Manajemen Arema berupaya datangkan pemain lokal anyar di bursa transfer pemain tengah musim Super League 2025-2026. General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi menyebut hal itu sebagai salah satu kebutuhan tim pelatih untuk putaran kedua.
Sejauh ini, Arema telah melepas dua pemain lokalnya, bahkan sebelum jendela transfer dibuka kemarin. Brandon Scheunemann dilepas ke PSPS Pekanbaru dan Muhammad Rafli dipinjamkan ke Deltras Sidoarjo.
Rumor yang beredar, Arema tengah mendekati bek Borneo FC Samarinda, Komang Teguh dan gelandang Malut United, Septian David Maulana. Namun, terkait nama ini, Yusrinal belum mau buka suara, mengingat peluang kehadiran pemain lokal di tengah musim ini cukup kecil.
“Kami sebenarnya ada incaran pemain lokal. Tapi ini gak tahu, soalnya ini tengah musim, peluangnya berhasil kecil daripada di awal musim,” kata pria yang akrab disapa Inal itu.
Arema Berupaya Datangkan Pemain Lokal Anyar dengan Skema Peminjaman
Inal menambahkan, jika memungkinkan, Arema ingin sekali menambah pemain lokal baru untuk memperkuat skuad di putaran kedua. Skema peminjaman siap diajukan kepada klub pemilik si pemain.
“Kami lebih memprioritaskan skema peminjaman pemain. Masalahnya, pemain bagus biasanya gak dilepas sama klubnya,” imbuhnya.
“Yang kami cari pemain yang bagus, tapi sering berada di bangku cadangan. Mungkin karena gak cocok dengan skema pelatihnya,” pungkas manajer asal Bogor itu.
