More

    Kenapa Arema yang Jago Tandang Malah Kesulitan Menang di Kandang Sendiri?

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Jawaban atas pertanyaan kenapa Arema yang jago tandang malah kesulitan menang di kandang sendiri dalam lanjutan Super League 2025-2026 masih menjadi misteri besar. Terbaru, Arema ditahan imbang Madura United 2-2 di Pekan 15.

    Di kandang lawan, Arema mampu membawa pulang 11 poin sejauh ini. Dari tujuh laga tandang, Arema memenangi dua laga dan sisanya berakhir imbang.

    Namun, hasil bumi langit terjadi di markas Arema, Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Baru tujuh poin berhasil diamankan Arema dalam tujuh laga kandang, di mana menang dua kali, imbang sekali, dan kalah empat kali.

    “Pertandingan kandang yang kami jalani sejauh ini adalah laga-laga yang sangat berat, melawan tim-tim kuat. Jika melihat klasemen, lawan-lawan itu berada di papan atas. Ini sepak bola, hal seperti ini bisa terjadi,” kata Asisten Pelatih Arema, Andre Caldas Costa.

    Arema yang Jago Tandang Mencoba Perbaiki Rekor Kandang

    Andre menegaskan, saat ini Arema terus berbenah untuk memperbaiki rekor kandang Arema musim ini. Masih tersisa 10 laga kandang yang bisa dimenangkan Skuad Singo Edan.

    “Orang bisa bertanya mengapa kami banyak mendapatkan poin di laga tandang, dan mengapa belum maksimal di kandang. Salah satu alasannya adalah lawan yang kami hadapi sangat kuat dan pertandingan berlangsung ketat. Kami punya banyak peluang untuk menang, tetapi ada gol-gol (kebobolan) yang seharusnya gak terjadi. Itu yang sedang kami perbaiki agar gak terulang,” imbuhnya.

    “Jika kami bisa menghentikan hal itu, kami akan sangat dekat dengan kemenangan di kandang, dan itulah yang ingin kami lakukan pada pertandingan berikutnya,” pungkas pelatih asal Brasil itu.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis