Arema Tak Bisa Penuhi Permintaan Oh In-kyun, Dilepas?

Pemain dan Mantan Pemain Arema dari Asia dan Australia (AFC)
Oh In-kyun (C) DANI KRISTIAN

Manajemen Arema tak bisa penuhi permintaan Oh In-kyun. Hal ini ditegaskan General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Sebelumnya, In-kyun melalui Instastory yang diunggah melalui akun pribadinya menyebut alasan belum teken draft rekorntrak yang disodorkan Arema. Gelandang asal Korea Selatan itu memang belum sepakat dengan skema rekontrak yang ditawarkan padanya.

Untuk rekontrak ini, Arema berpedoman pada Surat Keputusan PSSI Nomor 48 dan 53. Skemanya, nilai gaji perbulan yang didapatkan pelatih dan pemain adalah nilai kontrak semusim dibagi dua (50%), dikurangi uang yang sudah/akan mereka terima sampai Agustus, lalu dibagi jumlah bulan dari September sampai bulan terakhir sesuai durasi kontrak awal.

“Kalau mengacu pada SK PSSI No. 48 dan No. 53, semua pelatih dan pemain mulai September mendapatkan gaji 50 persen dengan skema tersebut. Kalau dia minta di atas itu, jujur kami keberatan. Kami tidak bisa memenuhi permintaan In-kyun,” kata Ruddy kepada WEAREMANIA.

Permintaan Oh In-kyun yang Memberatkan Arema

Ruddy Widodo menyebut, Oh In-kyun menyertakan sebuah syarat untuk mau menandatangani rekontrak. Melalui agennya, pemain 35 tahun itu menyampaikan keinginannya agar durasi kontraknya diperpanjang semusim ke depan.

Kabarnya, permintaan itu diajukan lantaran tahun depan In-kyun bakal melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya. Tentu saja, jaminan sudah terikat kontrak dengan sebuah klub bakal membuat hatinya lebih untuk tenang tinggal di Indonesia.

“Itu yang membuat kami keberatan. Kami tidak bisa mengabulkannya. Apalagi ini pelatihnya sudah ganti, bukan lagi Mario Gomez, belum tentu juga si pelatih mau. Manajemen pada prinsipnya hanya memenuhi apa kata pelatih yang lebih tahu kebutuhan tim,” imbuh pria berusia 48 tahun itu.

Tak Masalah Tanpa Oh In-kyun

Ruddy Widodo menegaskan, pihaknya tak masalah meski kehilangan dua pemain asing sekaligus. Sebelum In-kyun, Arema sudah ditinggal penyerang asal Argentina, Jonathan Bauman dengan alasan yang hampir sama.

“Ya tidak masalah, mau bagaimana lagi? Mau bermain pakai pemain lokal semua oke saja. Sudah terbukti Arema bisa mengalahkan PS TIRA dengan full pemain lokal di pekan pertama Liga 1 2020,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.