Alasan Arema tunjuk Marcos Santos sebagai Pelatih Kepala untuk Liga 1 2025-2026 akhirnya terungkap. Pelatih asal Brasil itu dikontrak Skuad Singo Edan untuk satu musim kompetisi.
Sebelumnya, Marcos melatih di klub Liga Brasil Serie C, Clube Nautico Capibaribe. Ini menjadi pengalaman pertama pelatih kelahiran Santos, 24 Mei 1979 itu berkarier di luar negeri.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi mengatakan, sejak Mei sebelum Liga 1 2024-2025 berakhir, pihaknya sudah mulai melakukan evaluasi, termasuk kinerja pelatih sebelumnya, Ze Gomes. Akhirnya, direksi klub memutuskan untuk tidak memperpanjang pelatih asal Portugal tersebut berdasakan repor selama melatih di putaran kedua.
“Beberapa minggu yang lalu setelah mengambil keputusan tidak memperpanjang Coach Ze Gomes, kami langsung bergerak mencari penggantinya. Akhirnya kami pilih Coach Marcos ini dengan berbagai pertimbangan,” kata Yusrinal.
Arema Datangkan Marcos Santos karena Rekam Jejaknya
Pria yang akrab disapa Inal itu mengaku, direksi Arema tertarik dengan rekam jejak Marcos sebagai pelatih. Meski belum pernah meraih trofi juara bersama klub, pelatih berusia 46 tahun itu sempat menangani beberapa klub ternama di Liga Brasil.
Memulai karier kepelatihan di Coritiba pada musim 2012-2013 hingga 2013-2014, Marcos lantas hijrah ke EC Bahia. Sempat kembali ke Coritiba lagi, Marcos kemudian pindah ke Fortaleza, Figueirense, Paysandu, Londrina, Sao Bento, Juventude, Chapecoense, America, Ceara, Vila Nova, hingga ke Nautico.
“Kami memilih dia pertama karena punya CV yang bagus. Lalu, tampaknya, permainan Arema lebih cocok dipegang pelatih Brasil. Kami juga punya banyak pemain Brasil yang diperpanjang kontraknya. Makanya kami pakai pelatih Brasil, agar chemistry cepat dapat,” pungkasnya.
