Eduardo Almeida Bantah Menyulap Sandi Sute Sebagai Striker Arema

Dalam laga lawan Persipura Jayapura di Pekan 21 Liga 1 2021-2022, Jumat (28/1/2022) malam, Eduardo Almeida tampak menyulap Sandi Sute sebagai striker Arema. Namun, pelatih Arema itu membantah anggapan tersebut.

Sandi yang biasanya menjadi gelandang bertahan tampak berada satu garis lebih depan ketimbang biasanya. Pemain asal Palu itu lebih sering berduet di lini depan dengan Carlos Fortes, penyerang asing Arema.

Di posisi yang biasa ditempati Sandi itu biasanya ada sosok Muhammad Rafli atau Dedik Setiawan. Namun, kedu pemain saat ini tengah menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia.

“Dalam sepak bola, saya tahu beberapa orang mungkin melihat demikian. Tapi, di laga ini kami memainkan tiga gelandang. Mereka main sama-sama di tengah, bukan dua pemain di depan, satu di belakangnya,” kata Almeida.

Menyulap Sandi Sute Menjadi Pemain Dinamis

Eduardo Almeida meluruskan, semua gelandang yang ada di lini tengah Arema punya fungsi yang dinamis. Dalam skema main yang diterapkannya lawan Persipura Jayapura dipastikan tak sama dengan yang dipakai di laga lainnya.

Pelatih asal Portugal itu sendiri menganut sebuah paham ketika menyerang, mereka akan menyerang lawan bersamaan. Begitu pula saat bertahan, maka striker sekelas Carlos Fortes pun wajib ikut.

“Saat di dalam lapangan, saat permainan berjalan, pastinya tidak sama seperti saat laga baru saja dimulai. Ini yang dimaksud dinamis,” pungkasnya.

Sandi Sute merupakan rekrutan anyar Arema di bursa transfer paruh musim. BACA: Inilah momen Sandi Sute melakoni debut untuk Arema.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.