Jika Menjebol Gawang Bali United, Sylvano Comvalius Tak Mau Berselebrasi

Sylvano Comvalius Cat Jenggot Warna Biru Kalau Arema Juara
Sylvano Comvalius Cat Jenggot Warna Biru Kalau Arema Juara (C) DANI KRISTIAN

Jika menjebol gawang Bali United di pekan ke-16 Liga 1 2019, Sabtu (24/8/2019) malam, Sylvano Comvalius berjanji tak mau berselebrasi. Tak ada akan selebrasi X ala penyerang Arema FC itu pada laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali tersebut.

Comvalius yang menjadi bagian dari Bali United di musim 2017, masih menaruh rasa hormat pada mantan klubnya. Terlebih rasa hormat pada Semeton Dewata, pendukung Bali United yang dulu mengelu-elukan namanya.

Laga Bali United vs Arema ini menjadi momen pertama kali bagi pemain asal Belanda itu kembali ke kandang mantan timnya tersebut. Banyaknya kenangan selama di Bali, termasuk gelar top skor Liga 1 2017 bersama tim itu membuat perasaannya bercampur aduk tak karuan.

“Momen ini akhirnya tiba, saya kembali ke Bali untuk pertama kalinya, bagi saya ini spesial, karena banyak kenangan di sana. Saya respek pada suporter Bali United, saya ingin melakukan yang terbaik untuk mencetak gol dan Arema menang. Tapi jika mencetak gol, saya tak akan melakukan selebrasi,” kata Comvalius.

Jumpa Duo Amsterdamers

Bukan cuma momen bersua mantan tim yang ditunggu-tunggu Sylvano Comvalius. Laga melawan Bali United ini juga syarat emosional, lantaran pemain 32 tahun itu akan bersua mantan rekannya, yang sama-sama berasal dari Amsterdam, Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly (keduanya Warga Negara Indonesia saat ini).

Comvalius mengaku tak bisa melupakan kenangan ketika bersama mereka melakukan selebrasi X yang merepresentasikan lambang kota Amsterdam, kota kelahiran ketiga pemain itu. Meski sudah tak bermain di Bali United, ketiganya tetap menjaga hubungan baik.

“Saya bangga pernah ada di sana, waktu itu saya berharap Bali United bisa menjadi juara, dan bermain di kompetisi Asia. Tapi itu bagian dari sejarah saya, sekarang saya di Arema, yang merupakan klub besar, dengan dukungan suporternya yang fantastis juga. Tentu saya datang ke Bali untuk memberikan 100 persen demi kemenangan Arema,” imbuhnya.

Kenangan di Stadion Kapten I Wayan Dipta

Menurutnya, Stadion Kapten I Wayan Dipta sangat spesial dan meninggalkan banyak kenangan. Terutama soal kemenangan demi kemenangan yang dibukukan bersama Bali United. Stadion tersebut juga menjadi saksi gol demi gol yang dibuat Sylvano Comvalius.

“Di awal kompetisi saya sempat mengalami masalah, tapi pelatih terus memberikan kepercayaan. Saya hampir selalu main di laga kandang, dan mencetak gol. Sangat spesial bisa kembali ke sana, menjumpai lagi banyak suporter di stadion tersebut,” pungkas pemilik jersey bernomor punggung 99 ini.