Nasib Kontrak Carlos Oliveira di Arema Masih Digantung

Nasib Kontrak Carlos Oliveira di Arema Masih Digantung
Carlos Oliveira (C) DANI KRISTIAN

Hingga pertengahan Januari 2021 ini nasib kontrak Carlos Oliveira di Arema masih digantung. Manajemen Arema masih menunggu kepastian dari PSSI terkait kompetisi.

Meski belum membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih kepala di laga resmi Liga 1 2021, kontrak Carlos bakal habis pada Februari 2021 mendatang. Pelatih asal Brasil itu menginginkan setidaknya Januari ini ada pembicaraan mengenai kontrak baru.

Sebelumnya, pada rapat bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB), 18 klub peserta sepakat Liga 1 2020 dihentikan dan diganti dengan kompetisi musim baru. Hanya saja, PSSI belum memutuskan.

“Kami masih menunggu sampai ada kepastian. Harapannya segera ada keputusan dari PSSI terkait kompetisi, baru kami bisa mengambil langkah soal kontrak pelatih dan pemain,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Harus Bersabar Menanti Nasib Carlos Oliveira di Arema

Ruddy Widodo meminta Carlos Oliveira untuk bersabar, termasuk pelatih dan pemain yang kontraknya akan berakhir. Tentunya, jika Liga 1 2020 dihentikan dan diganti musim baru, harus ada perbaruan kontrak untuk semuanya.

Inilah salah satu yang dikhawatirkan manajer asal Madiun itu jika Liga 1 2020 dihentikan, terutama utamanya aspek hukum yang berkaitan dengan kontrak. Ruddy memohon kepada PSSI untuk mengeluarkan Surat Keputusan yang menjelaskan status force majeure untuk Liga 1 2020 dan melindungi klub.

“Semua harus bersabar sampai ada kabar dari PSSI. Sebagai member, kami loyal pada federasi, apa pun keputusannya nanti. Namun, jangan asal dihentikan, harus ada garansi perlindungan hukum kepada klub-klub peserta kompetisi,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.