Pelonggaran momen mudik tahun ini diterima masyarakat dengan senang hati. Hal ini ditunjukkan dengan adanya arus mudik meningkat drastis dibandingkan dengan dua tahun terakhir saat adanya pembatasan wilayah. Ribuan kendaraan juga keluar masuk Kota Malang. Hal ini banyak dilaukan oleh masyarakat dikarenakan dua tahun terakhir masyarakat tidak dapat melaukan mudik seperti semestinya. Dampaknya adalah lalu lintas menjadi lebih padat selama tiga hari pasca lebaran karena peningkatan jumlah kendaraan.
Dilansir dari Jawa Pos Radar Malang, per (4/5) setidaknya ada 48.378 kendaraan keluar masuk di Kota Malang. Jumlah itu naik sebesar 10 persen jika dibanding sebelum Lebaran kemarin. Tentu kemacetan di sejumlah ruas jalan menjadi pemandangan yang biasa. Meski demikian, peningkatan tersebut masih terbilang normal, dan lalu lintas ramai lancar.
Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Yoppy Anggi Khrisna, mengatakan pihaknya menganalisis kemacetan yang terjadi mayoritas di persimpangan. Misalnya saja di Jalan Ahmad Yani dan simpang tiga Kacuk Barat mayoritas kendaraan antre untuk melintas. Mengingat daerah Malang memiliki banyak persimpangan.
Yoppy memprediksi kenaikan kendaraan tersebut masih terjadi hingga Minggu (8/5). Sebab, pada hari itu mayoritas masyarakat akan melakukan arus balik dan kembali ke daerah asalnya untuk mengakhiri Lebaran.





