Kiper Arema Putri, Desca Nava Salsabila ungkap perbedaan main di Liga Wanita Timor Leste dengan di Indonesia. Pemain asal Banjarnegara itu bermain untuk klub Maranatha FC sejak musim 2025-2026 ini.
Gabung tim luar negeri ini merupakan lonjakan tinggi dalam karier Desca. Maklum, sebelum memperkuat Arema Putri di Piala Pertiwi 2025, kiper berusia 20 tahun itu hanya berkutat di klub-klub lokal Jawa Tengah.
Arema Putri menjadi pintu gerbang baginya untuk abroad ke Timor Leste. Pemain kelahiran 27 Desember 2004 itu bangga bisa berkarier di negeri orang, meskipun adaptasinya tak mudah.
“Ini pertama kalinya saya main di luar negeri. Ada beberapa peraturan yang mungkin sedikit berbeda dari Indonesia. Misalnya seperti pemain menggoyangkan jaring gawang kiper lawan dan menendang bola (saat tendangan gawang) itu harus benar-benar di dalem kotak penalti (kecil), bahkan tumpuan mendarat juga harus di dalamnya,” kata Desca kepada WEAREMANIA.
Main di Liga Wanita Timor Leste, Ada Harapan Tinggi Tersemat
Desca punya harapan tinggi saat tampil bersama Maranatha FC di Liga Wanita Timor Leste. Harapannya bisa dibilang sama dengan para pesepak bola wanita profesional di Indonesia lainnya.
“Dengan pengalaman pertama ini, saya cuma berharap di Indonesia akan berjalan juga liga sepakbolanya,” imbuh eks kiper tim sepak bola Kota Batu di PORPROV Jawa Timur 2025 itu.
“Untuk liga sepakbola wanita di sini sangat konsisten per tahunnya. Meskipun ada beberapa dari tim mungkin mainnya sedikit kasar, tapi ya gak masalah. Buat saya itu jadi tantangan tersendiri bermain di liga sini,” pungkasnya.
