Kompetisi belum dimulai, tapi dampak hengkangnya Charles Lokolingoy dari Arema sudah tercium. Diprediksi, situasi itu bakal memaksa Arema ubah skema main Arema di Liga 1 2025-2026.
Ketika ada Lokolingoy, tim pelatih Arema kerap memainkan duet striker dengan skema 4-4-2. Bomber berpaspor Australia itu kerap diduetkan dengan Dalberto Luan Belo, di mana keduanya total menghasilkan 25 gol semusim.
Asjsten Pelatih Arema, Kuncoro menyebut, skema tersebut dipakai timnya karena menyesuaikan komposisi pemain yang ada. Menurutnya, ketika Arema punya dua striker ‘mematikan’ seperti Lokolingoy dan Dalberto, akan sia-sia kalau tidak dimainkan bersama.
“Cara main tim itu tergantung nanti bagaimana komposisi pemain yang kita miliki. Kalau kita puna pemain seperti Lokolingoy dan Dalberto, tentu kita bisa bermain dengan skema yang sama. Tapi, kalau kita dapat pemain di posisi lain, ya kita pakai skema yang lain,” kata Kuncoro kepada WEAREMAnIA.
Hengkangnya Charles Lokolingoy Paksa Arema Cari Pengganti
Kuncoro menambahkan, ketika tak ada Lokolingoy, manajemen Arema jelas harus mencari pemain pengganti. Ketika sudah terlihat bagaimana komposisi pemainnya, maka skema main baru bisa disusun.
“Bisa saja kita pakai skema lainnya kalau kita gak bisa mendapatkan pemain setipe dengan Lokolingoy,” imbuhnya.
“Kemarin kita bermain dengan dua striker itu karena memang gak punya winger asing yang bisa menopang pergerakan striker. Untuk musim depan, kita lihat saja nanti.”
