Arema masih ingin tambah pemain lokal untuk melengkapi skuad menghadapi Super League 2026-2027. Padahal, manajemen lebih dulu memperkenalkan empat rekrutan lokal selama bursa transfer musim ini.
Sebelumnya, Arema mendatangkan Syahrul Trisna Fadillah sebagai rekrutan lokal pertama. Setelah itu, Erlangga Setyo, Robi Darwis, dan Alfeandra Dewangga ikut bergabung dengan skuad Singo Edan.
Kini, manajemen terus memantau perkembangan bursa transfer pemain lokal. Langkah itu memberi peluang bagi Arema untuk menambah kekuatan apabila menemukan pemain yang sesuai kebutuhan tim.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan manajemen belum menutup peluang mendatangkan pemain lokal baru. Manajemen tetap mempertimbangkan setiap kesempatan yang muncul di bursa transfer.
“Kalau nanti masih ada pemain lokal yang sesuai kebutuhan dan tersedia di pasar, tentu akan kami pertimbangkan,” kata Yusrinal kepada WEAREMANIA.
Arema Masih Ingin Tambah Pemain Lokal Sesuai Kebutuhan Tim
Manajer yang akrab disapa Inal itu menjelaskan, Arema ingin tambah pemain lokal apabila tersedia pemain yang memenuhi kebutuhan tim pelatih. Meski begitu, manajemen tidak memaksakan diri untuk menambah pemain jika tidak menemukan sosok yang tepat.
Selain itu, Inal menegaskan tambahan pemain lokal bukan menjadi kewajiban bagi klub. Pihaknya lebih mengutamakan kualitas daripada sekadar menambah jumlah pemain.
Saat ini, Arema sudah memenuhi mayoritas kebutuhan skuad untuk mengarungi Super League 2026-2027. Empat pemain lokal baru melengkapi fondasi tim bersama pemain lama dan deretan pemain asing yang bertahan.
Karena itu, manajemen tetap fokus menjaga keseimbangan komposisi skuad selama persiapan pramusim. Langkah tersebut memberi ruang bagi tim pelatih untuk memaksimalkan program latihan sebelum kompetisi dimulai.
“Secara umum, kebutuhan tim berdasarkan rekomendasi Coach Marcos sudah terpenuhi,” pungkas manajer asal Bogor tersebut.
