Aturan ganjil genap di Kota Malang segera diberlakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Saat ini, Walikota Malang, Sutiaji, tengah menggodok Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang hal tersebut.
Kebijakan ganjil genap yang sudah diterapkan di kota besar seperti Jakarta bisa jadi bakal juga diterapkan di Kota Malang. Pasalnya, sekarang ini, kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya selaku ibu kota provinsi itu memegang predikat sebagai tujuan wisata.
Dilansir dari Suara Surabaya, Dirlantas Polda Jatim, Kombespol Latif Usman mengatakan, aturan ganjil genap saat ini sedang dikaji. Aturan ganjil genap tersebut rencananya akan dituangkan melalui Perwali Kot Malang.
“Khususnya Malang Kota proses sudah diajukan, semoga segera realisasi ada pembahasan. Kita bisa terapkan untuk mengendalikan mobilitas transportasi di Malang, khususnya tempat wisata, sehingga kita yang ada di lapangan punya dasar hukum untuk melakukan penilangan, walaupun disertai sosialisasi dulu,” kata Latif dalam program Wawasan Radio Suara Surabaya, Rabu (15/9/2021).
Ganjil Genap di Kota Malang Segera Diberlakukan
Lebih rinci Latif menjelaskan, nantinya tidak semua jalur di Kota Malang diberlakukan aturan ganjil genap. Pihaknya saat ini tengah memilih dan memilah jalur mana saja yang akan masuk dalam aturan tersebut.
Nantinya, hanya jalur yang diperkirakan akan terjadi kepadatan lalu lintas maupun pengunjung seperti akses ke tempat wisata. Jalur itu menjadi prioritas diberlakukannya aturan ganjil genap juga demi mengurangi kerumunan.
“Kalau wisata Malang ini kan keseluruhan, masuk keluar Tol Singosari bisa menuju Malang Kota, Kabupaten Malang sampai Batu. Kalau Malang ini kan ya wisata, ya ada penduduk di situ, sehingga terjadi kepadatan,” imbuhnya.
Ada Aturan Jam Berkunjung Juga
Latif menambahkan, bukan cuma ruas jalan yang diatur, tetapi juga jam berkunjung. Dicontohkannya, seperti di Jatim Park misalnya, pada jam-jam tertentu terjadi penumpukan pengunjung dan menimbulkan kerumunan.
“Kita melihat penumpangnya memenuhi standar prokes atau tidak. Tidak hanya fokus ganjil genap (plat nomor kendaraan), tapi prokes juga diperhatikan betul,” pungkasnya.
Baca juga: Cikar, Angkutan Hasil Bumi Pada Masanya
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.





