Musyawarah Nasional (MUNAS) II Aremania Utas 2026 resmi menetapkan jajaran Presidium Aremania Utas masa bakti 2026-2030. Forum yang digelar di Hotel Selecta, Kota Batu, 20-21 Juni 2026 itu menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi suporter terbesar pendukung Arema FC tersebut.
Sebelum pemilihan presidium baru, peserta Munas terlebih dahulu membahas sejumlah perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Perubahan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan korwil dan komunitas sebagai representasi Aremania dari berbagai daerah.
Melalui akun resmi @satuaremania, Komisi Pemilihan Aremania (KPA) sebsgai penyelenggara, menyebut hari pertama MUNAS, Ssbtu (20/6/2026) berlangsung produktif. Delegasi dari berbagai korwil dan komunitas terlibat aktif dalam pembahasan perubahan aturan organisasi yang nantinya akan dituangkan dalam buku hasil-hasil MUNAS II Aremania Utas 2026.
Munas kali ini juga menjadi akhir masa pengabdian Presidium Aremania Utas periode 2024-2026. Melalui unggahan resminya, Aremania Utas menyampaikan apresiasi kepada Ali Rifki, Teddy Krisna Putra, Prayogi Setiawan, Zakaria Novianto, Soni Taufik, FX Bagus Setiawan, dan Muhammad Anwar atas kontribusi mereka selama memimpin organisasi.
“Dalam setiap perjuangan selalu ada pengorbanan, terima kasih kepada Presidium Aremania Utas periode 2024-2026,” tulis akun resmi @satuaremania.
Pada proses pemilihan presidium periode baru, peserta MUNAS memberikan hak suara kepada 10 kandidat yang sebelumnya telah lolos tahapan fit and proper test. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Muhammad Ali Rifki meraih dukungan tertinggi dengan 40 suara.
Sementara itu, Septian Eka Pratama memperoleh 14 suara, Ibrahim Riqi Herdianto dan Rida Hartatik masing-masing mendapatkan 12 suara. Sedangkan Achmad Ardiansyah, Prayogi Setiawan, dan Teddy Krisna Putra sama-sama mengumpulkan delapan suara.
Tiga calon dengan suara terendah dipastikan tidak masuk jajaran Presidium. Mereka adalah Arya Teguh Prasetia yang meraih lima suara, sedangkan Soni Taufik dan Yudis Fianta masing-masing memperoleh empat suara.
Total suara yang masuk dalam pemilihan tersebut mencapai 115 suara yang berasal dari korwil dan komunitas Aremania yang memiliki hak pilih dalam Munas II Aremania Utas 2026. Sebagai informasi, terdapat 122 dari 127 korwil dan komunitas yang mengikuti pesta demokrasi bagi Aremania ini.
Berdasarkan hasil musyawarah dan mekanisme yang berlaku, Muhammad Ali Rifki kemudian dipercaya menjadi Koordinator Presidium Aremania Utas masa bakti 2026-2030. Amanah tersebut sekaligus menjadi awal kepemimpinan baru dalam melanjutkan program organisasi serta memperkuat sinergi antarkorwil dan komunitas Aremania.
Dengan berakhirnya rangkaian MUNAS II, Aremania Utas kini memasuki babak baru kepengurusan. Harapannya, presidium yang terpilih mampu menjaga persatuan, memperkuat peran organisasi, dan terus menghadirkan manfaat bagi Aremania serta perkembangan Arema.
