More

    Soal Penalti Untuk Malut United, Pelatih Arema Curiga Itu Kompensasi Gol yang Dibatalkan

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Soal penalti untuk Malut United di laga Pekan 26 Super League 2025-2026, Jumat (3/4/2026), Pelatih Arema Marcos Santos curiga itu kompensasi gol yang dibatalkan sebelum laga berakhir imbang 1-1.

    Sebelum Arema mencetak gol lewat own goal Nilson Barbosa, Malut sempat membobol gawang Arema di menit 15 lewat aksi serupa oleh Hansamu Yama. Namun, setelah pengecekan VAR, gol bunuh diri itu dianulir wasit Naufal Adya Fairuski lantaran David da Silva tertangkap kamera lebih dulu menjatuhkan Anwar Rifa’i sebelum bola menuju ke dada Hansamu.

    Di menit 38, ada insiden di kotak penalti Arema di mana ada duel satu lawan satu Johan Farizi dengan Igor Inocencio dalam situasi sepak pojok. Usai mengecek VAR, wasit Naufal memberikan hadiah penalti kepada Malut yang berhasil dieksekusi David da Silva, sehingga skor menjadi imbang 1-1.

    “Mungkin keputusan itu sebagai kompensasi dari situasi VAR. Namun menurut saya itu bukan penalti. Menurut saya gak ada pelanggaran seperti itu. Saya pikir ini keputusan berlebihan, seperti halnya kartu merah untuk tiga pemain kami di laga sebelumnya (lawan Bhayangkara FC). Menurut saya tu gak perlu,” kata Marcos setelah pertandingan.

    Mau Tak Mau Harus Menerima Keputusan Atas Penalti Untuk Malut United

    Marcos mengisyaratkan bersikap mau tak mau harus menerima keputusan wasit Naufal yang menghukum Arema dengan penalti. Namun, situasi ini membuatnya ekstra waspada untuk laga-laga selanjutnya.

    “Memang ini bagian dari sepak bola. Semua orang bisa melakukan kesalahan. Pemain bisa gagal mengeksekusi penalti, pelatih bisa salah mengambil keputusan. Wasit juga bisa salah. Hanya saja, kesalahan itu beberapa kali merugikan kami. Kami harus lebih waspada di fase akhir kompetisi ini,” imbuhnya.

    “Namun kami harus tetap bekerja dan bersiap untuk pertandingan berikutnya. Kami mulai memahami bagaimana kepemimpinan wasit di sini,” pungkas pelatih berpaspor Brasil itu.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis