Ada pesan penting untuk Arkhan Fikri dari tim pelatih Arema setelah terpilih sebagai Best Young Player Liga 1 2024-2025. Pemain berusia 20 tahun itu diminta jangan sombong atas pencapaian tersebut.
Gelar itu dicapainya di musim ketiga bersama Arema setelah didatangkan di Liga 1 2022-2023. Sepanjang Liga 1 2024-2025, Arkhan mengemas dua gol dan lima assist dalam 29 pertandingan bersama Skuad Singo Edan.
Asisten Pelatih Arema, Kuncoro menilai wajar jika proses perkembangan Arkhan di Arema cukup cepat. Pemain asal Serdang Bedagai itu juga tercatat lima kali mendapatkan gelar Man of The Match dan tiga kali Best Young of The Week yang menjadi cerminan betapa stabilnya permainannya.
“Arkhan cepat menanjak karena punya kualitas. Tapi, jangan sombong, besar kepala akan bikin karier kita cepat hancur. Tingkatkan terus, jangan puas cuma jadi Pemain Muda Terbaik, jadikan ini sebagai batu loncatan, kalau bisa ke level Asia. Sama seperti mencari ilmu, gak ada habisnya,” kata Kuncoro.
Pesan Penting Untuk Arkhan Fikri Berkaca Kepada Pemain Senior
Kuncoro juga meminta Arkhan untuk berkaca kepada para pemain yang lebih senior. Bukan cuma mencontoh pemain yang kariernya awet, tapi juga memetik pelajaran dari pemain yang cepat menanjak kariernya, tapi kemudian cepat menghilang bak ditelan bumi.
“Pemain muda kalau gak terkontrol biasanya cepat merasa puas. Begitu itu tergantung si pemain. Kalau malas-malasan, mesti saja,” imbuhnya.
“Saya pikir Arkhan gak seperti itu, dia pemain profesional. Anggap ini pekerjaan yang harus dijaga, ini harus disadari pemain muda. Intinya menambah porsi latihan sendiri, agar bisa awet,” pungkas pelatih asli Malang tersebut.
