Aremania dan Jakmania bisa bernostalgia di laga uji coba Persija Jakarta vs Arema, Sabtu (26/7/2025), pukul 19.30 WIB. Kedua kelompok supoter yang dikenal bersahabat itu bakal satu tribune di Jakarta International Stadium, Jakarta.
Ini akan menjadi momen bersatunya kembali Aremania dan Jakmania setelah terpisah selama bertahun-tahun gara-gara ‘dilarang’ away di laga resmi oleh ragulasi kompetisi. Regulasi itu larangan suporter tim tamu hadir di stadion itu mulai diterapkan pasca Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 lalu.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi menyambut baik momentum ini. Pihaknya mempersilakan Aremania untuk hadir dalam laga uji coba yang sekaligus launching team dan jerey Persija untuk Super League 2025-2026 itu.
“Untuk Aremania yang mau nonton juga monggo, mau bernostalgia dengan The Jakmania di Jakarta silakan, karena gak ada aturan gak boleh datang away, jadi bebas kalau mau nonton,” kaya Yusrinal.
Aremania dan Jakmania Bisa Jadi Contoh
Inal, sapaan akrab Yusrinal, menambahkan, baik Aremania dan Jakmania bisa jadi contoh persahabatan dua basis suporter besar di Indonesia. Hal itu semakin mempertegas, bahwa sepak bola adalah pemersatu bukan pemecah belah.
Setidaknya, Aremania sudah memberikan contoh di Piala Presiden 2025 lalu ketika hadir di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Mereka bisa tertib sebagai supoter tamu yang mendampingi Arema berlaga.
“Tentu saja ini momentum bagi Aremania untuk menunjukkan jati diri, mereka bisa jadi contoh suporter bisa tertib saat datang away ke kandang tim lain, seperti di Bandung (Piala Presiden 2025) kemarin kan,” tandasnya.
