Melawan Arema, Pelatih PSM Makassar Sebut Carlos Fortes Hingga Aremania

Melawan Arema, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares menyebut Carlos Fortes hingga Aremania. Kedua tim akan bersua di babak penyisihan Grup D Piala Presiden 2022, Sabtu (11/6/2022), pukul 20.30 WIB.

Menurutnya, laga ini bagus untuk kedua tim, baik PSM maupun Arema. Sebab, mereka sama-sama menggunakan turnamen pramusim ini untuk bersiap sebelum main di Liga 1 2022-2023.

Pelatih asal Portugal itu sadar betul PSM akan menghadapi tim seperti apa di laga pertama ini. Meski baru melatih PSM musim ini, Bernardo ternyata sudah tahu sedikit banyak tentang pencapaian Arema musim lalu.

“Saya pikir ini akan menjadi laga yang bagus bagi kami, karena kami akan melawan tim kuat, dengan pemain-pemain bagus. Musim lalu tim ini punya musim yang bagus,” kata Bernardo.

Pelatih PSM Makassar Menilai Arema Lebih Kuat

Bernardo Tavares menilai Arema musim ini lebih kuat dari musim lalu. Menurutnya, hal itu tak lepas dari perubahan komposisi pemain yang dilakukan manajemen klub.

Salah satu yang diketahuinya, Arema kehilangan bomber Carlos Fortes yang hengkang ke PSIS Semarang. Namun, baginya hal itu pasti tak akan berpengaruh besar terhadap kekuatan Arema, mengingat ada banyak pemain anyar berkualitas.

“Okelah mereka kehilangan Carlos Fortes di lini serang, tapi mereka mendatangkan banyak pemain lokal bagus, dan berlabel timnas. Jadi, saya pikir mereka lebih kuat dari musim lalu,” kata Bernardo.

Sudah Melihat Video Permainan Arema

Bernardo Tavares mengaku sudah melihat beberapa video permainan Arema. Dari situ, pelatih berusia 42 tahun ini menganalisa kekuatan skuad Singo Edan yang akan menjadi lawan PSM Makassar.

“Saya punya kesempatan melihat video pertandingan Arema. Mereka tampil luar biasa dengan dukungan suporter yang fantastis. Jadi, saya harap kami bisa melakukan penampilan yang terbaik di pertandingan ini,” pungkasnya.

Selain mengganti pelatih kepala, PSM Makassar musim ini juga mendatangkan pemain-pemain anyar. BACA: Inilah rekap transfer terbaru dan pemain PSM Makassar yang diboyong ke Malang.