Arema Putri gagal lolos ke babak Semifinal Piala Pertiwi 2025 putaran nasional mewakili Jawa Timur. Skuad Ongis Sinam kalah adu penalti melawan wakil Sumatra Utara, BHRU di Babak 8 Besar, Kamis (6/11/2025).
Tampil di Stadion Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, Arema Putri dan BHRU sempat bermain imbang 0-0 di babak pertama.
Anak asuh Pslatih Nanang Habibie itu berhasil unggul dulu di babak kedua, tepatnya di menit 49. Andini Angelina Putri mampu membobol gawang BHRU.
Sayangnya, Arema Putri tak bisa mempertahankan keunggulan tersebut. Gawang yang dijaga kiper Kintan Herosyanranita kebobolan di menit 76 oleh Amalia Zahro Siregar sehingga skor menjadi 1-1.
Skor imbang yang bertahan sampai babak kedua berakhir memaksa laga dilanjutkan ke adu penalti. Empat eksekutor Arema Putri berhasil menjalankan tugasnya, kecuali Daeng Rosma sebagai penendang terakhir yang ternyata sepakannya melenceng, sehingga BHRU menang 5-4.
Gagal Lolos ke Semifinal Piala Pertiwi 2025, Pelatih Arema Putri Mohon Maaf
Habibi memohon maaf kepada manajemen dan Aremania atas kegagalan melaju lebih jauh di Piala Pertiwi 2025 ini. Menurutnya, pasukannya kurang fokus dalam menjaga keunggulan, sehingga kecolongan dan kalah adu penalti.
“Mohon maaf atas kegagalan ini, mungkin belum rezeki kami lolos ke fase selanjutnya. Target kami di pertandingan ini menang. Tapi, ketika sudah unggul anak-anak sedikit kehilangan fokus,” kata pelatih yang akrab disapa Pepe itu.
Menurutnya, soal adu penalti, pasukannya sudah disiapkan dalam sesi latihan. Mereka pun sudah berlatih menendang penalti untuk menghadapi segala kemungkinan.
“Adu penalti sudah saya siapkan, mereka semua juga sudah berkomitmen siap,” jelas pelatih asal Banyuwangi itu.
Akui Kualitas Lawan
Bagi Pepe, ini menjadi pengalaman pertama di level senior menghadapi wakil Sumatra Utara. Eks pelatih tim PON Jawa Timur itu mengakui kualitas BHRU yang memaksa Arema Putri terhenti di Babak 8 Besar ini.
“Di level senior baru ini ketemu wakil Sumut. Harus diakui, Sumut mempunyai progres pembinaan sepak bola putrinya dalam dua tahun terakhir ini. Mereka juga intens meningkatkan sepak bola putri,” pungkasnya.
