Denda Arema Bertambah 150 Juta Rupiah

Denda Arema Bertambah 150 Juta Rupiah
Wasit memerintahkan Riko untuk menjauh dari kotak penalti.

Total denda Arema yang sudah menembus angka 670 juta rupiah ternyata kembali bertambah. Kali ini, Komite Disiplin (Komdis) PSSI memutuskan Arema kena denda 150 juta rupiah.

Keputusan itu diambil Komdis PSSI setelah menggelar sidang Jumat (29/11/2019) lalu. Ada tujuh keputusan hasil dari sidang tersebut, yang salah satunya menjatuhkan sanksi berupa denda kepada Arema.

Kali ini, Arema kena denda karena adanya penyalaan flare oleh oknum Aremania. Komdis PSSI mendakwa penyalaan flare itu merupakan pengulangan kejadian sebelumnya.

Komdis PSSI menyebut penyalaan flare itu terjadi pada laga kandang Arema kala menjamu Persija Jakarta di Liga 1 2019, Sabtu (23/11/2019) lalu. Atas kesaksian dan laporan pengawas pertandingan, terlihat ada penyalaan flare pada laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang itu.

Rincian Denda Arema dari Komdis PSSI di Putaran Kedua

Pada putaran pertama saja, manajemen Arema harus merogoh kocek hingga 500 juta rupiah untuk membayar denda pada Komdis PSSI. Pada awal putaran kedua, sanksi Komdis PSSI pun kembali menyapa.

Arema FC
– Nama kompetisi: Liga 1 2019.
– Pertandingan: Arema FC vs PSIS Semarang.
– Tanggal kejadian: 31 Agustus 2019.
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan).
– Hukuman: Denda Rp. 45.000.000.

Arema FC
– Nama kompetisi: Liga 1 2019.
– Pertandingan: Arema FC vs Borneo FC.
– Tanggal kejadian: 13 September 2019.
– Jenis pelanggaran: pelemparan ke lapangan dan wasit (pengulangan).
– Hukuman: Denda Rp. 75.000.000.

Arema FC
– Nama kompetisi: Liga 1 2019.
– Pertandingan: Arema FC vs Madura United.
– Tanggal kejadian: 8 November 2019.
– Jenis pelanggaran: lima kartu kuning dalam satu pertandingan.
– Hukuman: Denda Rp. 50.000.000.

Arema FC
– Nama kompetisi: Liga 1 2019.
– Pertandingan: Arema FC vs Persija Jakarta.
– Tanggal kejadian: 23 November 2019.
– Jenis pelanggaran: penyalaan flare (pengulangan).
– Hukuman: Denda Rp. 150.000.000.