Felipe Americo Lahir Saat Brasil Dikalahkan Italia di Piala Dunia 1982

Felipe Americo Lahir Saat Brasil Dikalahkan Italia di Piala Dunia 1982
Felipe Americo (C) DANI KRISTIAN

Pelatih Kiper Arema, Felipe Americo lahir di momen yang menyedihkan bagi bangsanya, Brasil. Pria yang hari ini (5/7/2020) genap berusia 38 tahun itu lahir di saat negaranya dikalahkan Italia di Piala Dunia 1982 yang digelar di Spanyol.

Saat itu, Italia dan Brasil bertemu di pertandingan ketiga Ronde Kedua Grup C di Stadion Sarria, Barcelona, Spanyol (5/7/1982). Pada laga perebutan juara grup sebagai tiket lolos ke babak semifinal tersebut, Italia menang 3-2 lewat hattrick Rossi, sedangkan dua gol Brasil dibuat Socrates dan Falcao.

Kekalahan itu membuat Brasil berada di posisi kedua dengan 2 poin hasil dari sekali menang, di bawah Italia dengan 4 poin yang dua kali menang. Saat itu, tim yang menang sekali mendapatkan dua poin.

“Saya lahir di momen yang sama ketika Brasil kalah dari Italia di Piala Dunia 1982. Setiap orang di Brasil menangis karena kekalahan itu, tapi keluarga saya bersuka cita karena saya lahir,” kata Felipe kepada WEAREMANIA.

Mimpi dan Harapan Felipe Americo Lahir Sebagai Orang Brasil

Terlahir sebagai orang Brasil, Felipe Americo ternyata punya mimpi besar yang suatu saat sangat ingin diwujudkannya. Mantan pelatih kiper Barito Putera itu tengah merintisnya di Arema.

Mimpi terbesar Felipe saat ini adalah bekerja sebagai pelatih kiper Timnas Brasil, seperti mimpi-mimpi para pelatih kiper pada umumnya. Felipe pun ingin sekali berpartisipasi di Piala Dunia bersama tim nasional negaranya tentunya.

“Saya yakin dengan banyak kerja keras, Tuhan akan memberkati saya dan mimpi besar itu terwujud suatu hari nanti. Harapan di hari ulang tahun ini semoga Tuhan menyapa saya, sehingga saya dapat terus melakukan apa yang saya sukai, yaitu melatih penjaga gawang, kesehatan dan kedamaian di hati,” imbuhnya.

Kejutan dari Istri di Brasil

Berulang tahun di Indonesia ini menjadi momen ketiga Felipe, setelah dua kali mengalaminya di Banjarmasin saat menjadi bagian dari Barito. Meski kali ini tanpa sang istri yang tengah bekerja di Brasil, tapi kejutan berupa kue tart bertuliskan Feliz Aniversario (Selamat Ulang Tahun) datang ke rumahnya di kawasan Ijen Nirwana.

“Kue ini tidak dikirim langsung dari Brasil. Istri saya menghubungi temannya di Surabaya untuk mengirimkannya ke Malang. Dia wanita yang luar biasa,” tandasnya.

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.