Harus bersaing dengan Lucas Frigeri untuk posisi kiper utama Arema di musim 2025-2026, Adi Satryo mengaku siap. Sebab, persaingan di klub manapun selalu ada.
Adi menjadi pemain pertama yang didatangkan Arema untuk Liga 1 2025-2026. Manajemen Arema menebus kontraknya di PSIS Semarang yang masih tersisa satu tahun.
Arema mendatangkan Adi untuk menghidupkan daya saing dengan Frigeri yang musim lalu nyaris tak tergantikan di bawah mistar gawang Arema. Pemain asli Tangerang itu diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama Arema.
“Ini untuk pertama kalinya saya harus bersaing dengan kiper asing. Persaingan di mana pun pasti ada. Tapi, semua itu kembali ke diri kita sendiri. Jadi, gak selalu tentang persaingan,” kata Adi.
Kekompakan Tim Lebih Dari Sekadar Jadi Kiper Utama Arema
Bagi Adi, kekompakan tim lebih dari sekadar dirinya didapuk menjadi kiper utama Arema. Menurutnya semua kiper harus berjalan seiring demi kenyamanan di dalam tim selama semusim ke depan.
Selain Adi dan Frigeri, Arema masih punya satu kiper lokal lainnya. Musim lalu, kiper asal Jakarta itu belum pernah mendapatkan kesempatan sama sekali dari tim pelatih Arema untuk tampil.
“Semua harus kita rangkul, kita harus berjuang bersama, karena satu musim itu bukan waktu yang sebentar. Jadi kita harus kompak, harus bersama-sama demi kenyamanan di tim,” pungkas pemain berusia 23 tahun itu.
