blog Halaman 4

Arema Pastikan Ada Rotasi Pemain Hadapi Persela

0

Arema pastikan ada rotasi pemain di laga keduanya di Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020 melawan Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (13/2/2020) malam. Hal itu diungkapkan sang asisten pelatih, Charis Yulianto.

Matchday pertama di Grup B digelar pada Selasa (11/2/2020), sedangkan matchday ketiga nanti digelar pada Sabtu (15/2/2020) mendatang. Praktis, masa recovery antar-laga di babak penyisihan grup ini cuma satu hari.

Pada laga pertama melawan Sabah FA, pelatih Arema, Mario Gomez menurunkan 11 pemain utama. Pada babak kedua, empat pemain dimasukkan sebagai pemain pengganti.

“Ini pertandingan dengan jarak recovery sehari saja. Pemain yang kemarin tampil rencananya bakal kami istirahatkan, pemain yang belum banyak mendapatkan kesempatan bermain akan kami mainkan,” ungkap Charis.

Mario Gomez Puas Penampilan Pemain Arema

Charis Yulianto mengungkapkan, Mario Gomez ternyata sudah puas dengan penampilan para pemain Arema saat mengalahkan Sabah FA 2-0 di laga pertama. Namun, menghadapi Persela, pelatih asal Argentina itu tetap menginginkan kemenangan.

Secara fisik, para penggawa Singo Edan sudah menunjukkan konsistensi yang bagus sepanjang 2 x 45 menit. Namun, sama dengan Gomez, Charis menginginkan pemainnya tetap lebih bekerja keras.

“Kalau secara taktik, meski belum sempurna, Coach Gomez juga puas. Artinya, apa yang diinginkan tim pelatih sudah dilakukan pemain di lapangan. Mereka punya agresivitas, kemauan, dan fighting spirit di lapangan yang bagus,” imbuhnya.

Evaluasi Komunikasi di Lini Belakang

Meski demikian, Charis Yulianto memaparkan, masih ada hal yang harus ditingkatkan oleh para pemain Arema saat bersua Persela. Evaluasi utama ada pada komunikasi di lini belakang yang dinilai kurang koordinasi.

“Semua harus ditingkatkan, misal lini belakang yang masih hilang komunikasi. Koordinasi antar lini Arema sudah membaik, meski masih kurang komunikasi juga. Duet stopper lokal (Bagas Adi dan Nur Diansyah) masih tampak canggung. Padahal dalam latihan pun saya sudah menekankan, harus lebih ditingkatkan lagi. Di lini belakang semua pemain harus lebih banyak bicara, berkoordinasi dengan teman,” tandasnya.

Oh In-kyun Bersiap Hadapi Sang Mantan Persela

0

Laga melawan Persela Lamongan di babak penyisihan Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020, Kamis (13/2/2020) malam menjadi spesial bagi sejumlah pemain Arema. Terutama Oh In-kyun yang bersiap menghadapi sang mantan tim di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

In-kyun memang pernah bermain di Persela selama satu setengah musim. Pemain asal Korea itu bergabung dari PSMS Medan di tengah musim 2011-2012, dan memperpanjang durasi kontrak semusim di Lamongan pada musim berikutnya.

Sama seperti mantan-mantan tim yang pernah dibelanya, Persela tim yang spesial bagi In-kyun. Hanya saja, menurutnya musim ini sudah jauh berbeda komposisi pemainnya dari eranya dulu.

“Sudah lama saya bermain di Persela, sama seperti ketika saya bermain di banyak tim lainnya. Tapi sekarang beda, cuma Eky Taufik pemain Persela yang saya kenal. Waktu saya bermain di sana, dia baru naik dari tim U-21, sekarang jadi kapten. Saya akan bermain seperti biasanya menghadapi Persela,” ungkap In-kyun kepada WEAREMANIA.

Lawan Persela Jadi Kesempatan Bagus

Oh In-kyun bukan sekadar bersiap menghadapi mantan tim saat Arema menjamu Persela. Menurutnya, laga ini menjadi kesempatan bagus bagi skuad Singo Edan untuk bersiap menghadapi kompetisi Liga 1 2020 yang sesungguhnya.

Lawan-lawan tangguh dari kontestan Liga 1 mengikuti turnamen pra-musim Piala Gubernur Jatim 2020 ini. Dengan menghadapi lawan-lawan satu level, menurut In-kyun, Arema bisa mengasah kemampuan juga.

“Kami ikut turnamen ini kan seperti menjalani persiapan tim sebelum liga. Apalagi kami mendapat lawan-lawan tim bagus, tim dengan pemain berkualitas. Kami akan bermain sesuai dengan apa yang pelatih instruksikan di latihan, termasuk cara bermain kami. Dari dulu Arema adalah tim yang kompak, kalau mengikuti instruksi pelatih, pasti kami mendapatkan hasil yang maksimal,” tegasnya.

Prediksi Pertandingan Arema FC vs Persela Lamongan, 13 Februari 2020

Pertandingan antara Arema FC vs Persela Lamongan bakal tersaji di babak penyisihan Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020. Laga ini akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (13/2/2020), pukul 18.30 WIB.

Pada laga sebelumnya, Persela menderita kekalahan 1-4 dari Persija Jakarta yang menempatkan mereka di posisi juru kunci klasemen sementara Grup B dengan nol poin. Sementara, Arema menempati posisi runner up di bawah Persija setelah menang 2-0 atas Sabah FA.

Bagi pelatih Persela, Nilmaizar, kekalahan di laga pertama itu menjadi motivasi untuk meraih poin di laga kedua melawan Arema. Namun, menurutnya Arema yang lebih unggul dengan komposisi pemain yang komplet perlu diwaspadai.

“Saya juga sudah tahu bagaimana taktik dan strategi pelatih Arema (Mario Gomez). Saya sudah pernah beradu taktik dengannya saat ia masih melatih Borneo FC dan Persib Bandung. Saya pikir taktiknya tidak ada berbeda jauh dari sebelumnya. Saya pun sudah menyiapkan taktik untuk menghadapi permainannya,” ujar Nil.

Arema Tak Mau Terlena Hasil Persela Sebelumnya

Sementara itu, meski bertindak sebagai tim tuan rumah, Arema tak mau terlena menghadapi Persela di matchday kedua Grup B. Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto tak mau memandang Persela dari hasil kekalahan mereka dari Persija di laga sebelumnya.

Charis menekankan, pelatih Mario Gomez selalu berpesan pemainnya harus tetap fokus dan konsentrasi di pertandingan tanpa meremehkan lawan. Sebab, Persela adalah tim yang kadang tiba-tiba menjelma menjadi tim bagus yang kerap membuat Arema kesulitan di laga-laga sebelumnya.

“Menghadapi Persela, anak-anak harus tetap fokus, konsentrasi. Semua tetap ingin menang, tentu pemain harus lebih bekerja keras lagi. Secara kualitas tim, kami tahu Persela cukup bagus, mereka punya pemain asing baru, terutama di tengah ada yang dari Jepang. Tapi bukan dia saja, kami juga harus mewaspadai semua pemain Persela,” pungkasnya.

Prediksi Daftar Susunan Pemain Arema FC vs Persela Lamongan

Arema FC: Kartika Ajie, Alfin Tuasalamony, Bagas Adi Nugroho, Nur Diansyah, Johan Farizi, Hendro Siswanto, Jayus Hariono, Oh In-kyun, Pandi Lestaluhu, Dendi Santoso, Elias Alderete.

Persela: Reky Rahayu, Muhammad Zaenuri, Eky Taufik, Novan Setya, Jasmin Mecinovic, Shunsuke Nakamura, Heru Setiawan, Ahmad Bustomi, Rafael Gomes, Ady Setiawan, Gabriel do Carmo.

Logo Kratingdaeng Ada di Jersey Arema

0

Ada yang baru di jersey Arema yang dipakai saat mengalahkan Sabah FA 2-0 di babak penyisihan Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020, Selasa (11/2/2020) malam. Logo Kratingdaeng menempel pada jersey penggawa Singo Edan pada laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang itu.

Logo minuman berenergi itu menempel pada bagian dada jersey yang dikenakan Hendro Siswanto dan kawan-kawan. Posisi logo Kratingdaeng sebagai sponsor anyar Arema itu terletak di bagian paling atas, di atas Bola Nusantara, Indomie dan Joseph Refo Investment Inc.

Manajer Bisnis dan Marketing Arema, Yusrinal Fitriandi membenarkan jika memang Kratingdaeng menjadi bagian dari keluarga besar Arema musim 2020 ini. Kedua belah pihak sudah bersepakat menjalin kerja sama sponsorship.

“Kratingdaeng menjadi sponsor anyar Arema musim 2020 ini. Kami sudah sepakat bekerja sama selama satu musim ke depan. Perkenalannya insyaallah pekan depan,” ungkap pria yang akrab disapa Inal itu.

Arema Kehilangan Tiga Sponsor Sekaligus

Di balik bergabungnya Kratingdaeng sebagai bagian dari keluarga besar Arema pada musim 2020 ini, ternyata ada cerita berbeda dari dua sponsor lama musim lalu. Arema harus kehilangan tiga sponsornya sekaligus, Gojek, Corsa, dan Torabika.

Logo perusahaan ojek online, produsen ban, dan produsen kopi itu sudah tak ada lagi di penampakan jersey yang dipakai para penggawa Singo Edan kemarin. Ketiga sponsor itu ternyata resmi berpisah dengan Arema.

“Sebenarnya mereka masuk dalam proyeksi sponsorship Arema musim ini, tapi ternyata lepas, mau bagaimana lagi,” tegas pria berkaca mata itu.

Berita Foto: Arema FC vs Sabah FA

0

Laga Arema FC vs Sabah FA tersaji di babak penyisihan Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020, Selasa (11/2/2020) malam. Berlaga di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, skuad Singo Edan mampu memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.

Berikut ini adalah galeri pertandingan yang difoto oleh Dani Kristian Wardhana.

Foto Pertandingan Arema FC vs Sabah FA

Skuat Arema FC 

Skuat Sabah FA

Syaiful Indra Cahya Mencoba Membantu Serangan

Dendi Santoso Dikawal Ketat Pemain Sabah FA

Muhammad Rafli Melihat Rekannya

Gol Oh In Kyun Mengubah Skor Menjadi 1-0

Oh In-kyun Bicara Soal Gol dan Selebrasinya Lawan Sabah FA
Oh In-kyun merayakan golnya (C) DANI KRISTIAN

Hendro Siswanto Ikut Membantu Serangan Arema FC

Alasan Panpel Arema Jual Tiket Bundling di Piala Gubernur Jatim
Arema lawan Sabah FA (C) DANI KRISTIAN

Gol Kushedya Hari Yudho Mengubah Skor Menjadi 2-0

Elias Elderete Kesulitan Menembuh Pertahanan Sabah FA

Jonathan Bauman Dikawal Ketat Pemain Sabah FA

Dave Mustaine Melakukan Duel Udara

Oh In-kyun Bicara Soal Gol dan Selebrasinya Lawan Sabah FA

0

Oh In-kyun bicara soal gol dan selebrasinya pada laga lawan Sabah FA di babak penyisihan Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020, Selasa (11/2/2020) malam. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, gelandang Arema itu mencetak satu gol kemenangan 2-0 timnya.

Pemain asal Korea itu melesakkan gol dari titik penalti pada menit 5. Meski menjadi gol pembuka kemenangan Arema (gol Arema lainnya berkat bunuh diri pemain Sabah, Randy Baruh Samson), In-kyun menyebut golnya tidak terlalu penting.

Ketika rekan satu timnya, Kushedya Hari Yudo dijatuhkan kiper lawan, Rozaimie Rahim di kotak terlarang, In-kyun langsung berinisiatif mengambil tugas sebagai algojo penalti. Mantan pemain Persipura Jayapura itu menegaskan, hal itu bukanlah instruksi khusus dari pelatih Mario Gomez.

“Saya sendiri yang berinisiatif mengambil tendangan penalti itu. Karena saya yakin dan percaya diri, makanya saya berani mengambil penalti itu,” ungkap In-kyun kepada WEAREMANIA.

Gol Penalti Oh In-kyun Dibilang Gol Keberuntungan

Melihat prosesnya, tak sedikit pihak yang menyebut gol penalti Oh In-kyun berbau keberuntungan. Pemilik jersey bernomor tujuh itu pun menegaskan, tak masalah dengan asumsi tersebut.

Bola hasil eksekusi penalti gelandang berusia 35 tahun itu memang sempat membentur tiang gawang Sabah FA sebelah kiri. Bola yang memantul keluar membentur badan kiper Rozaimie sebelum akhirnya masuk ke jala gawangnya.

“Tidak masalah gol saya dibilang gol keberuntungan, buat saya yang terpenting gol. Kadang memang ada gol yang langsung masuk ke gawang, atau pun melalui proses yang seperti gol saya (membentur badan lawan). Yang terpenting Arema menang, tidak peduli seperti apa golnya,” imbuhnya.

Selebrasi Berlutut Ala Oh In-kyun

Usai menjebol gawang Sabah FA, Oh In-kyun melakukan selebrasi yang cukup unik. Eks Persib Bandung itu memeragakan sikap berlutut sambil mengepalkan kedua tangannya layaknya orang Asia Timur berterimakasih.

“Selebrasi itu saya lakukan untuk orang yang saya sayangi, untuk kekasih saya yang jauh di sana,” tandas pemain kelahiran 29 Januari 1985 ini.

Alasan Panpel Arema Jual Tiket Bundling di Grup B

0

Suporter diminta memahami alasan Panpel Arema jual tiket bundling untuk babak penyisihan Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Ketua Panpel Arema, Abdul Haris mengungkapkan hal itu dilakukan murni sebagai strategi marketing agar tiga laga di grup ini ramai penonton.

Haris menjelaskan, suporter tuan rumah (Aremania) diwajibkan membeli satu paket tiket dengan harga 65 ribu rupiah. Dengan harga tersebut, mereka akan mendapatkan dua buah tiket untuk laga melawan Persija Jakarta (15/2/2020) dan salah satu di antara laga lawan Sabah FA (11/2/2020) atau Persela Lamongan (13/2/2020).

Menurutnya, tim ticketting di ticket box menemukan adanya fenomena banyaknya suporter yang hanya membeli tiket laga melawan Persija. Demi membuat tribune stadion tidak sepi pada laga lawan Sabah dan Persela, maka strategi penjualan tiket secara bundling dilakukan.

“Suporter yang ingin membeli tiket melawan Persija, harus membeli salah satu tiket pertandingan antara melawan Sabah atau Persela. Ada fenomena di ticket box suporter cuma membeli tiket untuk laga melawan Persija, makanya strategi bundling ini kami lakukan. Kalau demi Arema saya yakin suporter tidak keberatan,” ungkap Haris.

Laga Arema vs Sabah Terbukti Sepi

Meski Panpel Arema sudah jual tiket secara bundling, nyatanya tak terlalu berpengaruh terhadap jumlah penonton yang hadir di Stadion Kanjuruhan. Buktinya, menurut Abdul Haris, animo suporter di matchday pertama, Selasa (11/2/2020) masih sepi.

Tercatat, pada laga sorenya, di mana Persija mengalahkan Persela 4-1, dihadiri oleh 500-an penonton, sedangkan pada malam harinya, ketika Arema menang 2-0 atas Sabah, ada 6748 penonton yang datang. Padahal, Panpel Arema sudah menerapkan sistem satu tiket untuk matchday pertama) untuk dua pertandingan sekaligus (sore dan malam hari).

“Mudah-mudahan, besok di matchday kedua (Persija vs Sabah, dan Arema vs Persela) stadion lebih ramai. Tentunya kami berharap semua pertandingan ramai, bukan cuma laga Arema melawan Persija saja. Kami juga berharap bisa mencukupi biaya operasional pertandingan dari pemasukan pertandingan sebelumnya,” tandasnya.

Arema Menang Atas Sabah FA, Kushedya Hari Yudo: Luar Biasa

0

Arema menang 2-0 atas Sabah FA di babak penyisihan Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020, Selasa (11/2/2020) malam di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Kushedya Hari Yudo menyebut kemenangan timnya ini sebagai hasil yang luar biasa.

Yudo berkontribusi atas gol pertama Arema yang dibuat Oh In-kyun lewat titik penalti di menit 5. Penalti didapatkan Arema berkat pelanggaran yang dibuat kiper Sabah, Rozaimie Rohim kepada penyerang asli Malang itu.

Gol kedua skuad Singo Edan di menit 34 pun berkat aksi Yudo mengobrak-abrik pertahanan Sabah. Usai lolos dari jebakan offside, penetrasi Yudo berujung cut back ke depan gawang lawan sebelum bola dibelokkan bek Sabah, Rendy Baruh Samson menjadi gol bunuh diri.

“Pertandingan hari ini sangat luar biasa. Puji syukur alhamdulillah, kami di kandang sendiri mendapatkan kemenangan,” ujar Yudo dalam sesi jumpa pers usai laga.

Yudo Puas Arema Menang Atas Sabah FA

Kushedya Hari Yudo merasa puas berkat kemenangan timnya atas Sabah FA tersebut. Menurut pemain berusia 27 tahun itu, kemenangan Arema ini bukan cuma karena kerja kerasnya sendiri di tengah lapangan.

Memang, Yudo terlibat dalam proses terjadinya dua gol Arema ke gawang lawan. Namun, ada andil yang besar dari semua pihak.

“Kemenangan ini berkat kerja keras semuanya, semua pemain, tim pelatih, offisial, dan dukungn suporter. Tentu ini hasil yang memuaskan, kami bisa unggul 2-0,” imbuh mantan pemain PS Sleman tersebut.

Gagal Tambah Gol Tambahan pada Babak Kedua

Meski sudah unggul 2-0 pada babak pertama, Arema gagal tambah gol lagi pada 45 menit kedua. Kushedya Hari Yudo sebagai striker punya alasan tersendiri terkait hal ini.

“Pada babak pertama, mungkin lawan kami masih mencari-cari (bentuk permainan). Tapi, ketika sudah memasuki babak kedua, lawan tampil lebih agresif. Mungkin hal itulah yang membuat Arema tidak bisa menambah jumlah gol pada babak kedua,” tandasnya.

Arema Kalahkan Sabah FA, Mario Gomez: Kemenangan Penting

0

Arema kalahkan Sabah FA 2-0 di laga kedua Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020, Selasa (11/2/2020) malam di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Pelatih Arema, Mario Gomez menilai kemenangan ini penting bagi timnya.

Dua gol Arema dibuat di babak pertama. Gol pertama dicetak Oh In-kyun lewat titik penalti di menit 5, sedangkan gol kedua tercipta karena gol bunuh diri Rendy Baruh Samson di menit 34.

Pada babak kedua, baik Arema maupun Sabah berupaya menciptakan gol. Namun, tak ada gol tambahan dari kedua tim hingga laga berakhir.

“Penting kali ini tim kami menang. Tapi sekali lagi kami ingin selalu melanjutkan kerja keras demi target besar kami di liga nanti,” ungkap Gomez dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

Ada yang Lebih Penting dari Sekadar Arema Kalahkan Sabah FA

Mario Gomez menyebut, ada hal yang lebih penting dari sekadar kemenangan di laga lawan Sabah FA ini. Yang dimaksud adalah target utama timnya di Liga 1 2020.

Menurutnya, menang di tiap pertandingan adalah hal penting, termasuk lawan Persela Lamongan (13/2/2020) dan Persija Jakarta (15/2/2020). Namun, harus ada progres bagus di tiap laga.

“Menang di tiap laga memang penting, tapi yang terpenting setiap saat, dari pertandingan satu ke pertandingan lainnya pemain kami terus berkembang. Karena pemain kami ingin selalu berkembang,” imbuhnya.

Semua Pemain Arema Mencoba Tampil Bagus

Mario Gomez menilai, semua pemain yang ditampilkannya tampil bagus. Apresiasi khusus diberikan pelatih asal Argentina itu kepada mereka.

“Semua pemain Arema mencoba bermain bagus. Ketika kehilangan bola mereka berupaya melakukan pressing, kadang berhasil, kadang melakukan kesalahan. Tapi, itu normal, karena ini masih pra-musim, kami akan terus bekerja keras memperbaikinya,” tegas pelatih berusia 62 tahun tersebut.

Hasil Pertandingan Arema FC vs Sabah FA: 2-0

0

Laga Arema FC vs Sabah FA tersaji di babak penyisihan Grup B Piala Gubernur Jatim (Jawa Timur) 2020, Selasa (11/2/2020) malam. Berlaga di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, skuad Singo Edan mampu memenangkan pertandingan dengan skor -.

Jalannya Babak Pertama

Pada menit 3 Arema sudah mendapatkan tendangan penati menyusul pelanggaran yang dilakukan kiper Sabah, Rozaimie Rohim terhadap Kushedya Hari Yudo. Eksekusi penalti yang diambil oleh Oh In-kyun mampu mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Arema. Bola yang disepaknya sempat membentur tiang gawang sebelah kiri dan punggung kiper sebelum masuk ke gawang Sabah.

Sabah membalas pada menit 13 lewat aksi Hector Lebron. Sepakan mendatarnya yang mengarah ke gawang Arema sebelah kiri mampu ditepis kiper Kartika Ajie sambil menjatuhkan diri.

Selang lima menit, Sabah kembali mengancam gawang Arema, kali ini melalui Roki Paunovic. Sundulan kepalanya melenceng tipis di sisi kanan gawang Ajie.

Arema menambah keunggulan menjadi 2-0 di menit 34 melalui gol bunuh diri Randy Baruh Samson. Yudo yang lepas dari jebakan offside menemui situasi satu lawan satu dengan kiper Rozaimie. Bola mampu dibelokkannya ke mulut gawang. Bermaksud menghalau bola, kaki Randy justru mengarahkan bola ke gawangnya sendiri.

Jalannya Babak Kedua

Babak kedua dimulai, Arema melakukan perubahan komposisi pemain di lini depan. Dendi Santoso dan Muhammad Rafli ditarik keluar digantikan duo pemain asing, Jonathan Bauman dan Elias Alderete.

Nur Diansyah membuka peluang menambah keunggulan Arema lewat tandukannya. Namun, bola dari kepalanya tak mengarah ke gawang lawan.

Tendangan bebas Jonathan Bauman di menit 78 nyaris membawa Arema menambah gol. Sayang baginya, bola hasil tendangannya ditangkap oleh kiper Rozaimie.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, kedua tim gagal menambah gol. Laga Arema FC vs Sabah FA ini pun berakhir dengan skor 2-0.

Arema berada di peringkat kedua Grup B di bawah Persija Jakarta dengan poin sama-sama tiga. Hanya saja, Arema kalah produktivitas gol, lantaran Persija menang 4-1 dari Persela Lamongan di laga lain.