RESMI: Gilang Pramana Mundur Sebagai Presiden Klub Arema Hampir Sebulan Pasca Kanjuruhan Disaster 2

- Advertisement -

Gilang Pramana mundur sebagau Presiden Klub Arema hampir sebulan pasca Kanjuruhan Disaster 2. Pengunduran dirinya itu diumumkan di Kandang Singa, Sabtu (29/10/2022) siang.

Tragedi itu membuatnya merasakan duka mendalam, rasa terpukul. Sejak hari pertama hingga saat ini, sebagai bentuk tanggung jawab, pihaknya memberikan santunan kepada keluarga korban.

Bukan hanya dirinya, Gilang menyebut semua bagian tim yang terlibat mengalami trauma. Bahkan, setiap malam susah tidur, tidak nyenyak, dan ada sesuatu yang mengganjal.

Tapi, menurutnya hidup tetap harus berjalan. Pria asal Probolinggo itu harus memberikan semangat dan support untuk bangkit.

“Karena rasa kesedihan dan trauma mendalam, rasa jatuh saya memutuskan untuk istirahat dari dunia sepak bola,” kata Gilang.

“Dengan situasi yang terjadi saat ini menurut saya, Arema memerlukan sosok pengganti yang lebih baik dan harus mampu membawa Arema menjadi tim yang lebih solid, kuat dan baik. Maka hari ini saya menyatakan mundur sebagai Presiden Klub Arema.”

Gilang Pramana Mundur, Tetap Bangga Pernah Menjadi Presiden Klub Arema

Gilang mengaku predikat Presiden Klub Arema merupakan pemberian dari Direksi Klub. Namun, pengusaha bus itu tetap bangga.

“Saya bangga bisa menjadi bagian dari Aremania, menjadi bagian dari tim Arema, membawa tim ini berprestasi. Di tahun pertama bisa membawa Arema juara Piala Presiden 2022, suatu kebahagiaan dan kebanggaan yang tak ternilai harganya,” imbuhnya.

“Posisi Presiden Klub ini adalah suatu kehormatan, saya sebagai investor diberikan jabatan ini oleh owner, tentu kehormatan bagi saya.”

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Artikel Lainnya