Proyek pembangunan RSI Unisma menelan empat orang korban jiwa setelah terjatuh dari lantai 4 dengan ketinggian sekira 20 meter, Selasa (7/9/2020) siang. Bagaimana kronologi dan identitas keempat korban meninggal dunia di proyek Rumah Sakit Islam Universitas Islam Malang itu?
Peristiwa nahas itu bermula dari sejumlah pekerja yang baru saja memulai kembali pekerjaan mereka pada pukul 12.40 WIB. Sebelum memulai pekerjaan itu, mereka sempat melepas lelah pada jam istirahat siang.
Para pekerja yang akan memulai tugas mereka itu bersama-sama naik ke lantai 4 dengan menaiki lift proyek. Namun, ketika sampai di lantai 4, tali slink baja yang dipakai untuk menarik lift dari bawah ke atas tiba-tiba saja putus. Ada dugaan tali itu tak kuasa menahan beban lift yang dinaiki banyak pekerja.
Diketahui, ada 11 orang yang menaiki lift tersebut. Mereka pun terjatuh bersamaan begitu tali slink terputus. Beruntung bagi satu orang pekerja yang selamat setelah berhasil melompat dan berpegangan pada besi.
Dari keterangan Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu, pihak berwajib masih melakukan pendalaman terhadap saksi, mandor maupun pihak pelaksana proyek. Pihaknya juga sedang menyelidiki dugaan adanya kesalahan manusia dalam insiden tersebut.
“Nanti kita lihat dulu hasil pendalaman seperti apa,” kata AKP Azi Pratas Guspitu, dikutip Malang Times.
Berikut Identitas Korban Proyek Pembangunan RSI Unisma
Dari 10 pekerja yang menjadi korban, empat di antaranya merupakan korban meninggal dunia. Sisanya kebanyakan menderita luka berat.
Dari informasi yang diperoleh, empat korban meninggal bernama Rutman Priyono (35) warga Sukopuro, Jabung, Kabupaten Malang, Subekti (30) warga Jabung, Kabupaten Malang, Kasianto (40) warga Pakis Cokro, Kabupaten Malang dan Agus Pratama (30) warga Ngantang, Kabupaten Malang.
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

