blog Halaman 85

Kenalan dengan Serli Anggraini, Kapten Tim Arema Putri

Serli Anggraini didapuk menjadi kapten tim Arema Putri di Liga 1 2019. Ban kapten itu pertama kali dipakainya saat timnya kalah 0-1 dari Persipura Jayapura Putri di laga perdana Liga 1 Putri 2019, Minggu (6/10/2019) siang.

Jika umumnya anak gadis memilih olahraga senam atau renang, Serli dengan mantap memilih sepak bola. Jika biasanya remaja seusianya memilih pergi ke salon kecantikan agar tetap cantik, gadis asli Kediri ini memilih tetap cantik meski lebih suka pergi ke lapangan hijau untuk bermain sepak bola.

Gadis kelahiran 13 Januari 1998 ini mengaku suka sepak bola sejak kecil. Beruntung baginya, Serli mendapatkan dukungan penuh dari kedua orang tuanya.

“Sebenarnya bapak lebih menyarankan saya untuk menekuni olahraga voli, karena beliau suka voli. Tapi mungkin bakat saya dari kecil di sepak bola, bapak tetap mendukung karier saya di sepak bola,” kata Serli.

Alasan Memilih Arema Putri

Meski sempat mendapatkan tawaran dari tim PS Sleman Putri, Serli Anggraini akhirnya lebih memilih bergabung dengan Arema Putri. Pemilik jersey bernomor punggung 6 itu mengaku punya alasan tersendiri.

Sebelum ke Arema Putri, Serli sempat mengikuti sejumlah turnamen sepak bola putri berskala regional maupun nasional, bahkan pernah mengikuti seleksi untuk Tim Nasional Indonesia Putri meski tidak lolos. Menurutnya, sejak usia SMP sebenarnya sudah ada tawaran untuk berkarier di sepak bola, namun ditolaknya.

“Waktu kelas 1 SMA baru saya ambil tawaran itu. Sebenarnya tidak kepikiran untuk mengikuti Liga 1 Putri 2019 ini, tapi kemudian saya diajak teman (Windi Ayu Puspitasari, kiper Arema Putri) ke Arema,” imbuhnya.

Sambil Bekerja

Keputusan Serli Anggraini memilih Arema Putri terbilang tepat. Sebab, di Malang, selain bermain sepak bola di Liga 1 Putri 2019, gadis 21 tahun itu bisa sambil bekerja.

“Saya pilih Arema juga karena sebelumnya saya bekerja di salah satu Toko Sport di Malang. Saya bisa bermain sepak bola sambil bekerja. Apalagi Malang juga lebih dekat dari rumah saya di Kediri,” pungkas wanita yang mengaku tak punya pemain sepak bola yang diidolakan ini.

Arema Agendakan Latihan Spesial Lagi di Pantai Balekambang

0

Tim pelatih Arema tak ingin membiarkan jeda Liga 1 2019 lewat begitu saja. Mereka akan memanfaatkannya dengan maksimal, salah satunya dengan cara mengagendakan menggelar sesi latihan spesial lagi di Pantai Balekambang, Kabupaten Malang.

Sebelumnya, skuat Singo Edan sempat melakoni sesi latihan spesial di Pantai Balekambang, 7 September 2019 lalu. Sesi latihan spesial ini seperti biasa, diisi dengan latihan fisik dan membangun kebersamaan.

Kebetulan, setelah Arema mengalahkan PSM Makassar 2-0 di pekan ke-22 Liga 1 2019 lalu, kompetisi diliburkan selama sekitar dua pekan. Adanya agenda FIFA Matchday untuk pertandingan Tim Nasional memaksa tim-tim juga libur melakoni laga Liga 1 2019.

“Kemungkinan ada rencana menggelar sesi latihan lagi ke Pantai Balekambang,” kata asisten pelatih Arema, Kuncoro kepada WEAREMANIA.

Melihat Jadwal Lebih Dulu

Memang, ada jeda waktu sekitar dua pekan tanpa pertandingan yang bisa dimanfaatkan Arema untuk melakoni sesi latihan spesial. Namun, Kuncoro menegaskan pihak tim pelatih Arema masih mau menunggu kepastian jadwal pertandingan, lantaran masih menyisakan laga tunda pekan ke-21 di kandang Persib Bandung yang belum pasti jadwalnya.

Laga terdekat Arema saat ini adalah laga tunda pekan kelima melawat ke markas PSM Makassar, Rabu (16/10/2019). Namun, tak menutup kemungkinan juga laga melawan Persib dijadwalkan sebelum laga melawan PSM itu.

“Makanya, kami masih mau melihat kepastian jadwal pertandingannya dulu, baru kami memutuskan mengagendakan latihan di Pantai Balekambang atau tidak,” imbuhnya.

Banyak Manfaatnya

Jika jadwalnya sudah pasti, Kuncoro menegaskan tim pelatih Arema tak ragu-ragu mengagendakan sesi latihan spesial ke Pantai Balekambang lagi. Sebab, menurutnya latihan tersebut sangat banyak manfaatnya bagi pemain Arema.

“Kalau tidak ada manfaatnya, buat apa kami susah-payah melakoni sesi latihan di pantai seperti kemarin,” pungkas pelatih asal Gondanglegi, Kabupaten Malang ini.

Hasil Pertandingan Arema Putri vs Persipura Putri: 0-1

0
0 - 1
Waktu Selesai

Detail

TanggalTimeLigaMusimWaktu SelesaiPenonton
6 Oktober 201913:00Liga 1 Putri201990'500

Perangkat Pertandingan

WasitAsisten Wasit 1Asisten Wasit 2Wasit Cadangan
Wiwin YuningsihWafa NafizahDewi LatifahTita Rosita

Laga Arema Putri vs Persipura Putri mengawali babak pendahuluan Grup B Liga 1 Putri 2019, Minggu (6/10/2019) sore. Bertindak sebagai tim tuan rumah, Arema Putri harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-1 di Stadion Brantas, Kota Batu.

Sejak menit awal babak pertama, skuat Arema Putri mencoba menguasai permainan. Begitu pula dengan Persipura Putri yang berusaha mengimbangi penampilan agresif tim tuan rumah.

Setelah sempat saling serang di awal babak pertama, memasuki sepertiga akhir jelang turun minum, stamina pemain Persipura Putri mulai kedodoran. Hal ini yang kemudian dimanfaatkan para pemain Arema Putri untuk lebih intensif melakukan serangan ke gawang lawan.

Namun, hingga wasit meniup peluit tanda babak pertama berakhir, skor tidak berubah. Papan skor tetap menunjukkan angka 0-0.

Pada awal babak kedua, giliran Persipura Putri yang mengambil kendali serangan. Beberapa kali mereka mampu melontarkan tendangan ke gawang Arema Putri, bahkan dua di antaranya sempat menerpa tiang gawang.

Sementara, tim tuan rumah malah kerap memanfaatkan serangan balik cepat melalui umpan lambung. Beberapa kali memang bola sempat lolos sebelum disapu kiper Persipura Putri.

Petaka bagi tim Arema Putri justru datang dua menit sebelum babak kedua berakhir. Berawal dari bola daerah ke rusuk kiri pertahanan Arema Putri, Akudiana Tebay mencetak gol untuk Persipura Putri menyambut bola yang dikirimkan ke depan gawang lawan.

Karena Kehilangan Fokus di Menit Akhir

Kekalahan di laga perdana ini membuat Arema Putri kehilangan poin. Pelatih Arema Putri, Alief Syahrizal Muhammadan mengakui kekalahan tersebut karena kehilangan fokus di menit akhir.

Pelatih asal Gresik itu menyebut penampilan anak asuhnya di laga perdana ini sudah bagus. Hanya saja, menurutnya mereka gagal mencetak gol lantaran kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang yang ada di depan gawang Persipura Putri.

“Untuk gol yang bersarang ke gawang kami itu karena anak-anak hilang fokus di menit akhir. Nanti akan kami perbaiki,” kata Alief dalam sesi jumpa pers usai laga.

Fokus Lawan Selanjutnya

Pada laga selanjutnya, Arema Putri akan menjamu Persebaya Putri di Stadion Pusdik Arhanud, Kota Batu, Senin (7/10/2019), pukul 15.30 WIB. Alief meminta anak asuhnya melupakan kekalahan atas Persipura Putri.

“Kami harus fokus ke pertandingan selanjutnya, masih ada 15 pertandingan ke depan. Apa yang menjadi kekurangan tim ini nanti akan kami evaluasi lagi,” pungkasnya.

Daftar Susunan Pemain Arema Putri vs Persipura Putri

Arema Putri: Windi Ayu Puspitasari, Alimatus Dinda Islamia, Pradea Syawella Wati, Serli Anggraini, Syafira Azzahra Ramadhanti, Alzahna Firzalvia, Rachmayanti Indah Ma’ruf, Anisya Widyawati, Asmina Kogoya, Sheva Imut Furyzcha, Jasmine Sefia Wayne Cahyono.

Persipura Putri: Norffince Boma, Abigael Itlay, Dopimina Kogoya, Emmy Clarce, Falentina Awes, Gerda Wakris, Nova Yigibalom, Pince Wandik, F Yenni Marlin Wenda, Regina Wonda, Rulin Aspalek, Akudiana Tebay.

Pelatih Arema Putri Buta Kekuatan Pesaing di Liga 1 Putri 2019

0

Pelatih Arema Putri, Alief Syahrizal Muhammadan, mengaku buta kekuatan pesaing di Liga 1 Putri 2019. Hanya kekuatan Bali United yang sejauh ini diketahuinya.

Tim putri Bali United menurutnya memang menjadi pesaing utama anak asuhnya di babak pendahuluan Grup B. Sebab, Alief mengetahui betul tim putri asal Pulau Dewata itu diperkuat oleh sejumlah pemain Timnas Indonesia Putri.

Selain Bali United, ada tim putri Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura dan PSM Makassar yang berada di Grup B bersama Arema. Namun, Alief mengaku tak tahu kekuatan ketiga tim itu.

“Jujur kekuatan para pesaing di Liga 1 2019 masih abu-abu, tidak kami ketahui. Yang saya tahu cuma Bali United, karena diperkuat oleh banyak pemain Timnas Indonesia Putri yang tadinya mau merapat ke Arema Putri,” kata Alief.

Cuma Bisa Meraba Kekuatan Lawan

Laga perdana babak pendahuluan Grup B Liga 1 Putri 2019 akan mempertemukan Arema Putri dengan Persipura Putri. Meski buta kekuatan lawan, Alief menegaskan timnya sudah siap menghadapi persaingan di grup ini dengan cara meraba kekuatan lawan.

Arema Putri akan menjamu Persipura Putri, Minggu (6/10/2019), pukul 13.00 WIB. Kedua tim akan bertanding di Stadion Brantas, Kota Batu.

“Kami cuma bisa meraba-raba kekuatan lawan, yang kami tahu kelebihannya cuma beberapa pemain yang pernah ikut Liga Futsal Nusantara, dan beberapa kompetisi sepak bola putri lainnya,” pungkas pelatih Arema Putri asal Gresik ini.

Sistem Kompetisi

Sepuluh klub peserta dibagi menjadi dua grup yang akan bermain dalam tiga babak, yakni babak pendahuluan, semi-final, dan final. Untuk babak pendahuluan terbagi dalam empat seri, satu serinya berlangsung selama enam hari dan tuan rumahnya akan bergantian.

Kemudian, untuk babak semi-final dan final agar bisa ikut diramaikan oleh masyarakat akan digelar dengan format kandang-tandang.

Ditunggu di Makassar, Milo Siapkan Kejutan untuk PSM

0

Pelatih Arema, Milomir Seslija merasa terhormat jika pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic menunggunya di Makassar, untuk pertemuan di laga tunda pekan kelima Liga 1 2019, Rabu (16/10/2019) mendatang. Pelatih yang akrab disapa Milo itu sudah menyiapkan kejutan untuk PSM.

Milo memahami, usai dikalahkan timnya 2-0 di pekan ke-22 lalu, PSM tentu tak tinggal diam. Menurutnya, Kalezic sebagai pelatih tak mau kalah untuk kedua kalinya dari Arema.

Motivasi untuk bangkit membalaskan kekalahan di Malang itulah yang diwaspadai pelatih asal Bosnia ini. Terlebih, menurutnya PSM adalah tim kuat yang terbiasa bermain bagus saat tampil di kandang sendiri, Stadion Andi Mattalata Makassar.

“”PSM punya ekstra motivasi, karena baru saja kami kalahkan. Tapi, kami akan menyiapkan taktik untuk mengejutkan mereka di Makassar. Tak akan mudah untuk menang, tapi kami akan berusaha,” kata Milo.

Siap Adu Taktik Lagi

Meski menang 2-0 di Malang, Milo berharap timnya tampil lebih baik di Makassar. Harapannya, kejutan untuk PSM bisa berjalan sesuai rencananya.

Pelatih 55 tahun itu menilai PSM akan tampil menyerang saat berlaga di depan pendukungnya sendiri. Sebagai tim tamu, Milo menyadarinya dan mencoba menyiapkan sesuatu yang dapat meredam serangan-serangan tersebut.

“Darije Kalezic akan menyiapkan taktik yang sebaik mungkin agar bisa menang di Makassar, tapi kami akan mencoba membendungnya,” pungkasnya.

Berita Foto: Meriahnya Acara Aremania Tambakasri, Kita Satoe Jiwa

0

Acara Kita Satoe Jiwa digelar Aremania Tambakasri dalam rangka bersih desa, Sabtu (5/10/2019). Acara yang diisi oleh Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng, serta artis-artis Aremania ini berlangsung meriah.

Kita Satoe Jiwa digeber di Lapangan Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Rangkaian acara diawali dengan Jalan Sehat untuk umum, dengan hadiah utama satu unit sepeda motor.

Menariknya, Aremania Tambakasri juga mengadakan silaturahmi Aremania dengan menampilkan deretan bintang tamu. Ada Dengklet Angkung, King Joas 501 Percussion, Can A Rock, Arema Voice, d’Kross, Anto Baret, dan Ovan Tobing.

Acara Kita Satoe Jiwa ini diprakarsai oleh Kacita, Man Teman, Kawoek, Peta, Kaliber, Konco Ngadje, yang merupakan kelompok karang taruna yang ada di Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan.

Antusias Aremania Tambaksari

 

Penampilan Can A Rock

 

Penampilan Arema Voice

 

Penampilan Anto Baret

 

Duet Dkross dan Can A Rock

 

Hadiah Utama Sepeda Motor

 

Ovan Tobing mengundi hadiah

Menyanyikan lagu bersama

 

Arema Putri Siap Hadapi Persipura Putri

0

Arema FC Putri sudah bersiap menjalani laga perdana Liga 1 Putri melawan Persipura Jayapura di Stadion Brantas Batu, Minggu (6/10). Laga tersebut menjadi laga pembuka pertandingan perdana dari grup B.

Pelatih Syafrizal Arief menyatakan jika anak asuhnya sudah sangat siap melawan Persipura. Kesiapan ini ditujukan dari semangatnya anak asuhnya di setiap sesi latihan yang digelar timnya. Meskipun persiapan baru digelar minggu lalu, namun sejatinya kemampuan anak asuhnya sudah terpantau di sesi latihan yang tidak resmi.

“Persiapan untuk menghadapi event ini sudah maksimal. Kami sudah siap secara permainan. Kami selalu menekankan sikap untuk respek pada pemain lawan dan menjunjung tinggi fairplay,” ujar Alief.

Poin perdana memang tengah dibutuhkan untuk bersaing di babak selanjutnya. Hanya saja Persipura bukanlah lawan yang enteng. Dibandingkan fokus kepada lawan, pemain Arema Putri Serli Anggraini menyatakan jika dia sangat antusias di laga perdana.

“Kalau dari pemain kami ucapkan terimakasih atas penyelenggaraan ini, semoga bisa untuk mengembangkan bakat dan hobi kami” ungkapnya.

Persipura Bukan Lawan Enteng

Lawan Arema yaitu Persipura bukanlah lawan yang enteng, bahkan jauh-jauh hari di sesi manajer meeting yang digelar di Jakarta, Persipura menyatakan jika mereka menargetkan menjadi juara kompetisi.

Hanya saja, untuk menjadi juara mereka kudu berhasil melewati adangan tuan rumah Arema yang tentu tidak akan mau gampang saja mengalah.

“Kami sudah lakukan persiapan, intinya kami siap untuk bertanding di Liga 1 putri ini,” papar pelatih Persipura Putri, Samuel Brali.

Di sisi lain, selain mempertemukan Arema, pertandingan di grup B lain mempertemukan PSM Makassar di jam kedua pada pukul 16.00. Satu tim lain yang tidak bertanding besok adalah Persebaya.

Sebelum ke Kandang PSM, Bisa Jadi Arema ke Bandung Lebih Dulu

0

Sebelum ke kandang PSM Makassar untuk menjalani laga tunda pekan kelima Liga 1 2019, Rabu (16/10/2019) mendatang, bisa jadi Arema harus ke Bandung lebih dulu. Ada indikasi laga tunda pekan ke-21 melawan Persib Bandung akan digelar sebelum laga melawan PSM tersebut.

Usai Arema melakoni laga pekan ke-22 dengan mengalahkan PSM 2-0 di kandang sendiri, Liga 1 2019 diliburkan selama kurang lebih dua pekan. Libur kompetisi itu lantaran adanya agenda FIFA Matchday.

Waktu yang cukup panjang ini biasanya dimanfaatkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menggelar laga-laga tunda. Kebetulan, di rentang waktu yang sama, Persib pun tak memiliki jadwal pertandingan.

“Belum ada pemberitahuan soal jadwal baru laga Persib vs Arema dari PT Liga Indonesia Baru,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo kepada WEAREMANIA, Jumat (4/10/2019).

Menerima Keputusan PT LIB

Laga pekan ke-21 antara Persib vs Arema batal digelr sesuai dengan jadwal semula, Sabtu (28/9/2019) lalu. Ruddy mengaku menerima keputusan PT LIB yang menunda laga tersebut dengan lapang dada.

PT LIB menunda laga yang sedianya digelar di Stdion Si Jalak Harupat Bandung tersebut lantaran Panpel Persib tak mendapatkn izin dari kepolisian setempat. Ruddy menyerahkan keputusan mengenai jadwal baru untuk laga tersebut kepada pihak operator Liga 1 2019.

“Pada prinsipnya, kapan pun jadwal baru itu digelar, kami respek pada keputusan pihak operator Liga 1 2019,” imbuh manajer berkaca mata ini.

Ogah Berspekulasi Soal Jadwal Baru

Ruddy memprediksi, laga Persib vs Arema bakal digelar di waktu jeda kompetisi ketika ada FIFA Matchday. Namun, manajer asal Madiun ini menegaskan pihaknya ogah berspekulasi soal jdwal baru tersebut.

“Kami akan menanti surat pemberitahuan resminya dari PT Liga Indonesia Baru saja, sebaiknya memang begitu,” pungkasnya.

Skuat Arema Diliburkan Hingga Hari Minggu

0

Skuat Arema diliburkan selama empat hari, hingga hari Minggu (6/10/2019). Pelatih Milomir Seslija tak menggelar sesi latihan usai timnya mengalahkan PSM Makassar 2-0 di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam lalu.

Libur ini terkait adanya libur kompetisi Liga 1 2019 sekitar selama dua pekan. Sebab, ada agenda FIFA untuk pertandingan Tim Nasional.

Laga terdekat Arema adalah laga tunda pekan kelima melawat ke markas PSM Makassar, Rabu (16/10/2019). Praktis, terdapat jeda waktu selama kurang lebih 14 hari untuk mempersiapkan diri jelang laga tandang tersebut.

“Ada jeda waktu dua pekan, kami liburkan tim ini sampai hari Minggu (6/10/2019), setelah itu kami akan fokus untuk tiga laga tandang,” kata pelatih yang akrab disapa Milo itu.

Ada Tiga Laga Away Beruntun

Milo harus benar-benar serius mempersiapkan timnya saat libur kompetisi ini. Sebab, selain laga tandang melawan PSM, Arema punya dua laga tandang lainnya yang digeber secara beruntun.

Sepulang dari Makassar, selang empat hari kemudian, Arema harus menantang tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (20/10/2019). Setelahnya, empat hari berselang, Kamis (24/10/2019) giliran markas PS Tira-Persikabo, Stadion Pakansari Bogor yang harus mereka datangi.

“Saya pikir, setelah libur kompetisi dua pekan, sejumlah pemain yang cedera akan segera kembali. Kami bisa memakai jasa mereka,” pungkas pelatih asal Bosnia ini.

Syafira Azzahra, Fans Persebaya yang Campur Aduk Duduk di Kandang Arema

Perasaan Syafira Azzahra campur aduk saat menginjakkan kaki di Stadion Kanjuruhan Malang saat menyaksikan laga Arema vs PSM Makassar di pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam. Pemain Arema Putri yang merupakan fans Persebaya Surabaya itu datang bersama tim pelatih dan teman-teman satu timnya.

Gadis asli Sidoarjo itu mengaku sudah sejak kecil suka Persebaya yang secara geografis dekat dari kota asalnya. Rasa suka itu dipengaruhi oleh sang kakak, Fajar Nurdiyanto yang juga fans Persebaya.

Menurutnya, orang tuanya netral, dalam artian tidak melarang atau pun menyarankan Syafira suka tim manapun, sekalipun Persebaya. Selain sang kakak, faktor lingkungannya yang kebanyakan fans Persebaya turut menumbuhkan rasa cintanya pada tim asal Surabaya itu.

Meski demikian, Syafira mengungkapkan sama sekali belum pernah datang dan nonton langsung Persebaya di stadion lantaran jarak stadion dari rumahnya sangat jauh. Justru, gadis bernama lengkap Syafira Azzahra Ramadhanti itu sudah duduk di tribune VVIP kandang Arema, yang merupakan rival tim favoritnya.

“Ini pertama kalinya saya nonton sepak bola di Stadion Kanjuruhan, rasanya campur aduk, tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Saya saja belum pernah nonton Persebaya ke stadion, kalau nonton di televisi tidak pernah ketinggalan,” kata Syafira kepada WEAREMANIA.

Memilih Arema Ketimbang Persebaya

Cukup mengherankan juga ketika Syafira lebih memilih memperkuat Arema Putri ketimbang Persebaya Putri yang juga sama-sama ikut kompetisi Liga 1 Putri 2019. Namun, pemain kelahiran 13 November 2003 itu punya alasan sendiri.

Syafira yang pernah memperkuat Timnas Indonesia Putri U-16 dan U-15 itu mengaku tak mendapatkan tawaran dari tim Persebaya yang telat melakukan persiapan. Justru, selain Arema, tim putri Bali United dan Persija Jakarta yang sempat serius meminati jasanya.

Andai Persebaya yang mengajukan tawaran padanya, bisa jadi Syafira merapat ke sana. Sebab, mantan didikan Jakarta Football Academy (JFA) Surabaya itu memilih klub yang dekat dari rumah dan sekolahnya di SMA Negeri 1 Porong.

“Saya pilih Arema karena Malang tak seberapa jauh dari rumah di Sidoarjo, jadi saya bisa pulang buat sekolah atau ketemu keluarga. Saya ini juga masih sekolah kelas 1 SMA, untuk orang tua mendukung karier sepak bola saya, asalkan pendidikan tetap nomor satu,” imbuhnya.

Suka Salah Jawab Salam Satu Jiwa

Salam satu jiwa selalu menjadi penutup ketika briefing tim Arema Putri yang mengakhiri sesi latihan, sama seperti yang dilakukan tim seniornya. Namun, Syafira yang merupakan fans Persebaya beberapa kali kedapatan salah menjawab salam tersebut.

Jika ada yang berucap Salam Satu Jiwa, yang mendengarnya wajib menjawab. “Arema!”. Namun, Syafira kerap salah menjawab dengan kata, “Wani!”, yang merupakan jawaban salamnya Persebaya, “Salam Satu Nyali”.

“Tidak sengaja, cuma salah ngomong, karena sudah terbiasa seperti itu. Sudah sering diingatkan sama teman-teman. Saya memang fans Persebaya, tapi setelah bergabung dengan tim Arema Putri, saya akan menjadi fans Arema,” pungkas dara pengagum bintang Juventus, Cristiano Ronaldo itu.