Thursday, June 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Berita Terbaru

Suhu Udara di Malang Raya Memanas, Ternyata Ini Penyebabnya

Ongis Mbois by Ongis Mbois
3 November 2021
in Berita Terbaru
0 0
0

Jangan heran ketika kamu merasakan suhu udara di Malang Raya memanas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Kabupaten Malang menjelaskan penyebabnya.

Achmad Luthfi, prakirawan Stasiun Klimatologi BMKG Karangploso Malang angkat bicara dalam laman TuguJatim. Menurutnya, peningkatan suhu tersebut disebabkan oleh posisi semu matahari.

ArtikelTerkait

Banyak Anak Tidak Sekolah di Kota Malang karena Nikah Muda

Pemkot Batu Siap Tindak Tegas Pemburu Koin Jagat yang Merusak Fasilitas Umum

Upaya Atasi Longsor Berhasil, Jalur Gunung Geger Kabupaten Malang Kembali Lancar

Jadi Salah Satu Titik Banjir di Kota Malang, Jembatan Glendang Pakem Bakal Ditinjau

ADVERTISEMENT

Panasnya suhu matahari itu mampu menembus atmosfer bumi. Situasi ini dirasakan oleh penduduk bumi yang kebetulan berada di wilayah tertentu yang dinilai dekat dengan posisi matahari.

“Jadi matahari itu punya yang namanya pergerakan semu, jadi seakan akan matahari itu bergerak. Kita perhatikan itu dampak yang bisa kita rasakan salah satu di antaranya adalah kondisi yang panas,” kata Luthfi.

Penyebab Lain Suhu Udara di Malang Raya Memanas

Luthfi menambahkan, ada penyebab lain yang membuat suhu udara memanas di Malang Raya dan beberapa daerah lain di Indonesia. Faktor tambahan itu disebabkan oleh minimnya jumlah awan di atas langit Malang Raya.

Menurutnya, di bulan Oktober 2021 ini, posisi matahari sedanng berada tepat di atas wilayah ekuator. Indonesia merupakan salah satu negara yang secara geografis dilewati oleh garis khatulistiwa tersebut, sehingga panas yang dirasakan jauh lebih intens.

“Kemudian kondisi awan sedikit, sehingga tidak ada penghalang. Maka dampak panas yang kita rasakan itu jauh lebih terasa lebih dibandingkan biasanya,” imbuhnya.

Bantah Adanya Gelombang Panas

Luthfi juga membantah adanya informasi mengenai gelombang panas sebagai penyebab suhu panas yang terjadi. Menurutnya, kabar tersebut merupakan berita hoaks, karena berdasarkan data dari BMKG, panas yang kini tengah dirasakan merupakan akibat gerak semu matahari.

“Terkait gelombang panas itu hoaks. Jadi masyarakat kita memang lebih muda menerima sesuatu yang hanya informasi sesaat aja. Yang dirasakan ini dianggap sesuatu kejadian yang ekstrem, belum tentu juga. Misalnya apakah ini merupakan kondisi paling panas belum tentu juga,” tegasnya.

Baca juga Hujan Lebat Bikin Banjir di Kota Malang, Hindari 10 Titik Ini

Tags: Suhu panas di MalangSuhu udara Malang RayaUdara panas di Malang
ShareTweetSend
Previous Post

Pia Cap Mangkok Oleh-Oleh Khas Malang Jawa Timur

Next Post

Topeng Malangan cinderamata yang diburu wisatawan

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

Berita Terbaru

Sampai Kapan Suhu Udara Malang Raya Memanas Diprediksi Berakhir Desember

20 October 2021

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.