{"id":2415,"date":"2020-02-06T11:39:48","date_gmt":"2020-02-06T04:39:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/?p=2415"},"modified":"2020-02-06T11:58:37","modified_gmt":"2020-02-06T04:58:37","slug":"10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415","title":{"rendered":"10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang"},"content":{"rendered":"<p>Jepang pertama kali masuk ke Indonesia pada 11 Januari 1942, mereka kemudian berturut-turut menguasai wilayah Indonesia dan Jepang di Malang tiba 12 hari kemudian.<\/p>\n<p>Kedatangan Jepang di Indonesia dan Malang pada khususnya juga memberikan kuasa bagi mereka untuk mengatur sistem pemerintahan yang sebelumnya dilakukan oleh Belanda.<\/p>\n<p>Demi terciptanya lingkungan yang dianggap bagus untuk pemerintahan Jepang. Mereka sebelum masuk ke Malang memberikan selebaran unik yang berisikan\u00a0larangan dan himbauan bagi warga Malang dan sekitarnya.<\/p>\n<p>Pada surat yang dikeluarkan pada 17 Maret oleh Walikota Kelima Raden Adipati Ario Sam ini merupakan surat yang dibuat langsung oleh Jepang. Ada 10 artikel atau tema pada surat itu, intinya adalah Japanisasi dengan membuang jauh-jauh produk eropa. Apa saja isinya, inilah dia!<\/p>\n<figure id=\"attachment_351984\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2416 size-full\" src=\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Pengumuman-Jepang.jpg\" alt=\"\" width=\"479\" height=\"608\" srcset=\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Pengumuman-Jepang.jpg 473w, https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Pengumuman-Jepang-236x300.jpg 236w\" sizes=\"auto, (max-width: 479px) 100vw, 479px\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Pengumuman dari Walikota Malang.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Bahasa Indonesia<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>PENGUMUMAN<\/strong><br \/>\n<strong>PEMERINTAHAN JEPANG, DIBUAT UNTUK WARGA MALANG DAN LINGKUNGANNYA<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel 1<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Dilarang keras untuk mengibarkan bendera selain bendera Jepang<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel 2<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Semua potret Ratu Wilhelmina dan anggota kerajaan Belanda harus dihapus, baik di tempat-tempat pribadi seperti rumah atau tempat yang bisa diakses publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel 3<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Sejak tanggal 20 Maret 1942, maka akan digunakan waktu Jepang ; Beda 1,5 jam waktu Jawa. Maka pada pada 19 Maret malam jam harus diberhentikan hingga jam 12.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel 4<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Seluruh sekolah di Malang pada tanggal 18 Maret akan ditutup dan tetap ditutup sampai perintah lebih lanjut. Dilarang keras masuk sekolah hingga sekolah dibuka.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel 5<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Semua senjata, bedil, badge dll milik polisi dan personel lain harus dihapus. Seragam yang bisa digunakan harus dilepaskan sampai ada penukaran seragam lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Tidak mengikuti larangan sebelumnya akan dihukum sangat berat<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel 6<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Semua toko, tempat penjualan dan sejenisnya harus tutup jam 10 malam waktu Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel 7<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Pada hari ini, 17 Maret sampai ke Malang memasuki 10:00 jam malam malam sampai pagi 05:00 Tokyo Waktu<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Ini menandakan bahwa itu dilarang keras untuk pergi di jalan selama jam-jam tersebut<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Mereka yang oleh kegiatan resmi atau profesional yang diperlukan untuk hadir di jalan-jalan dalam waktu jam harus memiliki lisensi untuk tujuan ini, yang dapat diminta dari Gendarmerie Jepang di gedung bekas anak HBS Idenburg Negara<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel 8<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Dari Kamis, Maret 19 dilarang mobil, sepeda motor dan kendaraan lainnya di jalan, harus ada izin khusus dari pemerintah Jepang. Mobil tanpa izin atau lisensi di jalan akan ditangkap dan disita semuanya. Semua warga Malang dan sekitarnya yang mempunyai bensinn, minyak tanah, minyak, oli mesin dan minyak lainnya, yang digunakan untuk kendaraan bermotor wajib melaporkan SEGERA.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Pemberitahuan ini dibuat secara tertulis, dalam bahasa Inggris atau Melayu di Gedung Pemerintah Jepang di gedung bekas HBS Jalan Idenrburg.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Pencarian bahan bakar juga akan dilakukan, jika ketahuan melanggar seperti yang tertulis di atas maka akan dihukum sangat berat.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel 9<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Semua pengumuman, pesan, dll, harus melalui penguasa militer Jepang dengan bahasa Inggris atau bahasa Melayu<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Artikel 10<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Semua\u00a0<em>engginer<\/em>, semua mekanik, tukang, dll milik pekerja logam harus datang paling lambat 20 Maret 1942 di Gedung Pemerintah Jepang di HBS Jalan Idenburg.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jepang pertama kali masuk ke Indonesia pada 11 Januari 1942, mereka kemudian berturut-turut menguasai wilayah Indonesia dan Jepang di Malang tiba 12 hari kemudian. Kedatangan Jepang di Indonesia dan Malang pada khususnya juga memberikan kuasa bagi mereka untuk mengatur sistem pemerintahan yang sebelumnya dilakukan oleh Belanda. Demi terciptanya lingkungan yang dianggap bagus untuk pemerintahan Jepang. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2417,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[42,33],"class_list":["post-2415","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-malangan","tag-jepang","tag-sejarah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v20.12 (Yoast SEO v24.4) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang - Berita Malang Raya | WEAREMANIA<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jepang pertama kali masuk ke Indonesia pada 11 Januari 1942, mereka kemudian berturut-turut menguasai Indonesia dan Jepang di Malang tiba 12 hari kemudian.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jepang pertama kali masuk ke Indonesia pada 11 Januari 1942, mereka kemudian berturut-turut menguasai Indonesia dan Jepang di Malang tiba 12 hari kemudian.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ngalam Wearemania\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-06T04:39:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-02-06T04:58:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Perang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"608\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ngalam Wearemania\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ngalam Wearemania\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415\"},\"author\":{\"name\":\"Ngalam Wearemania\",\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#\/schema\/person\/6eebd23f3b38e6e21a3792040847a0cf\"},\"headline\":\"10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang\",\"datePublished\":\"2020-02-06T04:39:48+00:00\",\"dateModified\":\"2020-02-06T04:58:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415\"},\"wordCount\":455,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Perang.jpg\",\"keywords\":[\"Jepang\",\"Sejarah\"],\"articleSection\":[\"Malangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415\",\"url\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415\",\"name\":\"10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang - Berita Malang Raya | WEAREMANIA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Perang.jpg\",\"datePublished\":\"2020-02-06T04:39:48+00:00\",\"dateModified\":\"2020-02-06T04:58:37+00:00\",\"description\":\"Jepang pertama kali masuk ke Indonesia pada 11 Januari 1942, mereka kemudian berturut-turut menguasai Indonesia dan Jepang di Malang tiba 12 hari kemudian.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Perang.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Perang.jpg\",\"width\":1024,\"height\":576,\"caption\":\"Perang di Malang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/\",\"name\":\"Ngalam Wearemania\",\"description\":\"Malang Raya bersama Wearemania\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#organization\",\"name\":\"Wearemania\",\"url\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo_wearemania-ngalam_small.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo_wearemania-ngalam_small.png\",\"width\":154,\"height\":45,\"caption\":\"Wearemania\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#\/schema\/person\/6eebd23f3b38e6e21a3792040847a0cf\",\"name\":\"Ngalam Wearemania\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d73624a7a7252973da70dec17cb8d49f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d73624a7a7252973da70dec17cb8d49f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ngalam Wearemania\"},\"description\":\"Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang - Berita Malang Raya | WEAREMANIA","description":"Jepang pertama kali masuk ke Indonesia pada 11 Januari 1942, mereka kemudian berturut-turut menguasai Indonesia dan Jepang di Malang tiba 12 hari kemudian.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang","og_description":"Jepang pertama kali masuk ke Indonesia pada 11 Januari 1942, mereka kemudian berturut-turut menguasai Indonesia dan Jepang di Malang tiba 12 hari kemudian.","og_url":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415","og_site_name":"Ngalam Wearemania","article_published_time":"2020-02-06T04:39:48+00:00","article_modified_time":"2020-02-06T04:58:37+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":608,"url":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Perang.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ngalam Wearemania","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ngalam Wearemania","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415"},"author":{"name":"Ngalam Wearemania","@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#\/schema\/person\/6eebd23f3b38e6e21a3792040847a0cf"},"headline":"10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang","datePublished":"2020-02-06T04:39:48+00:00","dateModified":"2020-02-06T04:58:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415"},"wordCount":455,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Perang.jpg","keywords":["Jepang","Sejarah"],"articleSection":["Malangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415","url":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415","name":"10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang - Berita Malang Raya | WEAREMANIA","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Perang.jpg","datePublished":"2020-02-06T04:39:48+00:00","dateModified":"2020-02-06T04:58:37+00:00","description":"Jepang pertama kali masuk ke Indonesia pada 11 Januari 1942, mereka kemudian berturut-turut menguasai Indonesia dan Jepang di Malang tiba 12 hari kemudian.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#primaryimage","url":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Perang.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/20190206-Perang.jpg","width":1024,"height":576,"caption":"Perang di Malang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/malangan\/10-aturan-yang-dibuat-pemerintahan-jepang-di-malang\/2415#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#website","url":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/","name":"Ngalam Wearemania","description":"Malang Raya bersama Wearemania","publisher":{"@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#organization","name":"Wearemania","url":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo_wearemania-ngalam_small.png","contentUrl":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo_wearemania-ngalam_small.png","width":154,"height":45,"caption":"Wearemania"},"image":{"@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#\/schema\/person\/6eebd23f3b38e6e21a3792040847a0cf","name":"Ngalam Wearemania","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d73624a7a7252973da70dec17cb8d49f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d73624a7a7252973da70dec17cb8d49f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ngalam Wearemania"},"description":"Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2415","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2415"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2415\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2422,"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2415\/revisions\/2422"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2417"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wearemania.net\/ngalam\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}