Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa magnitudo yang mengguncang Malang Raya dan sekitarnya, Sabtu (10/4/2021) siang tak berpotensi menyebabkan tsunami. Tapi, sebagai warga Indonesia yang wilayahnya menjadi daerah potensial, kamu harus tahu tips menghadapi gempa, sebelum, saat dan sesudahnya.
Dalam laman BMKG sudah dijelaskan arahan-arahan menghadapi gempa tersebut. Kamu tetap harus waspada, karena potensi gempa susulan tetap ada.
BMKG pun mengimbau masyarakat untuk mengetahui arahan-arahan yang diberikan melalui berbagai media, termasuk di media sosial. Arahan-arah itu bisa kamu jadikan sebagai pegangan ketika bencana gempa terjadi di sekitarmu.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga sudah menerbitkan Buku Saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana. Di dalamnya terdapat sejumlah hal yang harus dilakukan saat terjadi gempa.
Inilah Tips Menghadapi Gempa
1. Berlindung
Ketika terjadi gempa, usahakan untuk berlindung di bawah meja atau benda berkolong yang kokoh. Misalnya kolong kasur atau meja untuk menghindari jatuhan benda-benda keras yang mungkin melukai kepala.
2. Hindari Jendela Kaca
Saat berlindung, sebaiknya hindari jendela kaca. Jika ada jendela kaca di sekitar, upayakan untuk menjauh. Sebab, pecahan jendela kaca berpotensi terhambur karena getaran gempa. Serpihan kaca itu bisa saja melukai tubuhmu jika tak berhati-hati.
3. Matikan Sumber Api dan Listrik
Matikanlah sumber api dan listrik yang ada di rumah/bangunan tempatmu berada ketika terjadi gempa. Hal itu harus dilakukan demi mencegah potensi terjadinya kebakaran dan hubungan arus pendek.
4. Keluar Rumah
Jika memungkinkan, silakan lari keluar rumah. Selamatkan diri dan juga orang yang ada di dalam bangunan. Larilah menuju ke tempat lapang, yang jauh dari pohon, tiang listrik, bangunan yang bisa roboh, atau retakan tanah.
5. Jangan Pakai Lift
Ketika kamu berada di lantai atas gedung, turunlah melalui tangga biasa, atau tangga darurat. Jangan gunakan lift yang berpotensi meluncur sendiri karena guncangan.
6. Menepi Ketika Berkendara
Jika sedang berkendara, jauhi persimpangan, lalu tepikan mobil yang dikemudikan. Ketika terjadi gempa biasanya pengendara akan kehilangan kendali akan mobilnya. Lalu, keluar dari mobil dan menjauhlah. Sebab, mobil berpotensi terbakar.
7. Menjauh dari Pantai
Jika sedang berada di pantai, segeralah menjauh untuk menghindari bahaya tsunami. Sebisa mungkin gunakan kendaraan agar lebih cepat menuju ke dataran yang lebih tinggi.
8. Hindari Longsor di Pegunungan
Jika sedang berada di pegunungan, hindarilah lokasi yang berpotensi terjadi longsor. Lokasi ini biasanya ada di sekitar tebing-tebing tanah yang tak ada pepohonannya.
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.





