Enam bulan di Indonesia jadi modal Gustavo França beradaptasi di Skuad Arema dalam lanjutan Super League 2025-2026. Maklum, putaran pertama dilaluinya bersama Persija Jakarta sebelum akhirnya gabung Skuad Singo Edan.
Arema mendatangkan França di bursa transfer pemain paruh musim usai dilepas Persija. Gelandang serang asal Brasil itu direkrut setelah Gabriel Silva dari Terengganu FC Malaysia.
França pun mencoba membaur dengan para penggawa Arema lainnya dalam sesi latihan, baik pemain asing maupun lokal. Pemain berusia 27 tahun itu senang dengan suasana kekeluargaan yang ada di tim ini.
“Saya sudah berada di Indonesia sekitar lima atau enam bulan, jadi saya pikir adaptasi saya akan lebih mudah. Saya sudah lebih mengenal negara ini, jadi saya yakin bisa beradaptasi dengan baik. Saya datang ke sini untuk membantu tim,” kata França.
Gustavo França Beradaptasi di Skuad Arema dan Kota Malang
Selain dengan tim, França pun mencoba beradaptasi dengan Kota Malang tempatnya tinggal selama memperkuat Arema. Beruntung, sebelumnya eks Corinthians itu sudah pernah away ke kota ini bersama Persija di putaran pertama.
Kala itu, França bermain selama 45 menit di babak pertama. Persija dibawanya mengalahkan Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang dengan skor 2-1.
“Lalu lintas di Jakarta sangat padat. Di sini lebih tenang dan saya menyukainya. Dibandingkan dengan lalu lintas di Jakarta, suasana di sini terasa lebih nyaman dan tenang,” tandasnya.
