Aremania Rayakan HUT Arema ke-33, Jangan Sampai Jadi Klaster Covid-19

Aremania Rayakan HUT Arema ke-33, Jangan Sampai Jadi Klaster Covid-19

Aremania bakal menggelar corteo, pesta flare, dan malam renungan, Senin (10/8/2020) malam jelang HUT Arema ke-33, 11 Agustus mendatang. Aremania diminta mematuhi protokol kesehatan agar jangan sampai acara ini jadi klaster covid-19 baru.

Rencananya, perayaan deti-detik pergantian hari ini akan dibuka dengan aksi corteo dari sejumlah komunitas Aremania. Mereka akan berjalan kaki dari empat penjuru, yakni Jalan Majapahit, Jalan Kahuripan, Jalan Suropati, dan Jalan Kertanegara menuju bundaran Tugu pada pukul 11.30 WIB.

Lalu, mereka akan menjadi satu di depan Balaikota Malang untuk menggelar malam renungan jelang pergantian hari menuju 11 Agustus, hingga pesta flare tepat pukul 00.00 WIB dini hari sebagai simbol semangat yang tak pernah padam. Ada pesan dari salah seorang Aremania, Harie Pandiono, yang akan dilanjutkan dengan menyanyikan bersama lagu Kabar Damai dipimpin Anto Baret.

Harie menjelaskan, acara itu sudah mendapatkan izin dari Polres Malang Kota, mulai pukul 11.30 sampai 01.00 WIB. Melalui acara ini harapannya bisa menyatukan seluruh Aremania, baik yang mendukung Arema FC di Liga 1 ataupun Arema Indonesia di Liga 3.

“Sama-sama kita jaga Malang, jaga Indonesia, jangan sampai kegiatan ini jadi klaster covid-19 baru. Saya sudah memberi contoh menjalani rapid test sebelum ke Malang. Ayo buktikan, ini lho suporter bertanggung jawab, baik terhadap dirinya sendiri, keluarganya, saudaranya, Aremania lainnya dan negara ini. Jadi, saya tidak asal datang ke Malang, tapi memberi contoh yang benar,” kata Harie kepada WEAREMANIA.

Imbauan Agar Aremania Tidak Jadi Klaster Covid-19

Harie Pandiono juga mengimbau Aremania yang menghadiri acara, terutama yang datang dari luar kota untuk melakukan rapid test demi memastikan dirinya bebas dari covid-19. Menurutnya, hal itu penting dilakukan demi menjaga dirinya sendiri, keluarganya, dan Aremania lainnya yang berkumpul merayakan HUT Arema.

Kalau semuanya dengan kesadaran dan biaya sendiri mau melakukannya, Harie meyakini tidak akan terjadi hal-hal yang diinginkan. Disadaranya, mungkin bagi sebagian Aremania biaya untuk rapid test memberatkan, tetapi harus dilakukan untuk menjaga agar tak terjadi klaster baru.

“Jangan sampai persaudaraan ini terkontaminasi virus, karena kita sama-sama tidak tahu siapa yang kena. Makanya, ikuti protokol kesehatan, pakai masker, menjaga jarak, cuci tangan, kalau bisa jangan kubam dulu. Dijaga dulur-dulurnya, keluarganya di rumah. Jangan sampai dirinya tertular tidak tahu, lalu menulari keluarga di rumah, pulang membawa penyakit, jangan sampai seperti itu,” imbuhnya.

Gerakan Membersihkan Sampah Bersama

Harie Pandiono mengajak Aremania melakukan gerakan membersihkan sampah bersama-sama seusai acara. Gerakan itu diinisiasinya agar perayaan HUT Arema ke-33 bisa membawa manfaat bagi masyarakat.

“Setelah menyanyikan kabar damai acara selesai, mari kita bersih-bersih. Kita harus menjaga kebersihan Kota Malang, jadi sampah-sampah dikumpulkan. Kita datang bersih, dan pulang pun harus besih. Setelah selesai, kita semua pulang ke rumah, pagi atau siangnya semua tidak boleh ada yang keluar rumah untuk berkonvoi. Tanggal 11 Agustus di rumah saja,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.