Carlos Oliveira: Mungkin Suatu Saat Aremania Membenci Saya

Berharap Turnamen Sebelum Lanjutan Kompetisi Bukan Cuma Wacana
Carlos Oliveira (C) DANI KRISTIAN

Carlos Oliveira menyadari ekspektasi Aremania terhadap kepelatihannya di Arema cukup tinggi. Karenanya, ada sedikit kekhawatiran di benaknya bisa saja suatu saat Aremania membenci dirinya.

Sebelum resmi diumumkan sebagai pelatih kepala pertengahan September lalu, Carlos merasakan sendiri bagaimana dukungan penuh Aremania padanya. Sebelum datang ke Malang, banyak pendukung fanatik Arema yang memberinya selamat melalui Instagram.

Pelatih asal Brasil itu memahami tingginya ekspektasi itu bakal sebanding dengan tekanan mereka pada tim. Sebab, semua suporter pasti menginginkan hasil terbaik didapat tim yang didukung.

“Mungkin untuk saat ini semua Aremania mencintai saya. Namun, bukan tidak mungkin mereka akan membenci saya. Hal itu sangat mungkin terjadi jika kami meraih hasil buruk dalam pertandingan,” ungkap Carlos kepada WEAREMANIA.

Wajar Aremania Membenci Jika Hasilnya Tak Sesuai Ekspektasi

Carlos Oliveira menilai wajar jika nantinya Aremania berbalik tak mendukungnya jika Arema terpuruk. Namun, pelatih berusia 59 tahun itu berharap hal itu tidak terjadi.

Di tengah ketidakpastian kelanjutan Liga 1 2020, Carlos tetap berusaha menyiapkan timnya sebaik mungkin. Sebab, mantan pelatih Becamex Binh Duong itu tak ingin mengecewakan suporter dengan tidak bekerja serius.

“Saya pikir wajar jika suporter marah jika tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Karenanya, saya akan memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan tim dengan serius,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.