More

    Reuni Kecil di Arema Bawa Keuntungan, Mantan Staf Klub Liga Brasil Bersatu Lagi

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Reuni kecil di Arema menjadi salah satu cerita menarik dalam persiapan Super League 2026-2027. Kehadiran Matheus Lacerda sebagai analis membuat tiga mantan staf kepelatihan Clube Náutico Capibaribe kembali bekerja dalam satu tim.

    Matheus datang ke Malang setelah menyelesaikan kontraknya bersama Nautico. Sebelumnya, Marcos Santos dan Andre Caldas Costa lebih dulu bergabung dengan Arema sejak musim Super League 2025-2026.

    Di klub asal Brasil tersebut, Matheus menjalankan tugas sebagai analis. Saat itu, Marcos memimpin tim sebagai pelatih kepala, sedangkan Andre mendampinginya sebagai asisten pelatih.

    Kini, ketiganya kembali bersatu untuk memperkuat jajaran pelatih Arema. Kesamaan pengalaman kerja itu diharapkan mempercepat proses persiapan tim menghadapi musim baru.

    “Kami pernah bekerja bersama di Brasil, tepatnya di Nautico. Itu merupakan klub besar di Brasil. Kami bekerja bersama pada tahun 2025, jadi sekitar satu tahun yang lalu. Sekarang kami bertemu lagi di sini,” kata Matheus kepada WEAREMANIA.

    Reuni Kecil di Arema Permudah Adaptasi Matheus Lacerda

    Reuni di Arema ini juga mempermudah proses adaptasi Matheus bersama tim pelatih. Pengalaman bekerja bersama Marcos dan Andre membuatnya sudah memahami pola kerja yang akan dijalankan.

    Matheus mengaku merasa nyaman karena tidak perlu memulai semuanya dari awal. Kesamaan visi dan metode kerja menjadi modal penting dalam mendukung program latihan Arema.

    “Saya sudah memahami cara kerja mereka dan saya sangat senang bekerja bersama mereka. Karena itu, saya juga sangat senang bisa kembali bekerja bersama mereka di sini,” imbuhnya.

    Selain beradaptasi lebih cepat, Matheus langsung menjalankan tugas utamanya sebagai analis. Perannya berfokus membantu tim pelatih melalui berbagai kajian teknis sebelum maupun sesudah pertandingan.

    Pria asal Brasil itu bertanggung jawab menganalisis kekuatan lawan, performa pemain, hingga permainan tim secara menyeluruh. Hasil analisis tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan strategi bagi Marcos Santos dan staf pelatih.

    “Kemarin di Nautico saya juga bekerja sebagai analis, sama seperti pekerjaan saya di sini. Saya melakukan analisis pertandingan, menganalisis tim lawan, menganalisis pemain secara individu, aksi individu maupun kolektif. Itulah tugas utama saya di sini,” pungkasnya.

    Ikuti saluran WhatsApp kami, subscribe channel YouTube, ikuti Instagram, dan bergabung dengan kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

    🔥 Trending Minggu Ini

    Artikel Lainnya

    Memuat artikel otomatis