More

    Penolakan Laga Arema vs Persebaya Surabaya karena Trauma, Panpel: Kita Berobat Bersama

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Penolakan laga Arema vs Persebaya Surabaya di Pekan 27 Super League 2025-2026 digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang karena trauma. Panpel Arema mengajak seluruh pihak untuk berobat bersama lewat penyelenggaraan laga yang digelar Jumat (28/4/2026), pukul 15.30 WIB tersebut.

    Terbaru, penolakan itu kabarnya datang dari keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Mereka, meski rak seluruhnya, merasa masih trauma jika laga Derby Jawa Timur itu digelar di stadion tersebut.

    Ketua Panpel Arema, Erwin Hardiyono menyadari hal ini. Karenanya, dibutuhkan komitmen dari seluruh stakeholder sepak bola Malang Raya untuk meyakinkan pihak-pihak yang masih ragu trrselenggaranya laga.

    “Dari sisi kami melihat, itu memang seluruh stakeholder di Malang Raya ini, termasuk juga masyarakat, mungkin masih banyak yang trauma. Ya kita berproses bersama, saling merangkul. Istilahnya mari kita berobat bersama,” kata Erwin.

    Laga Arema vs Persebaya Surabaya Justru Bisa Jadi Obat

    Erwin menjelaskan, hanya stakeholder Malang Raya yajg bisa mengobati “luka” traumanya sendiri. Menurutnya, datang ke laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan justru bisa menjadi obatnya.

    “Obatnya apa? Ya kita harus menyelenggarakan pertandingan itu di sini,” imbuh mantan Panpel Persib Bandung itu.

    “Gak ada dari pihak lain yang bisa menyembuhkan rasa trauma itu, kecuali kita sendiri, masyarakat Malang Raya, stakeholder semuanya juga, harus saling support,” pungkasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis