Sebelum TC di Yogyakarta, Arema Sempat Ditolak di Solo

Sebelum menjalani TC (pemusatan latihan) di Yogyakarta, ternyata Arema sempat ditolak di Solo. Hal itu diungkapkan Presiden Klub Arema, Gilang Pramana.

Secara diam-diam, skuad Singo Edan berangkat ke Solo, H+1 setelah perayaan HUT Arema ke-34, Kamis (12/8/2021). Meski sempat ditutup-tutupi, Gilang akhirnya mengakui jika rombongan Arema sempat menuju Solo.

Setelah berdiksusi bersama, akhirnya tim Arema memainkan plan B, yakni beralih ke Yogyakarta yang tak jauh dari Solo. Hanya saja, Gilang tak menyebut secara gamblang, siapa pihak yang melarang Arema menjalani pemusatan latihan di Solo.

“Sehari setelah merayakan HUT Arema ke-34, tim kami langsung berangkat ke Solo. Ternyata, kami sempat dilarang (menggelar) TC di sana,” kata Gilang.

Memaklumi Kalau Arema Sempat Ditolak di Solo

Gilang Pramana memaklumi jika ada pihak yang sempat menolak Arema menggelar TC luar kota di Solo. Pasalnya, di sejumlah daerah memang masih menerapkan ketatnya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Bisa jadi, Arema memindahkan TC ke Yogyakarta karena dinilai sebagai zona yang lebih aman ketimbang Solo. Gilang sendiri mengakui hal tersebut.

“Karena masih PPKM, akhirnya kami pindah ke Yogyakarta. Memang, sejak PPKM, Arema lebih tertutup daripada sebelumnya. Kalau biasanya saya dan pelatih Eduardo Almeida terbuka kepada media, sekarang kami lebih sering merahasiakan semuanya,” imbuhnya.

Pemain Arema Menjalani TC di Yogyakarta dengan Senang Hati

Gilang Pramana menyebut suasana tim Arema saat ini lebih bersemangat. TC di Yogyakarta mereka jalani dengan senang hati.

“Intinya, tim kami saat ini sedang menjalani TC di Yogyakarta dengan penuh semangat. Sementara, pelatih sudah menyiapkan tim ini dengan baik,” pungkas pengusaha kosmetik dan transportasi tersebut..

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.