Manajemen Arema daftarkan dua stadion sebagai homebase di Super League 2025-2026. Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang menjadi kandang utama Arema dalam melakoni laga home musim ini.
Musim lalu, Arema hanya kebagian bermain di Stadion Kanjuruhan dua kali saja di pengujung Liga 1 2024-2025. Musim ini, jika dilihat dari jadwal yang sudah dirilis PT I-League, Arema bakal melakoni 17 laga kandangnya di stadion tersebut.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi membenarkan hal tersebut. Pihaknya memastikan sudah mendaftarkan Stadion Kanjuruhan kepada PT I-League.
“Kami sudah mendaftarkan Stadion Kanjuruhan sebagai homebase. Kalau diminta ada stadion pendamping, maka kami mungkin pakai Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianya, Bali,” kata pria yang akrab disapa Inal itu kepada WEAREMAnIA.
Arema Daftarkan 2 Stadion, Tak Ada Stadion Gelora Supriadi
Inal memastikan musim ini Arema tak akan lagi memakai Stadion Supriadi, Kota Blitar. Pria asal Bogor itu punya alasan tersendiri mengapa direksi Arema mengambil keputusan tersebut.
Seperti diketahui, Stadion Supriadi dijadikan sebagai homebase Arema sepanjang putaran pertama di Liga 1 2024-2025. Arema sempat berkontribusi dalam perbaikian rumput stadion tersebut.
“Kami memilih Bali daripada Blitar karena kami mencoba melihat mana stadion yang ideal dari segi infrastruktur, rumput, dan lain-lain,” pungkas manajer berusia 47 tahun tersebut.
