa. Yang saya dengar dia bilang alasan keluarga. Mungkin dia kembali ke Jayapura,” ujar seseorang di kantor Arema yang tak mau disebutkan namanya.

Mariando Uropmabin Teken Kontrak

Beda cerita dengan Israel Wamiau, pemain asal Papua lainnya, Mariando Uropmabin memenuhi jadwal untuk mendatangi Kandang Singa. Datang dengan setelan casual, eks pemain Semen Padang itu teken kontrak di Arema.

Usai mendandatangani lembaran kontrak, mantan pemain Timnas Indonesia U-17 itu mengenakan jersey ketiga Arema musim 2020. Dengan bangga, Mariando berfoto di depan logo Arema.

“Puji Syukur bagimu Tuhanku atas berkat dan anugerah-Mu. Terima kasih atas berkat-Mu,” tulis Mariando dalam caption tiga foto yang diunggah Mariando melalui akun Instagram pribadinya, @mariando_uropmabin99.

Mario Gomez Ngotot Minta Jonathan Bauman dan Ezechiel N’Douassel?

Mario Gomez Ngotot Minta Jonathan Bauman dan Ezechiel N'Douassel?
Jonathan Bauman (C) DANI KRISTIAN

Dari empat slot pemain asing, manajemen Arema baru mendapatkan dua nama. Kabarnya, pelatih Mario Gomez masih ngotot minta didatangkan Jonathan Bauman dan Ezechiel N’Douassel untuk melengkapi dua slot tersisa.

Dua nama tersebut belakangan memang disebut-sebut masuk dalam bidikan Arema. Apalagi, keberadaan Gomez sebagai orang yang pernah melatih mereka di Persib Bandung pada musim 2018 lalu jadi daya tarik tersendiri.

Musim lalu, Bauman bermain di Kedah FA Malaysia. Sementara itu, N’Douassel masih bertahan memperkuat Persib.

“Mario Gomez masih ngotot minta dua pemain itu untuk mengisi slot pemain asing Arema musim 2020. Alasannya cukup logis, karena dia tahu bagaimana karakter dan gaya bermain keduanya semasa melatih di Persib dulu,” ujar sumber internal Arema itu kepada WEAREMANIA.

Masuk Kriteria Pemain yang Dicari Mario Gomez

Sementara itu, dihubungi terpisah, General Manajer Arema, Ruddy Widodo mengaku saat ini tengah berburu dua pemain asing di posisi striker dan second striker. Mengacu pada posisinya, tentu nama Jonathan Bauman dan Ezechiel N’Douassel masuk kriteria pemain yang dicari Mario Gomez sebagai pelatih.

Manajer berkaca mata itu menegaskan pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan dua pemain asing di posisi yang dicari. Hanya saja, Ruddy enggan membeberkan nama-nama yang dimaksud.

“Proses negosiasi masih terus berjalan. Dua pemain yang kami ajak berkomunikasi ini memang permaintaan Coach Gomez. Dia yang mengusulkan namanya, lalu kami yang mengeksekusinya,” imbuhnya.

Pasang Tenggat Waktu

Ruddy Widodo menegaskan pihaknya memasang tenggat waktu untuk perburuan dua pemain asing ini. Namun, menurutnya makin cepat Arema mendapatkan tanda tangan kontrak kedua pemain tentu lebih bagus.

“Kami punya tenggat waktu mencari pemain asing sampai Pebruari. Semoga, keberadaan Coach Gomez sebagai pelatih Arema bisa menjadi daya tarik bagi si pemain asing incaran,” tandasnya.

Alasan Arema Panggil Lagi Israel Wamiau

Alasan Arema Panggil Lagi Israel Wamiau
Israel Wamiau (C) DANI KRISTIAN

Arema panggil lagi Israel Wamiau untuk memperkuat tim di musim 2020. Asisten pelatih Arema, Kuncoro membeberkan alasannya terkait rencana kembalinya bek tengah asal Papua itu.

Wamiau memperkuat Arema di Liga 1 2018 saat dilatih oleh Joko Susilo. Kala itu, pemain 25 tahun itu bermain 12 kali dalam 825 menit.

Semusim di Arema, Wamiau hijrah ke Persipura Jayapura. Eks pemain tim PON Papua itu bermain 10 pertandingan (795 menit).

“Wamiau punya karakter yang sesuai dengan keinginan Coach Gomez. Dia kuat dalam bertahan, dan yang terpenting mau kerja keras,” ungkap Kuncoro kepada WEAREMANIA.

Tak Perlu Adaptasi Lama

Kuncoro menyebut Israel Wamiau punya satu kelebihan lagi. Pemain yang akrab disapa Rey itu tak perlu adaptasi lama lantaran pernah bermain di Arema.

Terlebih, stopper lokal lainnya, Bagas Adi Nugroho juga ikut kembali ke Arema musim ini. Banyak pemain Arema lain di masa itu pula yang masih bertahan.

“Apalagi dia sudah pernah bermain di Arema sebelumnya. Setidaknya dia sudah tahu bagaimana situasi di tim ini. Jadi tak perlu beradaptasi lama,” tegasnya.

Arema Dekati Taufik Hidayat

Taufik Hidayat
Taufik Hidayat (C) GOAL.COM

Nama Taufik Hidayat belakangan dikait-kaitkan dengan Arema. Memang, ada satu hal yang membuatnya pantas dikontrak Arema untuk musim 2020 mendatang.

Musim lalu, Taufik menjadi bek kiri andalan PSM Makassar di Liga 1 2019 maupun AFC Cup 2019. Total 21 laga dijalaninya di kompetisi lokal dan enam di ajang internasional bersama PSM.

Asisten pelatih Arema, Charis Yulianto menilai Taufik masuk dalam karakter yang diinginkan pelatih kepala, Mario Gomez. Pemain asal Demak itu disebutnya punya sebuah keistimewaan.

“Taufik itu pemain yang skill full. Dia juga punya crossing yang bagus,” ungkap Charis kepada WEAREMANIA.

Keistimewaan Taufik Hidayat Lainnya

Charis Yulianto menyebut Taufik Hidayat memiliki keistimewaan lainnya. Menurutnya, pemain 26 tahun itu merupakan tipikal bek modern.

Sebagai bek modern, pelatih asal Blitar itu suka dengan tipikal permainannya. Taufik disebut-sebut punya kemampuan yang sama baiknya saat bertahan dan menyerang.

“Sebagai bek sayap memang harus seperti itu. Harus punya kemampuan yang sama saat bertahan dan menyerang. Saya lihat cara mainnya hampir mirip dengan Johan Farisi,” tegasnya.

Melihat Rekrutan Anyar Arema Musim 2020, Kuncoro Optimistis

Melihat Rekrutan Anyar Arema Musim 2020, Kuncoro Optimistis
Kuncoro (C) DANI KRISTIAN

Melihat rekrutan anyar Arema musim 2020 ini, Kuncoro mengaku optimistis menatap kompetisi. Asisten pelatih Arema itu menilai kedalaman timnya lebih baik dari musim lalu.

Untuk musim 2020 nanti, Arema resmi melepas empat pemain asing dan 10 pemain lokal. Tiga nama pemain, yakni Agil Munawar, Utam Rusdiyana dan Sandi Firmansyah belum diputuskan bakal diperpanjang atau dilepas juga.

Sementara itu, manajemen klub berjuluk Singo Edan ini sudah mendapatkan pemain-pemain lokal pengganti. Ditambah dengan dua pemain asing yang sudah sepakat dan dua pemain asing lainnya yang masih bernegoisasi, total 30 nama pemain untuk musim 2020 nanti sudah dikantongi.

“Melihat pemain-pemain anyar yang didatangkan, saya optimistis tim ini bakal lebih baik dari musim sebelumnya,” kata Kuncoro kepada WEAREMANIA.

Belajar dari Pengalaman Musim Lalu

Musim lalu, Arema sempat masuk lima besar di paruh musim Liga 1 2019, namun terjun bebas di peringkat kesembilan di klasemen akhir musim. Kuncoro menyebut tim pelatih Arema belajar dari pengalaman tersebut.

Karenanya, dalam perekrutan pemain musim 2020, pelatih kepala Mario Gomez mendapatkan kepercayaan penuh dari manajemen Arema. Setidaknya, tim pelatih tahu kualitas pemain yang direkrut memang sesuai dengan kebutuhan tim di semua lini.

“Kami sudah punya pengalaman buruk tahun kemarin, kedalam skuad kami terlihat timpang. Insyaallah musim ini hal itu tidak akan terulang lagi. Makanya kami mengambil pemain yang kualitasnya tidak berbeda jauh antara pemain inti dan cadangan,” imbuh pelatih 46 tahun itu.

Mudah Melakukan Rotasi

Kuncoro menyebut, saat ini satu masalah Arema soal kedalaman skuad musim lalu sudah teratasi. Rekrutan anyar Arema musim 2020 ini dinilainya cukup ideal untuk mengarungi kompetisi satu musim.

“Memang, banyak pemain muda, pemain senior pun kebanyakan usianya di bawah 30 tahun, ini usia yang matang-matangnya. Kalau kualitas antara pemain inti dan cadangan tidak berbeda jauh, tentu membantu tim pelatih dalam melakukan rotasi pemain,” tegasnya.