Pelatih Nanang Habibi menegaskan, para pemain Arema Putri U-18 yang under performance di Hydro Plus Soccer League 2025-2026 dikirim ke Akademi Arema Putri. Akademi yang ada di Semarang itu memang menjadi tempat penggemblengan bagi mereka.
Menurutnya, sebetulnya Akademi yang baru berdiri pada Agustus 2025 lalu itu fokus membina pemain U-10, U-12, U-14 dan U-16. Sementara U-17 hingga senior dibina di Akademi Arema yang ada di Malang.
Namun, sementara ini tim U-18 yang tampil di Hydro Plus Soccer League 2025-2026 (bersama tim U-15) di regional Surabaya. Maka, untuk kedua tim diterapkan sistem pemusatan latihan (TC) jangka pendek, di mana tiap dua minggu sekali saat ada jadwal pertandingan pemain dikumpulkan H-2.
“Ketika ada pemain Arema Putri U-18 yang harus ditingkatkan progresnya, maka kita kirim ke Semrang untuk kita push latihannya,” kata Habibi kepada WEAREMANIA.
Pemain Arema Putri U-18 Terus Dievaluasi
Pelatih yang akrab disapa Pepe itu mengaku terus melakukan evaluasi, baik secara tim maupun individu. Evaluasi itu pun dilakukan setiap pekannya.
Para penggawa Ongis Sinam Licek harus berani bersaing secara sehat. Mereka yang bekerja keras dalam TC dipastikan memetik hasilnya di pertandingan saat dimainkan. Pepe memang sengaja menciptakan atmosfer persaingan di antara anak asuhnya.
“Itu untuk membiasakan pemain berkompetisi di internal tim, bersaing dengan sesama pemain agar mempunyai kualitas yang stabil dan konsisten, karena bagaimanapun ketika tampil di tim U-18 sampai senior maka harus bisa membanggakan Arema Putri,” imbuhnya.
Tak Bosan Membina
Pepe menegaskan, para pemain Arema Putr di level kelompok umur memang disiapkan untuk regenerasi tim senior di masa mendatang. Karenanya, alih-alih melepas pemain yang tengah menurun performanya, sebagai pelatih Pepe merasa bertanggung jawab untik tak bosan membina si pemain.
“Kalau melepas saya rasa gak, akan kita perbaiki dan kita tingkatkan. Nantinya akan diroling saja dengan pemain yang progresnya siap bermain secara mental dan kualitas. Kami terus melakukan pembinaan berjenjang agar ada regenerasi terus, agar banyak muncul pemain putri berkualitas,” tandasnya.
