Begini Detail Jersey Ketiga Arema Musim 2020

Begini Detail Jersey Ketiga Arema Musim 2020
Jayus Hariono dengan jersey ketiga Arema musim 2020 (C) DANI KRISTIAN

Singo Edan Apparel (SEA) resmi meluncurkan jersey ketiga Arema untuk musim 2020, Jumat (20/12/2019) siang. Mengusung semangat 10 tahun gelar juara Indonesia Super League 2009-2010 yang pernah diraih, detail jersey ketiga ini dinilai lebih ramai.

Jersey ketiga itu diluncurkan di Kandang Singa, julukan kantor Arema di Jalan Mayjen Panjaitan, Penanggungan, Klojen, Kota Malang. Gelandang Arema, Jayus Hariono didapuk sebagai model peluncuran jersey ini.

Mengusung tagar #10yearsofvictory, peluncuran jersey ketiga terbilang di luar kebiasaan Arema. Sebelumnya, baik jersey home (kandang), away (tandang), maupun third (ketiga), selalu diluncurkan secara bersamaan saat mendekati kompetisi bergulir.

Berikut ini detail disain jersey ketiga Arema yang dinilai lebih elegan dari sebelumnya.

Kain Bercorak Garis

Jersey ketiga untuk musim 2020 ini SEA menggunakan kain dryfit Sport Billabong berwarna abu-abu gelap. Terdapat corak garis-garis pada bagian bawah (depan maupun belakang jersey) dengan kombinasi warna hitam-emas.

Jika dilihat, jersey ini menggunakan kerah rebah dengan sedikit modivikasi. Ada paduan V-neck berwarna emas pada kerah rebah tersebut.

Pada bagian bahu jersey terdapat kombinasi satu garis berwarna emas yang membentang hingga ujung atas bagian lengan. Warna emas juga ada pada pelipit di ujung bawah lengan kanan dan kiri jersey ini.

Teknologi Pencetak

Untuk jersey anyar ini, SEA menggunakan teknologi yang tidak dipakai pada jersey musim 2019. Teknologi khusus digunakan untuk mencetak logo Arema dan patch sponsor.

Pada jersey ini, SEA memasang logo Arema dengan konsep monochrome berwarna emas menggunakan teknologi Thermoplastic Polyurethane (TPU) rubber. Logo emas ini hanya dipakai pada jersey ketiga, sementara untuk jersey home dan away tetap warna aslinya.

Sementara itu, untuk patch sponsor, pemasangannya menggunakan poliflex. Warna patch ini pun juga dominan menggunakan warna emas.

Warna Emas sebagai Kombinasi

Kombinasi warna abu-abu dan emas dipilih SEA sebagai warna jersey alternatif Arema ini. Warna ini bakal menjadi pembeda dengan jersey lainnya, home dan away.

Abu-abu dianggap sebagai warna yang netral selain putih dan hitam. Harapannya, penggunaan warna ini bisa menyatukan semua lapisan Aremania dari semua kalangan sebagai pendukung fanatik Arema.

Warna emas dipilih sebagai kombinasi di jersey ini juga bukan tanpa alasan. Emas dianggap merepresentasi kejayaan Arema di musim 2009-2010 yang ingin diulangi di musim 2020 nanti.

Tanda Orisinalitas

Demi menjaga orisinalitas produknya, jersey ketiga ini juga dilengkapi dengan pengaman. Terdapat tanda orisinalitas yang sulit untuk dipalsukan.

Ada logo SEA Authentic yang terpampang pada bagian kiri bawah jersey tersebut. Jika melihat ada jersey dengan logo SEA Authentic yang disablon, meski letak dan ukuran logonya sama, tetap saja itu bukanlah jersey orisinil.

Logo SEA Authentic yang asli terbuat dari bordir. Susunannya terdiri dari tiga bagian, pertama logo Singo Edan Apparel, tulisan SEA, dan tulisan AUTHENTIC.

Jargon Terbaru

Pada bagian dalam kerah jersey ini, SEA menempatkan kalimat Spirit Of Unity (Semangat Kebersamaan). Kalimat itu yang menjadi jargon Arema di musim 2020.

Jargon tersebut ditulis dengan huruf kapital berwarna emas di atas pita hitam. Hanya terdapat tiga kalimat saja yang masing-masing dipisahkan dengan gambar singa pada logo Arema berwarna hitam yang ada di dalam belah ketupat berwarna emas.

Di bawah kalimat jargon Arema itu, terdapat area logo SEA dan tulisan SEA. Lalu di bagian bawahnya lagi terdapat ukuran jersey tersebut, dan bendera merah putih berukuran kecil sebagai simbol nasionalisme.