blog Halaman 86

Takafumi Akahoshi Suka Sikap Kebapakan Sylvano Comvalius

Takafumi Akahoshi Suka Sikap Kebapakan Sylvano Comvalius
Takafumi Akahoshi Suka Sikap Kebapakan Sylvano Comvalius (C) DANI KRISTIAN

Takafumi Akahoshi suka sikap kebapakan Sylvano Comvalius, rekan satu timnya. Gelandang bertahan yang baru saja didatangkan Arema FC ini angkat jempol untuk sifat rekannya satu itu.

Saat tiba di Malang, Akahoshi sudah tak asing lagi dengan sosok Comvalius. Kedua pemain ini pernah menjadi satu tim di Suphanburi FC di Liga Thailand musim 2018 lalu. Bahkan, keduanya merupakan teman dekat, karena merasa sama-sama sebagai pemain asing.

Selama di Thailand, keluarga Akahoshi dan Comvalius pun sudah saling mengenal. Bahkan mereka sering keluar bersama untuk sekadar jalan-jalan.

“Kami teman dekat semasa di Thailand, saya suka sikapnya yang kebapakan, kami sama-sama cinta keluarga. Comvalius yang menjadi salah satu alasan saya ke Arema,” kata Akahoshi.

Masih Menjalin Komunikasi dengan Sylvano Comvalius

Comvalius meninggalkan Suphanburi lebih dahulu untuk hijrah ke Liga Malaysia di akhir musim 2018. Namun, Takafumi Akahoshi mengaku masih sering berkomunikasi dengannya.

Tak heran jika dua pekan sebelum ke Arema, Akahoshi sempat menghubungi Comvalius. Pemain asal Jepang itu bertanya beberapa informasi mengenai sepak bola Indonesia, dan juga situasi di Arema.

“Ketika saya mendapatkan tawaran dari Arema, saya sempat tanya beberapa hal kepada Comvalius, dia yang meyakinkan saya untuk ke Arema,” imbuhnya.

Takafumi Akahoshi Suka Selebrasi Ekspresifnya

Bukan cuma sikap Comvalius di luar lapangan yang disukai Akahoshi. Ternyata, eks pemain Foolad Khuzestan FC (Iran) ini juga mengagumi selebrasi X ala Comvalius.

“Saya sangat suka gayanya yang ekspresif, hal itu bisa dilihat ketika dia melakukan selebrasi usai mencetak gol,” tandas pemain 33 tahun ini.

Begal: Kurnia Meiga Masih Mengikuti Perkembangan Arema

Begal: Kurnia Meiga Masih Mengikuti Perkembangan Arema
Begal: Kurnia Meiga Masih Mengikuti Perkembangan Arema (C) DANI KRISTIAN

Yanuar Hermansyah mengaku masih menjalin komunikasi dengan mantan anak asuhnya, Kurnia Meiga. Pelatih kiper Arema FC itu bahkan mengetahui jika si pemain masih mengikuti perkembangan skuat Singo Edan dari waktu ke waktu.

Sesekali, di sela-sela waktunya, Meiga masih mau mengangkat telefon darinya. Kiper yang dikabarkan sakit misterius sejak pertengahan musim 2017 itu masih mau diajak berdiskusi ringan.

Begal, sapaan Yanuar kerap mengajak Meiga berdiskusi, bukan cuma tentang sepak bola Indonesia, tapi juga tentang penampilan kiper-kiper Arema saat ini. Meiga pun tak sungkan memberikan beberapa masukan.

“Tapi, setiap saya bertanya, kapan kembali bermain sepak bola, dia selalu menjawab, ‘Tunggu tanggal mainnya’,” kata Begal.

Pernah Diolok Gara-gara Kiper Asing

Perhatian Kurnia Meiga pada Arema juga ditunjukkannya ketika manajemen dan pelatih memutuskan mendatangkan kiper asing asal Serbia, Srdan Ostojic di pertengahan musim 2018 lalu. Keputusan itu menjadi bahan olokan Meiga pada Begal.

Kiper asal Jakarta itu tak setuju dengan keputusan manajemen dan tim pelatih Arema mendatangkan kiper asing. Sebab, Meiga masih percaya pada kualitas kiper lokal penerusnya.

“Itu menjadi bahan olokan Meiga kepada saya, menurutnya daripada mengambil kiper asing lebih baik jika dirinya meningkatkan kualitas kiper lokal yang ada,” sambung mantan pelatih kiper Persela Lamongan tersebut

Masih Optimistis Segera Sembuh

Saat berkomunikasi, menurutnya Kurnia Meiga memang tak pernah menyebutkan secara detail bagaimana kondisi terkininya. Namun, kiper yang akrab dipanggil Entong itu selalu menyiratkan rasa optimistis segera sembuh.

“Saya berharap dia lekas sembuh, saya pikir bukan cuma Arema, Timnas Indonesia pun sangat membutuhkan tenaga Meiga. Bagi saya, dia masih kiper terbaik di negeri ini,” pungkasnya.

Takafumi Akahoshi Jadi Samurai Pertama di Arema

Takafumi Akahoshi menjadi 'samurai' pertama yang memperkuat Arema. Sebelumnya, skuat Singo Edan sama sekali belum pernah mengontrak pemain asal Jepang.
Takafumi Akahoshi menjadi 'samurai' pertama yang memperkuat Arema. Sebelumnya, skuat Singo Edan sama sekali belum pernah mengontrak pemain asal Jepang. (C) DANI KRISTIAN

Takafumi Akahoshi menjadi ‘samurai’ pertama yang memperkuat Arema. Sebelumnya, skuat Singo Edan sama sekali belum pernah mengontrak pemain asal Jepang.

Eks Foolad Khuzestan FC (Iran) ini resmi teken kontrak berdurasi empat bulan di Arema, Selasa (27/8/2019) siang. Akahoshi yang lahir di Fuji, Shizouka, 27 Mei 1986 diharapkan mewarisi darah para Samurai yang siap tempur di lapangan hijau.

Akahoshi merasa tersanjung ketika mendapati rekor sebagai pemain Jepang pertama di Arema. Baginya, hal tersebut dapat memotivasi saat tampil mengenakan jersey Arema.

“Bagi saya ini hal yang sangat bagus, saya punya kesempatan membuat sejarah di Arema, terimakasih kepada semuanya yang sudah memberi saya kesempatan ini,” kata Akahoshi.

Takafumi Akahoshi Bukan yang Pertama di Indonesia

Meski pertama di Arema, Takafumi Akahoshi bukanlah pemain Jepang yang pertama di Indonesia. Sebelumnya, sudah ada nama-nama beken dari negeri Sakura seperti Sohei Matsunaga, Yamashita Kunihiro, Ryutaro Karube, Kei Hirose, dan lain-lain.

Pemain yang akrab disapa Aka itu mengaku tahu tentang reputasi Sohei di sepak bola Indonesia. Bahkan, Aka kenal dengan sosok Yamashita yang seumuran dengannya.

“Kami pernah bermain sepak bola bersama dalam sebuah kesempatan, meski bukan satu tim. Saya sempat ngobrol juga dengannya tentang sepak bola Indonesia,” pungkas jebolan klub J1-League ternama, Urawa Reds.

Sylvano Comvalius Siap Bantu Proses Adaptasi Takafumi Akahoshi

Sylvano Comvalius Siap Bantu Proses Adaptasi Takafumi Akahoshi
Sylvano Comvalius Siap Bantu Proses Adaptasi Takafumi Akahoshi (C) DANI KRISTIAN

Sylvano Comvalius siap bantu proses adaptasi Takafumi Akahoshi, teman baru di timnya. Penyerang Arema FC itu menyebut penting bagi si pemain untuk bisa segera beradaptasi di skuat Singo Edan.

Kehadiran Akahoshi yang pernah satu tim di Suphanburi FC (Thailand) pada 2018 lalu cukup mengejutkan Comvalius. Namun, setidaknya pemain asal Jepang itu bisa menjadi pelipur laranya saat kehilangan teman baik seperti Pavel Smolyachenko yang dilepas Arema di paruh musim ini.

Comvalius mengaku senang dengan kehadiran Akahoshi sebagai gelandang bertahan yang baru dipatenkan Arema. Terlebih, musim lalu saat masih bermain di Suphanburi FC, keduanya teman sekamar.

“Lucu sekali ketika saya tahu Aka (sapaan akrab Akahoshi) akan datang ke sini, dia teman lama saya di Thailand tahun lalu. Tentu saya senang ketika ada orang yang sudah saya kenal datang, saya siap membantunya beradaptasi cepat,” kata Comvalius.

Penting untuk Beradaptasi Cepat

Sylvano Comvalius meminta Akahoshi untuk beradaptasi dengan cepat di Arema. Terlebih masa kontraknya hanya empat bulan hingga kompetisi Liga 1 2019 berakhir.

Menurutnya, jika gagal beradaptasi dengan cepat, maka waktunya di Arema akan terbuang sia-sia. Terlebih, karakter sepak bola Indonesia yang menurutnya kerap mengandalkan kecepatan menjadi hal baru bagi pemain berusia 33 tahun itu.

“Saya sudah memberitahunya bagaimana sepak bola Indonesia, soal karakteristik dan apa yang harus dilakukannya di lapangan. Sangat menarik bisa membantunya beradaptasi di sini,” imbuhnya.

Kedekatan Jadi Modal

Kedekatannya di Suphanburi FC menurut Sylvano Comvalius akan sangat membantu proses adaptasi Akahoshi. Bahkan, pemain asal Belanda itu juga mengenalkan Akahoshi pada keluarganya.

“Ketika di Suphanburi FC kami teman satu ruangan, kami selalu bersama juga ketika away game. Saya akan melakukan apa saja yang bisa membantunya beradaptasi cepat di Arema, saya pikir semua orang di tim ini akan membantunya juga,” tegas pemain 32 tahun tersebut.

Berita Foto: Dedik Setiawan dan Ahmat Farizi Sudah Latihan

Suasana latihan Arema (Foto: Dani Kristian)
Suasana latihan Arema (Foto: Dani Kristian)

Arema FC terus menggenjot skuad menjelang lawan PSIS Semarang, Sabtu (31/8). Sejumlah pemain yang sebelumnya mengalami cedera seperti Dedik Setiawan, Ahmat Farizi sudah latihan.

Termasuk rekrutan baru dari Jepang, Takafumi Akahoshi yang langsung menghadapi ganasnya latihan ala Arema. Berikut adalah galeri jepretan dari Dani Kristian.

Berita Foto Latihan Arema

8. Duel Takafumi

Foto: Dani Kristian

Takafumi diharapkan langsung bisa nyetel dengan rekan-rekan barunya di Arema. Bisa jadi dia akan mendapatkan kesempatan untuk bermain.

7. Ricky Sembuh

Ricky Ohorella nampak sudah menjalani latihan.

6. Konate Sudah Latihan

Skuat Arema FC Batal Berangkat ke Pekanbaru

Makan Konate dua hari yang lalu mengalami cedera saat latihan di lapangan Futsal Champions Tidar. Namun hari ini dia nampak sudah berlatih keras.

5. Senyum Dedik

Dedik Setiawan Akan Menjalani Operasi 7 November

Dedik mendapati dirinya cedera ketika melawan Bhayangkara FC. Kali ini dia nampak sudah sembuh dan mulai berlatih dengan rekan-rekannya.

4. Kapten Santai

Hamka Hamzah di sesi latihan (Foto: Dani Kristian)

Kapten Hamka Hamzah nampak sangat rileks, dan dia juga menggunakan sepatu Puma King yang sepertinya baru disemir.

3. Ayo Sylvano

Sylvano Comvalius Mengenalkan Aremania pada Takafumi Akahoshi

Sylvano Comvalius berduel dengan Ikhfanul Alam. Saat ini sang pemain diharapkan lebih banyak mencetak gol.

2. Larilah Saddam

Saddam nampak berlari melakukan pemanasan sebelum latihan.

1. Penyembuhan Johan Farizi

Ahmat Farizi sudah latihan dan dia nampak melakukan pemanasan untuk melakukan penyembuhan. Bek kiri Arema tersebut masih belum menggunakan sepatu bola.

Derby Malang, Sumbersari FC Kalahkan Persema

Sumbersari FC
Sumbersari FC

Hasil positif kembali dipetik Sumbersari FC dalam lanjutan Liga 3 Jawa Timur. Melawan tuan rumah Persema pada derby Malang. Elang Selatan mampu menang dengan skor telak 3-1.

Kemenangan ini membuat Sumbersari FC memuncaki klasemen sementara grup H. Dengan raihan sembilan poin hasil tiga kali kemenangan.

Beban berat berada di pundak pemai Sumbersari FC. Status sebagai tim internal Persema menjadi alasan. Laga ini sekaligus menjdi duel yang ditunggu masyarakat. Tidak heran jika kemudian Sumbersari FC memulai pertandingan dengan tekanan berat dari tuan rumah.

Saat Persema lengah, Sumbersari mampu memanfaatkan situasi serangan balik cepat saat laga memasuki setengah jam.

Luxy Ariawan dengan kecepatannya mampu mengelabuhi kiper untuk melakukan nutmeg.

Gol tersebut tidak bertahan lama. Enam menit kemudian, melalui situasi kemelut di depan gawang, Agus Wahedi melepaskan tembakan rocket yang tidak bisa dijangkau oleh kiper.

Saat laga seakan-akan berakhir dengan skor 1-1 di babak pertama. Sumbersari mampu unggul lagi. Adalah Maulana Firdaus yang melepaskan tembakan bebas keras di menit ke-41.

Luxy Ariawan
Luxy Ariawan

Di menit akhir, Persema mendapatkan kesempatan dari titik putih. Namun tembakan keras dari Ciputra Ari mampu diblok kiper. Skor 2-1 tidak berubah dan mengakhiri laga babak pertama.

Di babak kedua, situasinya hampir sama dengan babak pertama. Dimana Persema menggempur habis pertahanan Sumbersari FC.

Pertahanan yang ketat membuat pemain tuan rumah frustasi hingga beberapa kali serangan Sumbersari sukses berhadapan dengan kiper Persema.

Beruntung, di babak kedua, Rizal Nur sebagai kiper Persema sangat sigap dengan menggagalkan empat situasi satu lawan satu lawan.

Pertahanan Persema akhirnya jebol juga, Luxy Ariawan kembali menjadi mesin gol lewat tembakan bebas yang dia ciptakan di menit ke-80. Gol tersebut sekaligus mengakhiri pertandingan dengan skor 3-1.

“Ini kemenangan yang berharga. Kami dapat modal berharga dengan hasil ini. Kami memang tertekan saat awal, tapi itu juga bagian strategi. Itu yang membuat pemain mampu merancang serangan balik,” kata Pelatih Sumbersari FC Saiful Imron usai pertandingan.

Kemenangan ini juga menjadi modal yang berharga. Apalagi sejak awal timnya menargetkan poin penuh. Untuk mempermulus jalan mereka menuju putaran kedua. Tinggal satu pertandingan lagi melawan Sinar Harapan harus ambil poin.

“Target sapu bersih di laga tersisa. Pertandingan terakhir kami juga harus ambil poin penuh,” jelasnya.

Susunan Pemain

Persema
Rizal Nur Zeyrullah, Ahmad Lutfianto, Arif Tri Wicaksono, Hendra Putra Satriya, Levi Fahmi Saputra, Sigit Hudowo Krisdiantoro, Agus Wahedi, Andhika Agraprana, Ciputra Ari Wibowo, Alan Nuri.

Cadangan: Kemas Irsanur Yusachmi, Angga Prasetyo Dwi, Teguh Yofi, Bagas Dwi, Iqbal Hadi, Kharisma Bagus, Mochammad Ricga

Pelatih: Irwanto

Sumbersari FC
Rizky Mey, Indra Kusman Jaya, Maulana Firdaus Pratama, Zaenal Mustaqim, Istyo Nur Rokhim, Muhammad Adam Malik, Oky Dwi Alamsyah, Sandika Sunandy, Ali Wahyudi, Luxy Ariawan, Vicky Jihansyah

Cadangan: Ilham Hidayatur Rochman, Alby Irfansyah, Dandy Andriansyah, Argo Ardianto, Arif Nur Rochman, Dheyo Delpiero, Muhammad Heru Wicaksono

Pelatih: Saiful Imron

Milo Ingin Arema Kembali ke Jalur Kemenangan

Milo Ingin Arema Kembali ke Jalur Kemenangan (C) DANI KRISTIAN
Milo Ingin Arema Kembali ke Jalur Kemenangan (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija ingin Arema kembali ke jalur kemenangan. Karenanya, pelatih yang akrab disapa Milo itu ingin timnya mengamankan tiga poin saat menjamu PSIS Semarang di pekan ke-17 Liga 1 2019, Sabtu (31/8/2019) malam di Stadion Kanjuruhan Malang.

Sebelumnya, Arema menuai hasil buruk di kandang Bali United pekan lalu. Skuat Singo Edan kalah tipis 1-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Menurutnya, setelah kekalahan itu, timnya wajib bangkit. Menghadapi laga selanjutnya melawan PSIS, pelatih yang akrab disapa Milo itu pun terus menyiapkan pasukannya secara maksimal demi mewujudkan target Arema kembali ke jalur kemenangan.

“Kemarin di Bali kami kalah beruntung saja, melawan PSIS kami ingin menjadi lebih baik dari pertandingan sebelumnya, kami harus kembali ke jalur kemenangan,” kata Milo.

Targetkan Kemenangan Lawan PSIS

Milo menargetkan kemenangan saat Arema menjamu PSIS Semarang. Menurutnya tak mudah, tapi pelatih asal Bosnia itu yakin anak asuhnya mampu.

Beberapa kesalahan dalam laga melawan Bali United berusaha diperbaikinya dalam sesi latihan. Setidaknya, masih ada tiga hari lagi untuk memaksimalkan waktu persiapan jelang laga melawan PSIS.

“Kami ingin tetap menang melawan PSIS, saya percaya pada pemain, tak masalah jika ada pemain yang bikin kesalahan, kami akan memperbaikinya, kami dalam kondisi bagus,” imbuhnya.

Siap Hadapi Kegigihan PSIS

Milo menyebut, setiap lawan yang datang ke Stadion Kanjuruhan Malang bakal tampil semaksimal mungkin untuk mencuri poin. Namun, pelatih 55 tahun ini memegaskan anak asuhnya siap menghadapi kegigihan lawan.

“Sudah pasti, lawan akan mencari kesalahan tim kami, makanya kami tidak akan bermain terlalu terbuka, kami harus sabar, bermain pintar, mencari peluang bagi pemain untuk mencetak gol, agar kami bisa kembali ke jalur kemenangan,” pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Latihan Perdana, Takafumi Akahoshi Ungkap Kesulitannya

Takafumi Akahoshi (Foto: Dani Kristian)
Takafumi Akahoshi (Foto: Dani Kristian)

Takafumi Akahoshi telah menjalani sesi latihan perdana bersama Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (27/8/2019) sore. Gelandang bertahan anyar ini mengungkapkan kesulitannya selama menjalani debut latihan tersebut.

Pemain asal Jepang ini datang ke stadion naik sepeda motor. Akahoshi berboncengan dengan penyerang Arema, Sylvano Comvalius, yang juga teman lamanya di klub Liga Thailand, Suphanburi FC.

Aka, sapaan akrab Akahoshi, belum mengenakan jersey latihan dengan nomor punggung 77 yang dipilihnya. Pemain 33 tahun itu masih memakai jersey bernomor 91 warisan Pavel Smolyachenko yang resmi dilepas Arema di paruh musim Liga 1 2019 ini.

“Saya kira, saya menjalani sesi latihan pertama ini dengan tidak buruk, hanya saja saya mencoba beradaptasi dengan tim, apalagi saya belum tahu nama teman-teman satu persatu,” kata Akahoshi.

Takafumi Akahoshi Minta Waktu

Takafumi Akahoshi berharap proses adaptasinya dengan tim Arema berjalan lancar. Karenanya, eks Foolad Khuzestan FC ini meminta waktu.

Menurutnya, banyak hal yang harus dilakukannya agar bisa segera menyatu dengan tim Arema. Bukan cuma beradaptasi dengan pemain lain, tapi juga dengan program latihan, terlebih taktik dan strategi Arema.

“Makanya, menurut saya, saya masih butuh waktu lagi, saya berharap bisa segera beradaptasi dengan tim ini,” pungkasnya.

Milo Kagumi Sentuhan-sentuhan Takafumi Akahoshi

Milo Beber Rahasia Arema Curi Poin dari Persipura
Milomil Seslija (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija terkesan dengan sesi latihan perdana yang dijalani rekrutan anyar timnya, Takafumi Akahoshi, Selasa (27/8/2019) sore. Pelatih Arema FC itu mengagumi sentuhan-sentuhan si pemain dalam sesi game.

Pelatih yang akrab disapa Milo itu sudah melihat sendiri bagaimana Akahoshi berlatih bersama tim Arema dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan Malang. Pemain asal Jepang itu masih mencoba beradaptasi dengan pemain-pemain lainnya.

Meski memilih nomor punggung 77, Aka, sapaan karib Akahoshi mengenakan jersey latihan bernomor punggung 91 ‘warisan’ Pavel Smolyachenko. Seperti diketahui, si pemilik jersey telah meninggalkan tim ini sejak pekan lalu karena dilepas manajemen Arema.

“Saya lihat Akahoshi mencoba beradaptasi dengan tim ini, dia mencoba menunjukkan sentuhan-sentuhannya dalam sesi game,” ujar Milo.

Milo Sebut Kondisi Akahoshi Bagus

Milo menyebut kondisi fisik Takafumi Akahoshi bagus, meski menurutnya si pemain masih mengalami jetlag, lantaran baru sampai di Malang, Sabtu (24/8/2019) lalu. Kemudian, Senin (26/8/2019) pemain 33 tahun itu menjalani tes medis bersama dokter tim, Nanang Tri Wahyudi.

Menurutnya, Aka adalah pemain sepak bola profesional. Milo senang, eks pemain Foolad Khuzestan FC itu mampu menunjukkan kemampuannya dalam sesi latihan, meski dalam kondisi yang masih kelelahan.

“Kondisinya relatif bagus, meski ini sesi latihan pertamanya, dia mampu menunjukkan yang terbaik, ini memudahkan kami untuk melihat kemampuannya,” imbuh pelatih asal Bosnia ini.

Akahoshi Butuh Waktu

Meski demikian, Milo tak mau gegabah menurunkan Takafumi Akahoshi dalam laga selanjutnya melawan PSIS Semarang, Sabtu (31/8/2019) malam di Stadion Kanjuruhan Malang. Menurutnya, si pemain butuh waktu untuk bisa menyatu dengan tim.

“Saya pikir dia masih butuh waktu, masih ada tiga-empat hari lagi, tentu semua tergantung dirinya sendiri. Saya pikir dia pemain profesional, Akahoshi akan membuat tim ini lebih kuat. Saya harap dia tidak mengalami cedera, sehingga bisa menjadi pilihan reguler di tim ini,” pungkas pria berusia 55 tahun ini.

Takafumi Akahoshi Dapat Bermain Lawan PSIS, Asal..

Manajemen Arema FC mengupayakan rekrutan anyarnya, Takafumi Akahoshi dapat bermain lawan PSIS Semarang di pekan ke-17 Liga 1 2019, Sabtu (31/8/2019) malam. Mereka tengah mengupayakan menyelesaikan persyaratan administrasi si pemain asal Jepang ini.

Usai teken kontrak di Kandang Singa, sebutan kantor Arema, Selasa (27/8.2019) siang, pihak klub langsung mengurus dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran pemain. Mulai dari International Transfer Certificate (ITC) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

Syarat untuk mengurus KITAS adalah kontrak pemain dan jaminan pihak yang mendatangkan (klub). Sementara syarat untuk ITC adalah surat keluar dari klub asal dan surat jaminan tak ada tanggungan antara si pemain dengan pihak klub asal.

“Dalam pendaftaran pemain anyar ini kami menaati prosedur regulasi yang ada, semua persyaratan sedang kami upayakan,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Berharap Proses Lancar

Harapannya Arema bisa menjalani semua proses tersebut secara bertahap. Sudarmaji juga berharap prosesnya berjalan lancar.

Demi mematangkan rencana memainkan Akahoshi di hadapan publik Stadion Kanjuruhan Malang, Sudarmaji sudah melayangkan permohonan ITC. Pihaknya tinggal menunggu respon dari federasi sepak bola Iran, negara asal Foolad Khuzestan FC, klub lama Akahoshi.

“Jika direspon federasi sepak bola Iran malam ini, ITC-nya bisa langsung keluar,” imbuh pria asal Banyuwangi ini.

Butuh Campur Tangan Federasi dan Operator

Sementara itu, untuk KITAS, Sudarmaji menyebut pihaknya tak bisa bergerak sendiri. Menurutnya, Arema butuh konsultasi dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru.

“Nama Akahoshi sudah kami daftarkan, tinggal pengesahannya saja, itu jadi kewenangan operator liga dan federasi,” tegasnya.