Makanan berlemak khas Lebaran jadi tantangan bagi penggawa Arema Putri U-15 saat libur Hydro Plus Soccer League 2025-2026. Hal itu diakui sendiri oleh bek sayap Lareina Nadine Anindhita Rahman.
Saat Hari Raya Idhul Fitri, umumnya identik dengan makanan-makanan seperti ketupat opor ayam, dan makanan berlemak lainnya. Nadine tidak berusaha menghindarinya, bahkan tetap menyantapnya.
Namun, pemain berusia 14 tahun itu membatasi porsi yang dimakannya. Ini dilakukannya demi menjaga kondisi tubuhnya sebelum kembali berlatih bersama tim awal April nanti.
“Saat libur, saya selalu menjaga pola tidur dengan tidur di bawah pukul 21.00. Saya juga menjaga pola makan, saya gak makan sembarangan, seperti gorengan, cilok, dan lain-lain. Opor ayam dan makanan khas Lebaran lainnya saya makan, tetapi gak terlalu sering-sering agar kalau latihan badan kita gak terlalu berat,” kata Nadine kepada WEAREMANIA.
Penggawa Arema Putri U-15 Rajin Jaga Kondisi
Selain menjaga pola makan dan tidur, Nadine mengaku rajin jaga kondisi dengan latihan mandiri saat libur. Meski tak setiap hari, pemain kelahiran Bondowoso, 28 November 2011 itu berusaha menjaga kualitas latihannya dengan maksimal.
“Saya biasanya mengembalikan kondisi fisik dulu seperti membangun endurance dan speed agility. Biasanya selama liburan ini saya latihan mandiri setiap pagi, gak tiap hari juga. Saya latihan di rumah biasanya skipping-an, durasinya kurang lebih 30 menitan, atau jogging, bisa sampai 4-5 km,” imbuhnya.
“Selama libur kompetisi Coach Pepe (pelatih Arema Putri) memberikan materi latihan di rumah, saya juga membuat materi agar peningkatan individual skill tetap terjaga, karena bulan depan kompetisi sudah berjalan lagi,” pungkasnya.
