Pelatih Arema, Marcos Santos tak ingin melihat kejutan dari Semen Padang saat kedua tim bersua di Pekan 11 Super League 2025-2026, Senin (3/11/2025), pukul 19.00 WIB. Karenanya, pelatih asal Brasil itu meminta pasukannya untuk ekstra waspada.
Tak dipungkirinya, saat ini Semen Padang sedang berada di posisi juru kunci klasemen sementara dengan empat poin dari sembilan laga. Dalam tujuh laga terakhirnya, tim berjuluk Kabau Sirah itu tak pernah meraih kemenangan.
Meski demikian, Marcos tak ingin skuadnya meremehkan lawan, siapapun yang akan dihadapi Arema. Apalagi Semen Padang bakal tampil di hadapan publik Stadion Haji Agus Salim, Padang yang sudah merindukan kemenangan tim kebanggaannya.
“Semen Padang sedang melalui masa yang sulit. Tapi mereka punya tim yang cukup baik untuk keluar dari posisi itu. Saya pikir mereka tim yang berbahaya, tim yang matang, dan kami harus benar-benar siap agar gak melihat kejutan dari mereka. Kami berusaha bermain bagus di kandang mereka,” kata Marcos.
Tantangan Arema Meredam Potensi Munculnya Kejutan dari Semen Padang
Marcos menyadari, Arema punya tantangan untuk upaya meredam potensi munculnya kejutan dari tim tuan rumah. Meski rekor kandang Semen Padang juga tak istimewa, pelatih berusia 46 tahun itu berusaha tak terlalu percaya diri.
Dari lima kali tampil di markasnya, Semen Padang baru meraup empat poin dari satu kemenangan, sekali imbang, dan sisanya berakhir dengan kekalahan. Catatan itu menjari rekor kandang terburuk di antara 18 klub peserta lainnya.
“Kami memang mengalami naik turun dalam beberapa pertandingan ini. Kami belum mendapatkan konsistensi hasil secara beruntun. Itu justru menjadi alasan untuk kami berusaha mencari poin di sini,” pungkasnya.
