Regulasi Piala Presiden 2026 menggagalkan rencana Arema membawa seluruh pemain ke Bandung untuk menjalani fase Grup A. Manajemen harus menyesuaikan daftar rombongan setelah menerima ketentuan terbaru dari panitia penyelenggara.
Awalnya, Arema ingin memberangkatkan semua anggota skuad ke turnamen pramusim tersebut. Singo Edan akan menghadapi Persib Bandung, Tampines Rovers, dan DPMM FC di Stadion Si Jalak Harupat.
Saat ini, Arema memiliki 34 pemain untuk Super League 2026-2027. Komposisi itu terdiri dari 23 pemain lokal dan 11 pemain asing.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, kemudian menjelaskan aturan terbaru yang diterima manajemen dari panitia penyelenggara.
“Kita gak bisa bawa semua pemain ke Bandung, karena regulasinya maksimal 35 orang per tim. Kuota 35 itu bukan hanya pemain, tapi termasuk pelatih dan offisial tim,” kata Yusrinal kepada WEAREMANIA.
Regulasi Piala Presiden 2026 Paksa Arema Seleksi Pemain untuk Berangkat ke Bandung
Regulasi Piala Presiden kali ini membuat Arema harus menentukan daftar pemain yang berangkat ke Bandung. Manajemen menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada tim pelatih.
Yusrinal menegaskan Marcos Santos bersama staf pelatih akan menentukan pemain yang masuk rombongan. Tim pelatih akan mempertimbangkan kebutuhan taktik dan kesiapan setiap pemain.
Jika mengacu regulasi pertandingan, setiap tim hanya membutuhkan 11 pemain inti dan 10 pemain cadangan dalam satu laga. Kondisi itu membuat Marcos berpotensi meninggalkan sekitar 13 pemain di Malang.
“Mau gak mau seperti itu. Kita harus memilih pemain terbaik. Keputusan ada di tangan Coach Marcos. Sebab, kami harus menyesuaikan dengan kuota yang diizinkan panpel Piala Presiden,” tandasnya.
