Rapor Arkhan Fikri di Super League 2025-2026 menunjukkan perannya yang sangat penting dalam permainan Arema FC. Gelandang muda tersebut menjadi salah satu motor serangan sekaligus pemain yang paling nyaman mengalirkan bola dari lini tengah.
Salah satu statistik yang paling menonjol adalah jumlah pelanggaran yang diterimanya sepanjang musim. Arkhan tercatat 30 kali dilanggar, menjadi pemain kedua yang paling sering mendapat pelanggaran di skuad Arema setelah Betinho Filho yang mengoleksi 34 pelanggaran.
Catatan itu menunjukkan betapa besarnya keterlibatan Arkhan dalam permainan tim. Kemampuannya menjaga bola dan melewati tekanan lawan kerap memaksa pemain lawan melakukan pelanggaran untuk menghentikan pergerakannya.
Dari sisi kreativitas, Arkhan juga masuk kelompok elite di skuad Singo Edan. Pemilik jersey bernomor punggung 8 ini mencatat 20 kreasi peluang, hanya kalah dari Dalberto Luan Belo yang membukukan 41 peluang dan Gustavo França dengan 23 peluang.
Kontribusinya sebagai pengatur permainan juga terlihat dari jumlah operan yang dihasilkan. Sepanjang musim, Arkhan membukukan 758 passing, hanya berada di bawah Matheus Blade dengan 971 passing dan Betinho Filho dengan 945 passing.
Menariknya, produktivitas tersebut tidak diikuti catatan pelanggaran yang tinggi. Dalam 1.849 menit bermain, Arkhan hanya melakukan sembilan pelanggaran dan menerima dua kartu kuning.
Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbaik di antara pemain reguler Arema. Statistik itu menunjukkan bahwa Arkhan mampu bermain agresif dan efektif tanpa harus sering melanggar lawan.
Jika dibandingkan dengan pemain lain yang sama-sama aktif menguasai bola, disiplin Arkhan tergolong luar biasa. Pemain berusia 21 tahun itu lebih sering menjadi korban pelanggaran daripada melakukan pelanggaran kepada lawan.
Rapor Arkhan Fikri menegaskan bahwa atribut paling menonjolnya adalah kemampuan mengatur permainan dengan tetap menjaga disiplin. Kombinasi 758 passing, 20 kreasi peluang, 30 kali dilanggar, dan hanya sembilan pelanggaran yang dilakukan membuatnya layak disebut sebagai playmaker paling bersih dan salah satu pemain yang paling sulit dihentikan lawan di skuad Arema.
Inilah Rapor Arkhan Fikri di Super League 2025-2026

