More

    Kapten Tim Arema Putri U-15 Setuju Aturan Pembatasan Akun Media Sosial Bagi Anak di Bawah Usia 16 Tahun

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Kapten Tim Arema Putri U-15, Lintang Anugrah Radisty mengaku setuju aturan pembatasan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

    Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan, pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai upaya melindungi mereka dari berbagai risiko di ruang digital, seperti kecanduan gawai, paparan konten berbahaya, perundungan siber, hingga penipuan daring. Menurutnya, kebijakan ini tidak bertujuan melarang anak menggunakan teknologi, melainkan memastikan mereka memiliki kesiapan mental dan psikologis sebelum memasuki ruang media sosial yang kompleks.

    Menurut Meutya, usia sekitar 16 tahun dinilai paling tepat untuk mulai mengakses media sosial berdasarkan diskusi dengan psikolog, pemerhati tumbuh kembang anak, serta berbagai penelitian. Pemerintah juga merespons meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap risiko digital yang dihadapi anak, termasuk dampak perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang membuat konten semakin sulit dibedakan antara asli dan manipulasi.

    “Saya setuju saja sih, soalnya itu kebijakan pemerintah. Saya pikir kebijakan itu bisa berdampak positif juga, kita yang membangun karier ini bisa gak kecanduan bermain medsos dan bisa lebih fokus untuk mengembangkan karier,” kata Lintang kepada WEAREMANIA.

    Aturan Pembatasan Akun Media Sosial Bagi Anak di Bawah Usia 16 Tahun Tak Akan Merusak Personal Branding

    Lintang meyakini, aturan pembatasan akun medsos itu tak akan merusak personal branding yang dibangun para pemain muda. Menurut pemain berposisi gelandang itu, masih ada cara lain untuk membangun imej sebagai pesepak bola.

    “Menurut saya, pemain seusia kita bisa membangun personal branding di akun orang tua sampai cukup umur untuk memegang akun sendiri dan melanjutkan atau mengembangkan personal brandingnya,” imbuhnya.

    “Saya lumayan sering memanfaatkan internet untuk hal-hal positif, misalnya buat belajar, lihat stream bola atau game. Saya pakai sosmed untuk melihat berita dan mengunggah foto-foto,” jelas pemain berusia 15 tahun ini.

    Pemain asal Lumajang itu mengaku sudah siap melepas sementara akun medsosnya. Meski sempat heboh, teman-teman satu timnya pun sudah siap melakukan hal yang sama.

    “Teman-teman di Arema Putri U-15 kebanyakan juga sudah punya akun medsos. Siap gak siap kami harus siap melepasmya sementara. Teman-teman sudah tahu, sempat heboh menanggapi rencana aturan pembatasan itu. Tapi kebanyakan mereka percaya kalau ini cuma bohongan atau gak jadi diterapkan lagi,” tandasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis