Arema terus genjot fisik pemain pada masa persiapan pramusim menjelang Super League 2026-2027. Pelatih fisik Carlos Airon tetap memasukkan menu latihan fisik di sela program latihan taktikal agar kondisi skuad terus meningkat.
Seluruh pemain Arema masih menjalani latihan fisik sederhana sebelum memulai sesi utama. Tim pelatih menjadikan menu tersebut sebagai pembuka latihan setiap hari.
Carlos juga menyusun program latihan dua kali sehari untuk mempercepat peningkatan kebugaran pemain. Skuad berlatih di lapangan pada pagi hari dan melanjutkan program kebugaran di gym pada sore hari.
Pelatih fisik asal Brasil itu menyesuaikan porsi latihan fisik dengan perkembangan program taktikal. Tim pelatih ingin menjaga keseimbangan antara kebugaran dan pemahaman strategi permainan.
“Selama pramusim, kami akan terus memberikan materi latihan fisik kepada pemain, meskipun program latihan taktikal sudah berjalan. Namun, saya pikir porsinya akan kami sesuaikan,” kata Carlos.
Arema Terus Genjot Fisik Pemain Sampai Mendekati Kondisi Ideal
Arema terus genjot fisik pemain karena tim pelatih ingin seluruh anggota skuad mencapai kondisi terbaik sebelum kompetisi dimulai. Carlos menargetkan kebugaran pemain mendekati level ideal dalam beberapa pekan ke depan.
Menurutnya, tim pelatih belum bisa menilai persentase pasti kondisi fisik para pemain setelah latihan perdana pada 2 Juli 2026. Pelatih berusia 33 tahun itu tetap melihat perkembangan positif selama masa pramusim.
Carlos merasa puas karena tidak menemukan pemain dengan kondisi tubuh yang jauh dari standar kebugaran. Penilaian itu menjadi modal penting untuk meningkatkan intensitas latihan pada pekan berikutnya.
“Target kami adalah dalam waktu tiga atau empat pekan, ketika kompetisi kemungkinan dimulai, kondisi para pemain sudah sangat dekat dengan 100 persen, terutama setelah seluruh skuad sudah berkumpul lengkap,” tutupnya.
