Aremania dan Jakmania satu tribune di Jakarta International Stadium, Jakarta dalam laga uji coba Persija Jakarta vs Arema, Sabtu (26/7/2025) malam. Pelatih Arema, Marcos Santos menyebut hal itu sebagai contoh baiknya sepak bola Indonesia.
Setidaknya terdapat 2.000-an Aremania hadir di kandang Persija sesuai kuota yang disediakan. Mereka tidak cuma berasal dari Malang Raya, tapi juga datang dari daerah-daerah lainnya.
Marcos mengaku senang melihat bersatunya kedua kelompok suporter yang memang punya rekam jejak persaudaraan sejak lama tersebut. Pelatih asal Brasil itu berharap persatuan itu bisa menjadi contohj bagi kelompok suporter lainnya.
“Saya pikir itu sangat penting. Memahami bahwa kedua kelompok suporter bersatu. Itu contoh baik untuk sepak bola Indonesia. Saya pikir itu sebuah perkembangan dan evolusi suporter sepak bola,” kata Marcos.
Pelatih Arema Siap Berkontribusi untuk Sepak Bola Indonesia
Selain kelompok suporter, Marcos menegaskan juga ingin berkontribusi dalam perkembangan sepak bola Indonesia ke jalan yang lebih baik. Pelatih berusia 46 tahun itu siap melakukaan dengan bermodal pengalamannya selama berkarier di Liga Brasil.
“Kami akan selalu melakukannya. Saya datang ke sini, dari Liga Brasil, untuk membantu perkembangan sepak bola di sini,” imbuhnya.
“Saya siap bekerja sama dengan para profesional hebat dan orang-orang yang pernah ada di sini, agar kita dapat mengembangkan dan memajukan sepak bola Indonesia lebih dan lebih baik lagi,” pungkasnya.
